8 Makanan Penangkal Diabetes

by Ummi on March 12, 2015

Diabetes merupakan salah satu penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar orang. Penyakit ini bisa menyebabkan munculnya berbagai macam komplikasi yang bisa membahayakan bagi kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, stroke, serangan jantung, gangguan ginjal, masalah penglihatan, dan masih banyak komplikasi yang lain. Untuk mengurangi resiko terkena Diabetes, rajinlah mengkonsumsi makanan penangkal Diabetes berikut ini:

daftar makanan penangkal diabetes

  1. Apel

Entah kamu penyuka apel jenis Fuji, atau apel merah, hanya dengan memakan satu buah apel saja sudah mampu memberikan 5 gram serat (yang merupakan 20% dari kebutuhan asupan serat harian), dan juga banyak mengandung vitamin C yang bisa meningkatkan sistem imunitas. Serat sangat berperan penting dalam pencegahan Diabetes karena membantu mengatur gula dalam darah. Ditambah lagi, meski semua diet yang tinggi buah-buahan dan sayuran bisa menurunkan resiko Diabetes dan penyakit kronis lain, apel telah dikaitkan secara khusus untuk menurunkan resiko Diabetes.

  1. Yogurt rendah lemak

Greek yogurt penuh dengan kalsium dan beberapa jenis diantaranya telah diperkaya dengan vitamin D. Yang mana keduanya sangat terkait untuk bisa menurunkan resiko Diabetes. Bahan ini juga mengandung vitamin A, dan sangat tinggi kandungan proteinnya dan merupakan nutrisi yang ampuh untuk mengendalikan berat badan. Agar rasanya tidak terlalu tawar, tambahkan buah-buahan segar yang kaya vitamin C seperti blueberry dan strawberry untuk perlindungan ganda melawan Diabetes.

  1. Terong ungu

Warna ungu menyala yang ditemukan pada kulit terong berasal dari Anthocyanins, sejenis antioksidan penting yang bisa dikaitkan dengan penurunan resiko terkena Diabetes. Antioksidan berfungsi melindungi sel dari kerusakan, termasuk sel pankreatik beta (sel yang bertanggung jawab untuk mensekresi insulin dalam tubuh). Antioksidan juga bisa mengurangi stress dan kerusakan pada jaringan peripheral yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang kronis.

  1. Lentil

Polong-polongan dan kacang-kacangan, sama-sama kaya serat dan baik untuk asupan mineralmu, seperti zat besi, magnesium, dan kalsium. Semenjak kandungan serat larut yang terdapat pada lentil bisa memperlambat proses pencernaan dan menaikkan kadar gula darah pada tingkat yang lebih stabil, lentil sangat baik untuk mengurangi resiko terkena Diabetes. Selain itu, lentil juga sangat membantu untuk menjagamu tetap merasa kenyang lebih lama. Cobalah membuat sup lentil atau gunakan lentil sebagai pengganti dari daging, karena biji mungil ini mengandung 9 gram serat yang berarti 1/3 dari kebutuhan serat harian yang dianjurkan.

  1. Jahe

Meski jahe biasanya digunakan untuk membantu mengatasi masalah perut seperti maag, jahe juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin tubuh kita, sehingga mampu membantu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh tingginya kadar insulin dalam darah.

  1. Raspberries

Antioksidan yang ditemukan pada raspberries, telah dikaitkan dengan kemampuan menurunkan resiko terkena penyakit kronis termasuk Diabetes dan mengatasi obesitas. Satu mangkuk raspberries menghadirkan 8 gram serat. Untuk itu, tambahkan raspberry ke dalam salad, dan sarapan sebagai perawatan kesehatan yang berkhasiat dan murah.

  1. Salmon

Salmon adalah superstar-nya nutrisi karena berbagai alasan. Lemak tak jenuh ganda yang terdapat pada asam lemak Omega 3 ikan salmon, bertanggung jawab untuk menurunkan peradangan dalam tubuh, sehingga membantu menjaga gula darahmu tetap stabil sepanjang waktu. Jika kamu bukan termasuk penyuka salmon, cobalah makan dengan ikan tuna, mackarel, atau sarden, yang sama-sama sumber Omega-3 yang baik. Bonus lain dari ikan berlemak ini adalah : vitamin D, yang sangat sulit ditemukan dalam sumber makanna alami. Kekurangan vitamin D sebenarnya ditengarai sebagai faktor resiko dari Diabetes tipe 2.

  1. Selai kacang

Kacang tanah dan selai kacang sama-sama menawarkan 2 keuntungan ketika menurunkan resiko Diabetes. Pertama, mereka memberikan 3 gizi yang menyehatkan berupa lemak tak jenuh tunggal, serat, dan protein. Kesemuanya akan membantumu tetrap kenyang lebih lama, dan mencegah lonjakan gula darah. Kedua, karena mereka begitu mengisi dan membuat perut terasa penuh, sehingga menambah konsumsi kacang-kacangan bisa membantu dalam penurunan berat badan, yang merupakan bagian penting dari menurunkan resiko Diabetes..