10 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

by Ummi on April 12, 2015

Anak-anak sering dan mudah sekali terpapar organisme yang memproduksi penyakit seperti bakteri, virus, jamur dan parsit. Akan tetapi, dengan sistem kekebalan tubuh (imunitas) yang kuat, bisa memberikan perlawanan alami bagi anak-anak untuk melawan penyakit. Jadi, jika anakmu sering menderita pilek, demam, infeksi telinga, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lainnya, itu berarti daya tahan tubuh mereka kurang begitu kuat.

meningkatkan sistem imun anak

Dengan gaya hidup yang sederhana dan perubahan pola makan, kamu bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak dalam melawan masalah kesehatan, mempercepat penyembuhan, dan membantu anak dalam menikmati tingkat kesehatran yang lebih baik. Berikut ini adalah 10 cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak secara alami :

  1. Menyusui bayimu

Air Susu Ibu (ASI) mengandung semua protein, gula, dan lemak yang dibutuhkan anak untuk tumbuh sehat. Disamping itu, ASI juga memiliki antibodi dan sel darah putih yang bisa meningkatkan sistem imun dan membantu melawan penyakit. WHO dan UNICEF merekomendasikan pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan yang diteruskan dengan pemberian ASI secara berkala hingga usia 2 tahun. Jika dibandingkan dengan bayi yang diberi ASI, bayi yang diberi susu formula lebih cenderung menderita infeksi telinga tengah, pneumonia, flu perut, dan masalah kesehatan yang lain.

  1. Beri makan anak dengan lebih banyak buah & sayur

Pola makan yang sehat adalah dasar bagi sistem imun yang baik. Jadi, lebih perhatikanlah pada apa yang dimakan anakmu. Sangatlah penting untuk menyertakan buah & sayur yang bisa meningkatkan sistem imun seperti apel, wortel, ubi jalar, buncis, brokoli, kiwi, jeruk dan strawberry ke dalam menu makanan anak. Jika kurang begitu suka dengan yang mentah, kamu bisa mengolahnya menjadi jus dan smoothies yang dibuat dengan buah & sayur. Hindari memberi makan anak dengan makanan olahan dan penuh dengan gula seperti kukis, sereal instant, dan minuman ringan.

  1. Pastikan anak bisa tidur dengan nyenyak

Istirahat dan tidur yang cukup sangat penting bagi anak dalam masa pertumbuhan. Kurang tidur memiliki banyak kerugian, termasuk peningkatan kerentanan terhadap serangan penyakit. Bayi baru lahir butuh hingga 18 jam waktu tidur setiap hari. Anak-anak butuh 10 hingga 14 jam tidur sesuai dengan usianya. Untuk menciptakan suasana tidur yang mendukung, matikan lampu saat menjelang tidur, dan singkirkan semua alat elektronik di tempat tidur anak.

  1. Kenalkan anak pada olahraga sejak dini

Olahraga adalah cara hebat untuk menjaga anakmu terbebas dari penyakit. Olahraga rutin selama sekitar 30 menit per hari bisa meningkatkan sistem imun dan memberikan banyak manfaat kesehatan yang lain bagi anak. Untuk membantu anakmu mengembangkan minat olahraganya, kamu harus menjadi model panutan. Dorong anak untuk berolahraga dengan melakukan olahraga bersama-sama, daripada kamu harus memaksa mereka untuk pergi keluar dan bermain. Berjalan kaki, lari, jogging, dan bersepeda adalah contoh latihan terbaik bagi seluruh anggota keluarga.

  1. Berjemur di udara segar dan sinar matahari pagi

Alam adalah stimulator (perangsang) kekebalan tubuh yang hebat. Jadi, ajaklah anakmu kea lam luar untuk menyehatkan tubuh dan pikiran sambil meningkatkan kekebalan tubuhnya. Kekurangan vitamin D bisa dikorelasikan dengan penyakit Asthma, kanker, berbagia jenis penyakit autoimun, dan infeksi yang lain. Kamu bisa memastikan anak mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup secara alami dengan menjemur wajah dan tangan mereka di bawah sinar matahari. Pastikan kamu melakukannya di waktu pagi-pagi sekali (antara jam 7-9 pagi), untuk menghindari sinar matahari yang lebih berbahaya di siang hari.

    *Lanjutannya, klik Page 2 yang ada di bawah

    Page: 1 2