5 Hal Yang Bisa Memperpendek Umurmu

by Ummi on February 19, 2015

Apakah kamu sudah merasa makan dengan baik, kamu sudah berolahraga, memiliki pekerjaan yang mapan, dan segala hal yang bisa kamu usahakan untuk hidup yang bahagia dan panjang umur. Tapi sayangnya, penelitian terbaru menemukan bahwa beberapa ‘hal yang tepat’ bisa saja malah memperpendek usiamu. Untuk itu, tetaplah hidup lebih lama dengan menghindari 5 hal berikut ini:

5 hal yang bisa memperpendek umur

  1. Kamu terlalu memusingkan hal-hal yang kecil

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa bagaimana caramu bereaksi terhadap pemicu stress, bahkan peristiwa kecil sekalipun seperti sikapmu terhadap orang asing yang bersikap kasar bisa mempengaruhi kesehatanmu. Selalu mempersepsikan / menganggap masalah yang kamu hadapi sebagai stress, bisa menciptakan efek kesehatan yang merugikan. Dan, stress kronis yang berbahaya memiliki resiko tertinggi berkaitan dengan kematian dini. Untuk mencegah hal ini, jagalah semua hal dalam perspektif yang positif. Tanya pada dirimu sendiri, seberapa membuat stress kah masalah yang kamu hadapi pada skala 1-10, di mana level 10 berarti kamu hidup dalam zona perang.

  1. Kamu pensiun terlalu dini

Dengan semua bahaya dari stress, kamu mungkin berpikir kamu telah melakukan kebaikan pada dirimu sendiri dengan menghilangkan sumber tertinggi dari frustasi : Pekerjaan! Tapi bagaimanapun juga para peneliti dari The Harvard School of Public Health menemukan bahwa para pensiunan memiliki kemungkinan 40% lebih tinggi menderita serangan jantung / stroke dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang masih bekerja di tahun pertama mereka pensiun. Ditambah lagi sebuah studi di Perancis pada tahun 2013 yang lalu menemukan bhawa menunda masa pensiun sebenarnya membantu menangkal resiko terkena penyakit Demensia sebesar 3 % untuk setiap tambahan tahun pekerjaan, karena dengan menggunakan otakmu dalam bekerja bisa melindungi otak. Daripada kamu harus meninggalkan tekanan kerja sama sekali, lebih baik bekerjalah paruh waktu atau jadilah relawan. Berdasarkan studi tentang usia dan kebahagiaan oleh The Brooking Institute, seseorang yang tetap bekerja melampaui usia pensiun biasanya lebih bahagia dan lebih puas dengan kesehatannya daripada rekan-rekan mereka yang lebih dulu pensiun.

  1. Perjalanan kerjamu memakan waktu yang lama

Jam-jam sibuk mengemudi sering dikaitkan dengan lonjakan gula darah dan tekanan darah tinggi, meningkatkan kecemasan, depresi, dan seluruh ketidakpuasan dalam hidup, berdasarkan sebuah studi di tahun 2014. Dan banyak pula peneliti yang menemukan perumpamaan yang lebih tinggi  dari hubungan kanker kulit dengan sinar UV, kerap timbul di sisi debelah kiri daripada sisi yang kanan dalam perjalanan mengemudi karena kaca jendela hanya melindungi terhadap sinar UV-B. Mendapatkan pekerjaan yang jaraknya lebih dekat dengan rumahmu mungkin suatu pilihan yang sulit, namun kamu bisa gunakan cara lain untuk menyiasatinya, diantaranya adalah:

-katakan ke atasanmu mengenai kemungkinan merubah jadwal masuk kerja guna menghindari jam-jam sibuk padat lalu lintas.

-ambil nafas yang dalam dan panjang untuk mengurangi efek fisiologis dari stress.

-gunakan tabir surya dan pasanag lapisan pelindung untuk kaca mobilmu, di mana hal tersebut bisa mengurangi paparan radiasi hingga 99%.

  1. Kamu terlalu berlebihan dalam melakukan olahraga

Penelitian terbaru telah menemukan fakta bahwa atlet yang melakukan latihan ketahanan secara berlebihan, bisa berhubungan dengan kerusakan gigi. Mereka sering mengalami mulut kering, sehingga menguras air liur yang melindungi gigi dan meningkatkan pertumbuhan bakteri. Lalu bagaimana bisa hal tersebut mampu memperpendek usia seseorang?Adahubngan erat antara penyakit yang berkaitan dengan gigi (periodontal) dan penyakit jantung. Dan bakteri yang ada di mulut bisa mengobarkan kondisi jantung yang sudah ada sebelumnya. Tangkal kekeringan mulut pada saat berlari dengan mengunyah permen karet dan minum air yang banyak. Juga, hindari minuman olahraga yang banyak mengandung gula dan dapatkan rekomendasi dari dokter gigimu untuk mencegah kerusakan gigi.

  1. Kamu tidak punya teman di tempat kerja

Tahukah kamu, duduk seharian penuh di tempat kerja, bisa berakibat buruk bagimu. Namun, hubungan yang tidak akrab dengan rekan kerja malah hanya akan semakin merugikan. Studi yang dipublikasikan oleh The American Phsycological Association menemukan bahwa seseorang yang kehilangan sistem dukungan dalam kantor / tempat kerja bisa memiliki peluang kematian yang lebih tinggi dengan mereka yang memiliki jaringan yang baik. Untuk itu, jalinlah hubungan yang baik dengan sesama rekan kerja dan carilah jaringan kerja yang luas untuk menambah dukungan dan menciptakan suasana kerja yang kondusif..