≡ Menu
werno-werno.com

Apa Itu Botox ???

Banyak wanita yang rela melakukan segala cara demi mendapatkan wajah yang cantik, halus, berseri, dan selalu tampak awet muda. Mulai dari olahraga, diet, melakukan perwatan di salon / spa mahal, menggunakan masker alami untuk wajah, menerapkan metode pelawan penuaan, hingga bahkan melakukan operasi plastik. Salah satu cara yang populer akhir-akhir ini, terutama dikalangan artis, adalah dengan menggunakan suntik Botox. Selama beberapa tahun, Botox telah menduduki peringkat teratas dalam deretan prosedur kosmetik dengan invasi minimal menurut American Society of Plastic Surgeons di Amerika Serikat. Ini menandakan bahwa suntik Botox memang banyak digemari para wanita sebagai prosedur kosmetik yang tanpa harus melakukan operasi. Lalu, apa itu Botox? Ingin tahu lebih jelasnya, simak ulsan lengkap tentang Botox berikut ini :

pengertian suntik botox

Pengertian Botox

Botox adalah racun yang merupakan protein yang dimurnikan yang disebut dengan ‘Botulinum Toxic Type A’ dan berasal dari bakteri. Botox akan merelaksasi area otot sementara waktu dengan cara memblok impuls syaraf yang memicu kontraksi, melembutkan kerutan, serta memodifikasi ekspresi wajah. Dalam perawatan terapetik, botox juga bisa digunakan untuk menangani kelumpuhan otak, dan kondisi seperti keringat berlebih. Namun kini botox lebih sering digunakan sebagai terapi kosmetik untuk memperbaiki tampilan hidung, dahi, dan dagu demi meningkatkan kecantikan wajah.

Apa resiko dari botox?

Efek samping yang sering dialami sesaat setelah penyuntikan botox adalah memar dan bengkak di wajah. Selain itu, meski jarang terjadi, botox juga bisa menyebabkan pasien mengalami ‘demam serum’ yang gejalanya hampir sama dengan flu yang akan terjadi setelah beberapa jam. Ada pula yang melaporkan mengalami gejala asma, penglihatan kabur, sakit kepala dan ketidakmampuan untuk menelan makanan sebagai efek samping dari botox.

Resiko lain melakukan suntik botox adalah, orang akan menjadi kecanduan untuk bisa tampil 3 atau 5 tahun lebih muda, yang mana itu akan membutuhkan biaya yang mahal. Bayangkan, setiap satu unit suntikan botox biayanya sekitar 2-4 juta rupiah. Padahal, diperlukan sekitar 30 unit suntikan hanya untuk mengatasi garis kerutan saja. Coba kalikan! Bisa mencapai ratusan juta! Dan itu masih perlu dilakukan perawatan lanjutan setiap 2-3 kali selama setahun.

Lalu, bagaimana jika kamu memutuskan untuk berhenti melakukan suntik botox? Apa yang akan terjadi? Memang ada sebuah mitos bahwa jika kamu mencoba berhenti menggunakan botox, wajahmu akan terlihat lebih keriput dan tampilanmu akan berubah ke kondisi degeneratif yang tidak pernah kamu alami sebelumnya. Namun fakta yang sebenarnya adalah, jika kamu berhenti, wajahmu akan kembali ke bentuk yang semula sebelum menggunakan botox, dan otot-otot wajah akan kembali ke kekuatannya yang normal. Tentu saja, wajahmu yang terlihat sedikit kencang dan muda setelah menggunakan botox akan hilang jika kamu menghentikan penggunaannya, sehingga tampak jelas usia aslimu yang sebenarnya.

Area wajah yang paling populer untuk suntik botox

Area yang paling populer untuk penggunaan botox adalah area berupa dua garis vertikal diantara dua alis yang disebut dengan area ‘sebelas’, garis horizontal di dahi, kerutan di kedua sisi atas hidung, dan garis tertawa pada sudut terluar mata. Untuk biayanya, bervariasi tergantung seberapa banyak suntikan botox yang dibutuhkan. Jika kamu membutuhkan semuanya, mungkin akan membutuhkan dana hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Saat botox disuntikkan, kamu akan merasa seperti digigit nyamuk. Botox akan bertindak sebagai penghambat kompetitif. Biasanya, sinyal senyawa kimia akan berjalan melalui syaraf untuk memberitahukan otot untuk berkontraksi. Botox akan mencegah sinyal tersebut untuk bisa lewat. Setelah tiga atau empat bulan, syaraf akan menemukan kembali rutenya di sekitar daerah yang terblokade, sehingga itulah mengapa seseorang perlu melakukan suntikan botox lagi hingga tiga kali dalam setahun.

Apa yang harus dihindari setelah melakukan suntik botox?

Untuk beberapa jam ke depan setelah penyuntikan botox, pasien biasanya dianjurkan untuk tidak pergi ke gym, dan tidak boleh menggosok wajahnya atau tidur dalam posisi tengkurap agar racunnya bisa menyebar secara merata ke dalam jaringan wajah.  Selain itu, jangan pergi ke mana-mana dulu antara empat hari hingga dua minggu sebelum racunnya bisa benar-benar bekerja. Karena, wajah biasanya akan terlihat membengkak dan memar sesaat setelah penyuntikan dan akan hilang setelah waktu maksimal dua minggu tadi.

Berhubung botox merupakan racun dan bisa menimbulkan efek samping yang lumayan parah, maka jika kamu memutuskan untuk melakukan suntik botox, maka pastikan kamu menyerahkannya ke ahli kecantikan yang sudah berpengalaman. Jangan sekali-kali melakukan penyuntikan botox sendiri, dan membeli botox melalui situs online yang belum terpercaya, karena akibatnya bisa sangat fatal, bahkan menimbulkan kematian.

1 comment… add one

Leave a Comment