7 Tanda Kamu Mungkin Menderita Diabetes Tipe 2

by Ummi on May 11, 2015

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang meski tidak mematikan, namun bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya. Penyakit Diabetes tipe 2 biasanya disebabkan karena kurangnya olahraga, dan terlalu banyak makan. Selain itu, keturunan keluarga penderita Diabetes tipe 2 juga beresiko besar untuk menderita penyakit yang sama. Maka dari itu, segera periksakan dirimu ke dokter jika kamu memiliki riwayat keluarga penderita Diabetes dan atau mengalami salah satu dari beberapa gejala Diabates tipe 2 berikut ini:

gejala diabetes tipe 2

  • Kamu memiliki berat abdana berlebih (Obesitas)

Meskipun hanya kelebihan berat badan sebanyak 10-15 pon saja, sudah bisa meningkatkan resiko untuk terkena Diabetes tipe 2. Jika anakmu terlalu gemuk (obesitas), pastikan dokter telah mengetesnya. Karena Diabates tipe 2 bisa muncul pada anak-anak. Kabar bagusnya adalah, hanya dengan menurunkan 5-7 % dari total berat badanmu, bisa mengurangi resiko Diabetes, menurut penelitian dari Diabetes Preventation Program. Pengetesan biasanya melibatkan skrinning darah untuk tingkat glukosa yang tinggi. Jika terlalu tinggi, kamu mungkin saja menderita baik Diabetes tipe 1 atau 2. Dokter biasanya akan menanganinya berdasarkan usia dan gejala yang dirasakan pasien.

  • Kamu sering buang air kecil

Jika tubuh tidak memproduksi cukup Insulin (hormon yang bertugas membawa glukosa ke seluruh sel tubuh untuk dijadikan energi), maka glukosa akan mengendap di aliran darah dan dikeluarkan melalui urin. Karena kamu terlalu sering kencing, kamu mungkin akan sangat haus dan minum lebih banyak dari biasanya.

  • Penglihatanmu kabur

Kadar gula yang tinggi, menyebabkan glukosa mengendap di lensa mata, membuatnya lebih sulit untuk fokus. Ini berarti kamu menderita Diabetes tipe 1 atau 2.

  • Kamu kehilangan berat badan untuk alasan yang tidak jelas

Hal ini bisanya menjadi gejala dari Diabetes tipe 1, tapi juga terkadang juga terjadi pada Diabetes tipe 2. Saat tubuh tidak bisa membuat insulin, glukosa dari makanan tidak bisa digunakan oleh sel tubuh untuk dijadikan energi atau disimpan, sehingga lemak akan mulai terurai, dan membuatmu kehilangan berat badan lebih banyak.

  • Ada lingkaran hitam di sekitar lehermu

“Saat tubuhmu mulai memompa terlalu banyak insulin (umumnya terjadi pada Diabetes tipe 2), reseptor di lipatan kulit akan meresponnya dengan membuat ekstra pigmen.”, tutur Alyne Ricker MD, seorang pakar dari Joslin Diabetes Center di Boston.

  • Kamu sering mengalami infeksi jamur

Ini bisa terjadi karena endapan glukosa bisa menyebabkan pertumbuhan berlebih dari jamur. Gejalanya sering termasuk rasa gatal di organ intim dan dubur yang terasa tebal.

  • Kamu berusia 45 tahun ke atas

Resiko Diabetes bisa meningkat seiring dengan pertambahan usia. Sehingga, disarankan untuk melakukan pemeriksaan skrinning setidaknya setiap tiga tahun sekali dimulai saat kamu berusia 45 tahun.

Catatan :

Diabetes tipe 1 : kondisi autoimun di mana tubuh tidak bisa memproduksi Insulin, hormon yang diperlukan untuk mengangkut gula dari aliran darah ke seluruh sel untuk dijadikan energi.

Diabetes tipe 2 : Tipe diabetes yang paling umum diderita oleh orang dewasa. Ini terjdai jika kamu tidak memproduksi cukup Insilin atau tubuh tidak bisa meresponnya dengan baik. Tipe ini bukanlah kondisi autoimun, dan erat kaitannya dengan obesitas karena sel-sel lemak lebih kebal terhadap Insulin.