≡ Menu
werno-werno.com

10 Cara Alami Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Pada umumnya, seseorang bisa dikatakan memiliki tekanan darah yang normal jika angkanya berada di kisaran 120/80 mmg. Jika jumlahnya lebih dari itu, bahkan hingga mencapai angka diatas 150, maka kamu termasuk mengalami tekanan darah tinggi alias Hipertensi. Tekanan darah yang tinggi bisa menyebabkan timbulnya masalah kesehatan yang lain seperti stroke, serangan jantung, bahkan hingga kematian. Sebenarnya, ada cara mudah dan cepat untuk menurunkan tekanan darah tinggi, yakni dengan menggunakan obat penurun tekanan darah. Namun, cara ini bisa beresiko dan menimbulkan efek samping jika tidak sesuai aturan atau dikonsumsi dalam jangka panjang. Lebih baik, gunakan cara alami untuk menurunkan tekanan darahmu, bisa melalui perubahan gaya hidup, pola makanan,dan masih banyak yang lain. Berikut ini akan kami ulas secara lengkap tentang 10 cara alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi tanpa penggunaan obat-obatan, sehingga lebih aman dan efektif untuk dilakukan :

cara menurunkan hipertensi

1. Lebih banyak olahraga

Dengan lebih banyak melakukan latihan olahraga, minimal 30 menit setiap hari, kamu bisa menurunkan tekanan darahmu secara signifikan, menurut keterangan dari Gerald Fletcher, seorang kardiologis di Mayo Clinic dan juru bicara American Heart Association. Jika kamu termasuk orang yang bekerja dalam posisi yang selalu tetap (tidak berpindah-pindah) entah itu selalu duduk atau berdiri, maka cobalah melakukan gerakan aerobik untuk mengurangi tekanan darah sistolikmu (angka yang diatas). Orang yang semakin sering bergerak akan bisa mengurangi jumlah obat-obatan penurun tekanan darah yang mereka gunakan. Cobalah untuk rajin melakukan olahraga yang kamu sukai, seperti jalan-jalan, bersepeda, berenang, lari, dan lain-lain.

2. Makan makanan yang kaya potassium

Kamu mungkin sudah tahu jika terlalu banyak memakan garam bisa menaikkan tekanan  darah, namun orang-orang biasanya tidak terlalu faham bahwa potassium bermanfaat untuk mengatasi efek penyakit yang ditimbulkan oleh garam. Berdasarkan panduan Diet untuk penduduk Amerika di tahun 2010 yang lalu, orang yang memiliki tekanan darah tinggi sebaiknya meningkatkan asupan jumlah potassium dalam diet makanan mereka. Orang dewasa, setidaknya mendapatkan 4.700 mg potasium per hari. Sumber potassium yang baik diantaranya dalah,  Pisang (422 mg per buah), kentang panggang bersama kulitnya (738 mg), jus jeruk (496 mg per gelas), dan yogurt atau susu tanpa lemak (531 mg per 8 ounce).

3. Kurangi garam

Bagi orang yang memiliki tekanan darah yang normal, tekanan darah tinggi yang masih wajar, serta tekanan darah tinggi parah sebaiknya secara substansial mengurangi asupan garam mereka hingga kurang dari 1.500 mg garam atau sekitar 600 mg sodium sehari. Makanan yang termasuk memiliki kandungan sodium tertinggi adalah makanan olahan, sehingga usahakan agar kamu memakan makanan yang dimasak langsung. Jika terpaksa makan makanan dalam kemasan, pastikan kamu membaca label makanannya sebelum membeli, dan pilihlah yang kandungan sodiumnya rendah.

4. Berhenti merokok

Perokok memiliki resiko terkena tekanan darah tinggi lebih besar. Namun meskipun tembakau dan nikotin yang terdapat pada rokok bisa menyebabkan lonjakan sementara pada tekanan darah, merokok itu sendiri tidak diduga menjadi penyebab utama hipertensi yang kronis, akan tetapi faktor yang berkaitan dengan merokoklah yang jadi biang keroknya, seperti merokok yang tidak diimbangi dengan olahraga teratur. Yang pasti, menghentikan rokok dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, meski hanya sedikit, dan tentu saja juga memberikan manfaat kesehatan yang lain.

5. Menurunkan berat badan

Secara konsisten, banyak penelitian menunjukkan bahwa dengan menurunkan hanya beberapa kilo berat badan saja, bisa memberikan efek yang substansial pada tekanan darahmu. Kelebihan berat badan bisa membuat jantungmu bekerja dengan lebih keras. Tekanan ekstra ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, sementara menurunkan berat badan bisa memperingan beban kerja kardiovaskularmu. Jika kamu mengalami kegemukan atau obesitas, dengan penurunan berat badan mungkin bisa menjadikan tekanan darahmu tetap terkendali.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

2 comments… add one

Leave a Comment