10 Alasan Mengapa Kamu Selalu Merasa Lelah

by Ummi on August 28, 2015

Apakah kamu pernah mengalami, kamu merasa sangat lelah meski kamu tidak melakukan aktivitas yang berat? Kalau kita lelah, tentu tidak bisa fokus atau melakukan segala sesuatu dengan benar. Perasaan lelah yang terus mendera, bisa disebabkan oleh berbagai hal. Bisa dikarenakan dehidrasi, kurang olahraga, dan masih banyak lagi. Agar kamu bisa mengatasi dan menghilangkan rasa lelah tersebut, kamu harus mengetahui dulu apa penyebabnya, agar kamu bisa melakukan tindakan yang tepat untuk segera mengatasinya. Untuk itu, berikut adalah beberapa penyebab kamu selalu merasa lelah :

alasan mengapa merasa lelah

1. Kamu tidak minum cukup air

Mengalami dehidrasi, meskipun itu cuma dehidrasi ringan (setara dengan kehilangan 2 % cairan dari tubuh) akan mengurangi tingkat energi tubuhmu, menurut Amy Goodson, seorang pakar diet di Texas. Dehidrasi bisa menyebabkan berkurangnya volume darah, sehingga membuat darah menjadi mengental. Hal ini mengharuskan jantungmu untuk memompa dengan kurang efisien, dan mengurangi kecepatan oksigen dan nutrisi untuk mencapai otot dan organ di tubuhmu.

2. Kamu jarang berolahraga

Melewatkan olahraga untuk menghemat energi justru benar-beanr akan berdampak buruk bagimu. Dalam sebuah studi di University of Georgia, orang dewasa yang kurang bergerak akan tetapi sehat, yang memulai melakukan olahraga ringan tiga kali seminggu selama kurang lebih 20 menit setiap kali latihan, dilaporkan merasakan kurang begitu lelah dan lebih berenergi setelah enam minggu kemudian. Manfaat olahraga teratur bisa meningkatkan kekuatan dan ketahanan tubuh kita, membuat sistem kardiovaskularmu bekerja dengan lebih efisien, dan mengirimkan oksigen dan nutrisi ke jaringan dengan cepat.

3. Kamu tidak mengkonsumsi cukup zat besi

Kekurangan zat besi bisa membuatmu merasa lesu, mudah marah, lemah dan tidak dapat fokus. “Hal itu membuatmu merasa lelah karena kurangnya oksigen yang berjalan menuju otot dan sel-sel tubuh” ujar Goodson. Tingkatkan asupan zat besimu untuk mengurangi resiko terserang animea, dengan banyak memakan daging sapi tanpa lemak, kacang merah, tahu, telur, sayuran berwarna hijau tua seperti bayam dan brokoli, kacang-kacangan, dan selai kacang tanah. Pasangkan mereka dengan makanan yang tinggi vitamin C yang akan meningkatkan penyerapan zat besi saat dimakan secara bersamaan. Yang perlu dicatat, kekurangan zat besi juga bisa karena adanya masalah kesehatan yang tersembunyi. Maka sebaiknya segera kunjungi dokter jika kamu mengalami salah satu gejala dari kekurangan zat besi.

4. Kamu seorang yang perfeksionis

Memaksa untuk selalu bisa sempurna, itu tidaklah mungkin. Justru, sifat perfeksionis membuatmu bekerja dengan lebih keras dan lebih lama daripada yang dibutuhkan. Jika kamu menargetkan suatu hal yang tidak realistis dan sangat sulit atau bahkan mustahil untuk diraih, maka pada akhirnya kamu tidak akan pernah merasa puas. Sebaiknya, aturlah sebuah batas waktu untuk dirimu sendiri dalam proyek yang kamu kerjakan, dan berusahalah untuk menaatinya. Lambat laun, kamu akan menyadari bahwa tambahan waktu yang kamu jalani tersebut sebenarnya tidak benar-benar meningkatkan kerjamu.

5. Kamu melewatkan sarapan

Makanan yang kamu makan akan mengisi ulang energimu, dan saat kamu tidur, tubuhmu akan terus menggunakan apa yang telah kamu konsumsi pada makan malam sebelumnya untuk menjaga darahmu tetap terpompa dan oksigen tetap mengalir. Jadi, saat kamu bangun tidur di pagi hari, kamu perlu untuk mengisi ulang kembali tenagamu dengan sarapan. Dengan melewatkan sarapan, kamu akan merasa lesu. “Makan sarapan pagi layaknya seperti memantik api di tubuhmu untuk menyalakan metabolisme” ujar Goodson. Sebaiknya, pilih menu sarapan pagi yang enak dan bergizi yang menyertakan biji-bijian utuh seperti oatmeal, protein tanpa lemak seperti telur dan susu rendah lemak, dan lemak baik seperti greek yogurt dan selai almond.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2