≡ Menu
werno-werno.com

8 Makanan Pemicu Batu Ginjal

Batu ginjal berkembang ketika berbagai jenis bahan kimia dalam urin, seperti asam urat, fosfor, kalsium dan asam oksalat, menjadi sangat terkonsentrasi. Batu-batu yang berukuran kecil cenderung akan langsung keluar dari tubuh tanpa menyebabkan banyak masalah. Namun batu yang berukuran besar bisa menyebabkan sakit yang parah, yang bisa datang dan pergi.

makanan kaya oksalat

Gejala lain dari penyakit batu ginjal meliputi sering buang air kecil, jumlah urine yang sangat sedikit, sakit saat sedang kencing , adanya darah dalam urin, mual, menggigil, demam, dan tidak bisa tidur. Faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang terkena batu ginjal diantaranya adalah, riwayat keluarga yang memiliki penyakit batu ginjal, dehidrasi, kelebihan berat badan, penyakit pencernaan, infeksi saluran kencing, dan makan dengan diet tinggi protein, sodium, dan gula.

Orang yang memiliki penyakit batu ginjal di masa lampau, memiliki resiko yang lebih tinggi bahwa masalah tersebut biisa kambuh lagi. Perubahan pola makan adalah faktor kunci yang bisa dengan mudah kamu kendalikan. Menghindari beberapa jenis makanan dari dietmu, bisa membantu mencegah batu ginjal dan mendukung kesehatan menyeluruh dari ginjalmu. Agar mencegahmu terkena penyakit batu ginjal, berikut ini adalah daftar makanan pemicu batu ginjal yang harus kamu hindari :

Makanan kaya oksalat

Batu ginjal terbentuk akibat penumpukan kalsium oksalat, sehingga dengan memakan makanan tinggi oksalat dalam jumlah yang banyak bisa meningkatkan resikomu. Oksalat yang terdapat dalam urin akan digabungkan dengan kalsium untuk membentuk batu ginjal kalsium-oksalat.

Orang yang memiliki resiko tinggi terkena bantu ginjal sebaiknya memakan makanan kaya oksalat dalam jumlah yang wajar. Makanan kaya oksalat meliputi bayam, seledri, susu kedelai, strawberrry, kale, dan okra. Juga, jaga asupan vitamin C mu tetap pada level yang tepat, karena kelebihan vitamin C bisa berubah menjadi oksalat.

Ikan sarden

Orang yang memiliki resiko tinggi terserang batu ginjal alias batu asam urat sebaiknya juga menghindari makanan yang tiggi purin seperti ikan sarden. Asupan yang tinggi akan purin bisa meningkatkan jumlah asam urat yang bisa menyebabkan asam urat menjadi membatu.

Menurut the American Urological Association, asupan tinggi purin yang berasal dari protein hewani, terutama dari ikan, bisa menyebabkan hyperuricemia dan hyperuricosuria dalam individual yang masih sehat dan tanpa menderita batu ginjal. Lebih jauh lagi, makanan tinggi purin juga bisa memicu batu ginjal kalsium-oksalat karena mereka meningkatkan jumlah kalsium yang diekskresikan dalam urin.

Jadi, batasi asupan ikan sardenmu hanya satu hingga dua kali seminggu dan tetap perhatikan ukuran porsinya juga. Makanan tinggi purin yang sebaiknya kamu makan sewajarnya saja adalah jeroan hewan, daging asap, kerang, dan udang.

Daging merah

Memakan terlalu banyak daging merah seperti daging sapi dan kambing yang tinggi akan protein, bisa meningkatkan resikomu terkena batu ginjal. Daging merah tinggi dalam kandungan asam urat, penyebab umum dari batu ginjal. Disamping itu, ginjal berfungsi membantu metabolisme dan mengeluarkan produk limbah nitrogen dari pencernaan protein. Jadi, makan makanan tinggi protein bisa meningkatkan beban metabolisme pada ginjal. Maka, hindari memakan daging merah untuk dikonsumsi setiap hari. Sebagai gantinya, batasi asupan daging merahmu hanya untuk satu atau dua kali seminggu.

Minuman berkarbonasi

Secara rutin meminum minuman yang berkarbonasi, seperti soda (baik dengan atau tanpa pemanis buatan), energy drinks, dan beberap jus botolan tertentu, juga bisa meningkatkan resiko terkena batu ginjal dan juga penyakit ginjal.

Sebuah studi tahun 2007 yang terbit di jurnal Epidemiology menyatakan bahwa minuman Cola mengandung asam fosfor yang bisa menyebabkan perubahan urin dan menaikkan resiko batu ginjal. Minuman tersebut juga meningkatkan resiko penyakit ginjal kronis.

Selain itu, sebuah studi tahun 2013 yang terbit di Clinical Journal of the American Society of Nephrology menyatakan bahwa asupan soda dengan pemanis buatan dikaitkan dengan resiko pembentukan batu ginjal yang lebih tinggi. Sebagai ganti dari minuman berkarbonasi, beralihlah pada air putih, air lemon, atau jus jeruk segar.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

1 comment… add one

Leave a Comment