10 Alasan Bayi Menangis & Cara Menenangkannya

by Ummi on September 14, 2015

Jika kamu menjadi orang tua yang baru memiliki anak pertama, mungkin akan sedikit bingung dan panik dalam mengatasi dan menenangkan bayi yang menangis. Dalam tahun-tahun pertama kehidupan seorang bayi, cara utamanya untuk berkomunikasi denganmu adalah melalui menangis. Pada awalnya, tentu kamu akan sulit memahami mengapa bayimu menangis. Apa dia menangis karena lapar, mengantuk, kedinginan, merasa risih, tidak nyaman, atau yang lain?

penyebab bayi menangis

Menangis sebenarnya adalah cara bayi untuk mengekspresikan keinginan dan kebutuhannya serta untuk menarik perhatianmu. Setelah beberapa minggu kelahiran, kamu akan mulai mampu menangkap apa maksud dari tangisan bayimu. Mendatangi bayimu saat dia menangis, akan menghiburnya, dan dia akan tahu bahwa dia bisa mengandalkanmu untuk memenuhi setiap kebutuhannya. Untuk membantumu dalam memahami arti tangisan bayi, berikut adalah beberapa alasan mengapa bayi menangis dan bagaimana cara menenangkannya:

Kelaparan

Salah satu alasan utama bayimu menangis adalah untuk mengekspresikan bahwa dia lapar. Untuk mengetahui bahwa dia lapar, mungkin bayimu akan menunjukkan salah satu tanda seperti dia menjilat-jilat bibirnya, mengisap tangan atau jempol, dan jadi rewel sebelum dia menangis.

Mengantuk

Alasan umum lain bayimu menangis adalah untuk memberitahumu bahwa ia mengantuk. Tidak seperti orang dewasa, bayi tidak bisa tidur dengan sendirinya dan maka dari itulah dia membutuhkanmu untuk menidurkannya. Selain menagis, bayi akan menunjukkan beberapa tanda bahwa ia mengantuk seperti menguap, mengucek-ucek mata dan telinga, dan tidak tertarik lagi untuk diajak bercanda atau bermain.

Popok yang basah dan kotor

Beberapa bayi menjadi tidak nyaman saat mereka tetap memakai popok yang sudah basah oleh air kencing atau kotor sebab buang air besar. Mereka biasanya akan menangis hebat jika popoknya sudah basah dan kotor. Untuk itu, periksa apakah bayimu telah poop atau popoknya sudah penuh dengan air kencing. Jika iya, maka saatnya untuk mengganti dengan popok yang baru.

Sakit perut

Kebanyakan bayi mengalami sakit perut karena mulas atau menyimpan gas selama beberapa minggu pertama kelahirannya. Dalam beberapa kasus, hal ini bisa terus berlanjut sampai bulan kelima.

Mulas :

Mulas bisa membuat bayimu menangis terus dan susah tidur selama beberapa jam, terutama di malam hari atau tengah malam. Jika bayimu terus menangis di malam hari, coba untuk memijat ringan perutnya dengan menggunakan gerakan melingkar searah jarum jam untuk meringankan sakitnya, dan olesi perutnya dengan minyak kayu putih. Jika belum kunjung sembuh, segera hubungi dokter anak untuk meminta saran.

Menyimpan gas :

Untuk membebaskan bayimu dari masuk angin karena gas, telentangkan bayimu dan gerakkan kakinya dalam gerakan melingkar yang ringan, lalu tekankan kakinya ke perut dengan perlahan. Jika bayimu sudah mulai makan makanan yang keras, jangan beri anakmu makanan yang bisa memicu gas selama beberapa hari hingga perutnya bisa kembali nyaman. Selain masuk angin dan mulas, bayi juga bisa menderita masalah perut lain seperti konstipasi, asam lambung, alergi susu, dan sakit perut.

Tidak mampu untuk bersendawa

Bayi cenderung akan menelan udara saat mereka menyusu pada ibunya atau minum dari botol susu. Dan, jika mereka tidak bisa mengeluarkan udara tadi (bersendawa), maka itu membuatnya tidak nyaman. Untuk mengatasinya : Berdirikan bayimu, lalu gosok punggungnya untuk membantunya bersendawa. Atau kamu juga bisa mendudukkannnya lalu menggososk punggungnya agar bisa bersendawa.

Sangat penting bagi bayimu untuk bisa bersendawa, karena hal tersebut akan meringankan setiap ketidaknyamanan yang dirasakannya dan bisa menghentikan bayimu dari menangis. Selain itu, bersendawa juga bisa mencegah bayimu untuk memuntahkan kembali susunya (gumoh).

Udaranya terlalu dingin atau terlalu panas

Biasanya, orang tua akan membedong bayinya yang baru lahir. Namun, pastikan kamu tidak membuatnya terlalu panas dengan memakaikan kain bedong yang berlapis-lapis. Jika cuaca di daerah tempat tinggalmu tergolong dingin, bayi mungkin akan melakukan protes dengan cara menangis selama kamu sedang mengganti popok atau mengganti pakaiannya. Jika kasusnya seperti itu, maka jaga agar kamarmu tetap hangat dan alihkan perhatiannya saat kamu sedang mengganti popoknya.

Jika bayimu tidak suka saat kamu menggunakan tisu basah saat mengganti popok, kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli lap hangat sebagai gantinya. Pada saat cuaca yang panas, pastikan kamu memakaikannya baju yang tipis dan menyelimutinya dengan selimut yang tipis saat tidur. Jika kamu menyalakn AC, pastikan suhunya berada pada 25-26 derajat.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2