10 Tata Cara Makan Yang Unik Dari Seluruh Dunia

by Ummi on October 4, 2015

Ada pepatah mengatakan, ‘Lain Ladang Lain Ilalang, Lain Lubuk Lain Ikannya’. Begitu juga dengan etika saat makan (table manner) yang diterapkan oleh suatu daerah bisa saja berbeda-beda. Misalnya saja di Indonesia, makan yang baik adalah dengan menggunakan tangan kanan, dan kita diajarkan untuk tidak berbicara saat sedang makan. Lain lagi ceritanya di negara Perancis, Thailand, bahkan di Jepang.

perayaan supra

Penasaran dengan sopan santun yang diterapkan di berbagai negara saat mereka sedang makan? Simak ulasannya berikut ini agar suatu saat nanti jika kamu bisa berkesempatan mengunjungi negara tersebut, kamu bisa langsung mempraktekannya untuk menghormati budaya penduduk lokal :

Perancis

Jangan biarkan tanganmu tetap berada di bawah meja, sebaliknya jaga kedua tanganmu tetap berada diatas meja.

Alasan : Agar semua orang bisa melihat dimana tanganmu berada. Jadi, saat kamu sedang tidak menggunakan alat makan, biarkan pergelangan tangan atau lenganmu tetap berada di atas meja (tapi jangan pernah sikumu).  Jika tidak, siapa yang akan tahu dengan apa yang dapat kamu lakukan dibawah meja J.

Jerman

Jangan gunakan pisau untuk memotong kentang panggang atau kentang rebus. Namun, gunakan garpu untuk mengiris kentang.

Alasan : Kentangnya saja mungkin sudah cukup lunak. Dengan kamu menggunakan pisau berarti kamu berpikir jika kentangnya kurang matang (empuk). Hancurkan kentangnya dengan garpu agar kamu mendapatkan cakupan saus yang lebih baik pada kentang dengan menggunakan cara seperti ini.

Spanyol

Jangan terburu-buru meninggalkan meja makan setelah kamu selesai makan. Nikmati dulu untuk mengobrol dan beramah tamah dengan para tamu yang lain.

Alasan : Luangkan sedikit waktu setelah makan jika kamu sedang makan bersama di Spanyol. ‘Sobramesa’ adalah istilah tradisi yang digunakan di Spanyol untuk menggambarkan periode waktu setelah makan untuk sejenak mencerna makanan, bersantai, dan bercakap-cakap. Cara ini diterapkan di setiap harinya sepanjang minggu di Spanyol.

Britania Raya

Jangan memakan asparagus dengan menggunakan garpu. Namun, langsung gunakan jari tanganmu.

Alasan : Ini merupakan cara tradisional untuk memakan asparagus. Saat asparagus disajikan khusus menggunakan saus atau dressing, maka gunakan jari untuk mengambilnya. Ambil asparagus dari ujung tangkainya, celupkan ke dalam saus, lalu gigitlah. Tinggalkan ujung tangkainya di piringmu.

Hungaria

Jangan ucapkan ‘Cheers’ saat minum bir (bersulang). Namun bersulanglah saat minum minuman beralkohol yang lain.

Alasan : ini merupakan tradisi yang bernilai sejarah. Konon katanya saat peristiwa Revolusi Hungaria di tahun 1848 telah berhasilkan dikalahkan, para tentara Austria merayakan kemenangan ini dengan melakukan toast (bersulang) dengan gelas bir mereka. Sehingga, penduduk Hungaria bersumpah untuk tidak melakukan toast dengan gelas bir mereka selama lebih dari 150 tahun, dan tradisi ini tetap hidup hingga sekarang.

Meksiko

Jangan gunakan pisau atau garpu untuk makan tacho. Gunakan saja tanganmu langsung untuk memakannnya.

Alasan : Di Meksiko, kamu akan dianggap sombong jika makan tacho menggunakan peralatan makan (sendok garpu). Jadi, bertingkahlah seperti penduduk lokal, cubit bagian atas taco menggunakan jempol, jari telunjuk, dan jari tengah, lalu gigitlah.

Georgia

Jangan menyeruput dengan perlahan minumanmu saat perayaan ‘Supra’. Minum anggurmu hanya dengan satu kali tegukan selama toast.

Alasan : Supra adalah pesta tradisonal makan malam besar-besaran yang melibatkan banyak toast minuman. Dalam perayaan supra, ‘Tamada’ atau toast master akan memperkenalkan banyak sekali taoast selama festival berlangsung. Untungnya, gelas yang digunakan cenderung berukuran kecil sehingga tidak terlalu membuat mabuk.

Jepang

Jangan biarkan sumpit nasimu tertancap di atas mangkuk nasi. Sebaliknya, biarkan sumpit berada di samping mangkuk secara horizontal.

Alasan : Ini bisa menggambarkan nasib yang buruk. Sumpit yang tertancap di mangkuk nasi merupakan cara makanan dipersembahkan untuk orang yang sudah mati dalam upacara pemakaman umat Budha di Jepang. Jadi, jaga agar sumpitmu tetap mendatar diatas mangkuk atau berada disamping piring.

Korea

Jangan menerima piring atau gelas dengan menggunakan satu tangan, namun lakukan dengan dua tangan.

Alasan : Hal tersebut akan lebih memberikan rasa hormat. Cara ini digunakan saat menerima makanan atau minuman dari orang yang lebih tua usianya. Ini semua berkaitan dengan budaya dan tata krama. Sama halnya dengan jangan memulai makan terlebih dulu hingga orang yang paling tua memulainya duluan.

Thailand

Jangan gunakan garpu untuk mendorong makanan masuk ke mulutmu. Gunakan garpu untuk mendorong makanan ke sendok, baru setelah itu masukkan ke mulut.

Alasan : Sendok adalah peralatan utama untuk makan. Dan keberadaan garpu hanya untuk membantu saja. Menurut cerita, sendok dan garpu konon diperkenalkan oleh raja Chulalong-korn setelah kunjungannya ke Eropa pada tahun 1897. Jauh sebelum itu, penduduk Thailand menggunakan tangan untuk makan. Dan jangan pula gunakan sumpit, kecuali jika kamu memakan makanan khas China yang disajikan dari mangkuk.