5 Kebiasaan Buruk Yang Bisa Merusak Gigi

by Ummi on March 22, 2015

Biasanya kita hanya focus melakukan perawatan untuk rambut, kulit dan wajah saja. Tanpa kita sadari, ada satu bagian penting dari tubuh kita yang justru malah kitarusak setiap hari. Apakah itu? Gigi! Merawat gigi, berkaitan dengan pemeliharaan pencegahan. Untuk mencegah agar gigimu tetap sehat dan kuat, jauhi beberapa kebiasaan buruk yang bisa merusak gigi berikut ini:

kebiasaan buruk yang merusak gigi

  1. Tidak rajin pergi ke dokter gigi

Kamu sudah menyikat gigi, melakukan flossing, dan membeli satu set khusus peralatan perawatan gigi untuk menghilangkan plak dan karang gigi. Kamu mungkin berpikir, kamu sudah melakukan kebiasaan yang baik dalam merawat gigi, namun masih bukan berarti kamu melewatkan begitu saja perawatan gigi tahunanmu ke dokter gigi. Pikirkan seolah-olah mulutmu adalah mesin. Kamu harus menjaganya tetap bisa berjalan dengan mulus dan lancar. Untuk itu, kamu harus menanyakan kepada ahlinya untuk mengamatinya dengan seksama. Itu seperti membawa mobilmu ke tukang bengkel. Pastikan kamu menjadwalkan pertemuanmu dengan dokter gigi paling tidak satu tahun sekali.

  1. Melewatkan menyikat gigi dan flossing

Jelas sekali kamu sudah tahu, tidak menyikat gigi dan flossing secara teratur bukanlah bahaya terbesar untuk gigimu. Namun, kamu mungkin tidak menyadari betapa merusaknya melewatkan sesi menyikat gigi 2 kali sehari dan flossing satu kali sehari. Menurut sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2014, lebih dari 30% warga Amerika tidak menyikat gigi dengan cukup, dan bahkan sebanyak 23% benar-benar telah melewatkan 2 hari/ lebih tanpa menyikat gigi sama sekali. Dan untuk masalah floss, hanya 40% saja yang melakukan floss setidaknya satu kali sehari. Ketahuilah, mulut kita penuh dengan bakteri sepanjang waktu. Dan beberapa bakteri tertentu akan tetap berada di gigi dalam waktu yang cukup lama. Mereka lalu membuat koloni dan memproduksi asam yang bisa memecahkan gigimu. Dengan menyikat gigi, membantu menghilangkan plak sebelum koloni bakteri dapat mulai menimbulkan kerusakan, sedangkan flossing membantu memastikan kamu mampu mencapai area yang tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi.

  1. Menyikat gigi hanya dari satu sisi ke sisi lain

Itu tidak hanya sebatas menempelkan sikat gigi ke mulutmu, lalu menggerakkannya di sekitarnya saja, dan kamu merasa sudah melakukannya dengan baik. Menyikat gigi yang tepat membutuhkan teknik tertentu. Salah satunya adalah menggunakan sikat gigi berbulu lembut, lalu menyikatnya dengan gerakan melingkar kecil, bukannya dari sisi ke sisi. Menyikat hanya dari satu ke sisi dengan kuat dikombinasikan dengan penggunaan pasta gigi yang abrasive, bisa merusak gigimu. Dan perlu diingat, pasta gigi dengan pemutih cenderung lebih keras disbanding dengan jenis lainnya. Dianjurkan pula menyikat di sepanjang garis gusi dan bagian belakang gigimu untuk melepaskan bakteri. Kesalahan besar lain dalam menyikat gigi adalah tidak melakukannya dalam waktu yang cukup lama. Dua menit adalah waktu yang sembarangan, tetapi poin pentingnya adalah menyikat gigi hingga kamu telah membersihkan semua sisi dari setiap satu gigi dengan sempurna, dan itu butuh beberapa menit.

  1. Menggunakan gigi sebagai alat

Luangkan waktu ekstra untuk menemukan gunting, daripada kamu harus membuka sebuah kemasan dengan gigimu. Menggunakan gigi untuk emmbuka kemasan, menggigit kuku, dan terutama untuk membuka botol botol misalnya, benar-benar bisa merusak gigimu. Gigi tidak dirancang untuk melakukan aksi seperti itu. Sebagai orang dewasa, tepian gigi telah dipakai selama bertahun-tahun, sehingga membuatnya lebih mudah untuk terluka jika kamu secara tidak sengaja membenturkannya dengan permukaan keras dengan keliru. Apalagi jika kamu menggunakan gigi utnuk memecah es batu, tulang kulit buah, atau benda keras lainnya. Ini akan semakinmerusak gigimu.

  1. Meminum minuman yang bergula sepanjang hari

Jika kamu memiliki soda atau soft drink di atas mejamu sepanjang hari, maka kamu meletakkan gigimu pada bahaya. Kecuali jika itu bebas gula, kamu secara instan memberi makan bakteri mulutmu dengan gula sepanjang hari. Jika kamu minum minuman yang mengandung gula, maka setelah selesai segera sikat gigimu. Dan pada akhirnya, bilas dengan air untuk menghilangkan sisa gula dari gigimu. Ini juga berlaku bagi camilan yang mengandung gula dan karbo seperti keripik dan pretzel. Dibutuhkan sekitar 20 menit bagi pH gigi untuk kembali normal setelah makan makanan junk food. Untuk itu, sediakan selalu sikat dan pasta gigi di laci mejamu dan kamar mandi, ketika kamu butuh melakukan sesi pembersihan dengan cepat setelah makan makanan ringan yang sangat manis.