5 Hal Yang Paling Dibutuhkan Kulit Setiap Hari

by Ummi on June 17, 2017

Dengan adanya sekitar 2 meter persegi kulit yang terekspos yang harus kita rawat, masuk akal bahwa di lemari obat kebanyakan orang dijejali dengan berbagai produk perawatan kulit. Tapi bagi kebanyakan dari kita, menggunakan lebih dari dua atau tiga produk setiap hari itu tidak perlu – dan bahkan mungkin lebih banyak berbahaya ketimbang membawa kebaikan.

Lapisan kulit yang terekspos yang kita olesi dengan lotion, krim, toner, scrub dan pembersih disebut dengan epidermis. Ini adalah lapisan paling luar dari tiga lapisan kulit. Epidermis adalah yang paling rentan terhadap kerusakan lingkungan, biasanya akibat sinar UV yang dapat membuatnya berubah warna dan tampak tua; Dan kulit pada umumnya mengalami proses penuaan yang bisa membuatnya tampak kusam, berkerut dan kering. Masuknya ratusan produk perawatan kulit “ilmiah” di rak-rak toko, dimaksudkan untuk membersihkan, mengenyalkan, menghilangkan keriput, mencerahkan dan umumnya mempercantik semua jenis kulit yang berbeda.

Kenyataannya, kulit hanya membutuhkan beberapa “perawatan” sederhana dan murah untuk tetap sehat dan terlihat muda. Dan banyak dari perawatan tersebut sama dengan yang dibutuhkan tubuhmu untuk bisa beroperasi pada tingkat optimalnya. Menambahkan produk tambahan yang direkomendasikan oleh pakar ke dalam rutinitas perawatan kulit bukanlah hal yang buruk, dan dalam beberapa kasus bisa sangat bermanfaat; Tapi bagi kebanyakan orang, perawatan kulit yang efektif sebenarnya adalah proses yang cukup sederhana.

Pada artikel ini, kita akan mencari tahu apa saja hal yang paling dibutuhkan oleh kulit setiap hari, mengapa unsur-unsur itu sangat penting, dan di mana kamu akan menemukannya ;

Pembersihan

Kita akan mulai dengan elemen yang paling dasar dari setiap rutinitas perawatan kulit. Proses ini tidak hanya akan menghilangkan kotoran berlebih, polutan, dan miyak penyumbat pori dari lapisan epidermis kulit sehingga bisa tetap bebas noda, namun juga berfungsi mempersiapkan kulit untuk penerapan produk selanjutnya yang akan kamu gunakan, sehingga bahan aktif (seperti vitamin atau tabir surya) dapat melakukan penetrasi dan menjadi lebih efektif.

Tapi tidak semua jenis produk pembersih itu sama. Pertama, pembersih wajah harus selalu bebas dari sabun; Produk sabun yang kamu gunakan di bagian tubuh yang lain (sabun mandi) biasanya terlalu keras untuk wajah. Dan, seperti kebanyakan produk perawatan kulit lainnya, kamu perlu memilih pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jenis kulit yang berbeda membutuhkan pembersih yang berbeda pula, sehingga dengan banyak produk perawatan kulit, carilah salah satu produk yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifikmu.

Untuk kulit yang sangat kering, cobalah pembersih berbentuk krim. Kulit kering dan / atau sensitif harus selalu bebas alkohol, entah bentuknya creamy atau tidak. Epidermis berminyak bisa mendapatkan keuntungan dari pembersih yang bersifat asam, seperti produk yang mengandung alfa-hidroksi, yang melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menghancurkan sebum – sekresi kulit berminyak yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.

Antioksidan

Antioksidan dipercaya secara luas bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular dan pencegahan kanker. Mereka ditemukan dalam berbagai jenis makanan, termasuk buah-buahan, sayuran, makanan laut dan minyak. Aktivitas pelawan radikal bebas dari antioksidan menghancurkan molekul yang dapat merusak sel sehat, dan ternyata, mereka juga sama hebatnya bagi sel kulit karena mereka juga untuk setiap sel lain yang ada di dalam tubuh. Sementara banyak jenis antioksidan berbeda yang bisa bermanfaat bagi kulit, ada dua di antaranya yang banyak mendapat perhatian, yakni:

  • Vitamin C – Membangun kolagen untuk kulit kenyal dan kencang. Temukan di biji-bijian, apel dan buah sitrus. Upayakan sekitar 75 miligram per hari.
  • Vitamin E – Melindungi membran sel dan “meningkatkan” nutrisi berbasis kulit yang melawan kerusakan UV. Temukan di minyak biji gandum, almond, dan selai kacang. Upayakan untuk 15 miligram per hari.

Antioksidan lainnya yang juga bisa mempercantik kulit termasuk selenium, tiamin, beta-karoten dan seng.

Tabir surya

Bila kamu menggunakan tabir surya, kamu tidak hanya membantu melindungi diri dari penyakit seperti kanker kulit; tapi juga membantu mencegah tanda-tanda penuaan kulit yang berasal dari paparan sinar matahari. Kulit yang dibiarkan telanjang di bawah sinar matahari berakhir dengan warna yang lebih tidak merata dan berkerut serta kurang begitu elastis dibanding kulit yang telah terlindung dari radiasi UV.

Sebenarnya, apa yang kebanyakan kita anggap sebagai “kulit yang menua”, lebih terutama adalah kulit yang rusak akibat sinar matahari. Untuk melindungi kulit dari efek sinar matahari, kamu bisa memilih tabir surya kimiawi, seperti avobenzone atau oxybenzone, atau sejenisnya, seperti seng oksida atau titanium dioksida. Selain itu, carilah satu produk tabir surya dengan sun-protection factor (SPF) lebih besar dari 15, dan terapkan setidaknya 20 menit sebelum kamu berada di bawah sinar matahari. Dengan begitu, bahan aktif bisa memiliki waktu untuk bekerja sebelum paparan sinar UV dimulai. Jika kamu hendak berenang atau berkeringat banyak, pastikan untuk menerapkan kembali tabir surya sesudahnya.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2