Awas ! Bahaya Kandungan BPA

by Ummi on April 5, 2016

BPA! Apa itu sih BPA? Mungkin sebagian dari kita sudah pernah mendengar tentang hal itu sebelumnya, tapi apakah kamu tahu tentang sebenarnya apakah BPA itu?

Produk BPA

BPA yang merupakan singkatan dari Bisphenol A adalah zat kimia industri yang telah digunakan untuk membuat plastik dan resin tertentu sejak tahun1960-an. BPA bisa ditemukan dalam plastik polikarbonat dan resin epoxy. Plastik polikarbonat sering digunakan untuk bahan baku kontainer (wadah) untuk menyimpan makanan dan minuman, seperti botol air atau toples. Mereka juga dapat digunakan dalam barang-barang konsumsi lainnya.

Resin epoxy digunakan untuk melapisi bagian dalam produk logam, seperti makanan kaleng, tutup botol dan jalur pasokan air. Beberapa sealant gigi dan komposit juga mungkin mengandung BPA.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa BPA dapat meresap ke dalam makanan atau minuman dari wadah yang terbuat dari BPA. Paparan BPA cukup menimbulkan kekhawatiran karena adanya kemungkinan efek kesehatan dari BPA menyerang pada otak, perilaku dan kelenjar prostat janin, bayi dan anak-anak sehingga menyebabkan kemandulan. Penelitian tambahan menunjukkan kemungkinan adanya hubungan antara BPA dan peningkatan tekanan darah.

BPA dalam makanan kaleng, memang sulit untuk dihindari, kecuali jika kamu sudah meneliti sendiri perusahaan makanan kaleng yang kamu beli, dan memastikan bahwa mereka tidak menggunakan bahan kimia ini, atau jika kamu melakukan sendiri pengalengan di rumah.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Breast Cancer Fund dan Silent Spring Institute menemukan bahwa tingkat BPA dalam keluarga yang makan makanan segar dibandingkan dengan makanan kaleng atau makanan yang dikemas dengan plastik selama TIGA hari, bisa turun hampir 60% – Dan, ketika keluarga ini kembali ke diet biasa mereka, maka tingkat BPA-nya kembali ke tingkat yang lebih tinggi.

Namun, Food and Drug Administration (FDA) telah mengatakan bahwa BPA aman pada tingkat yang sangat rendah yang terjadi dalam beberapa makanan. Penilaian ini didasarkan pada review ratusan penelitian. FDA terus meninjau BPA, termasuk mendukung penelitian yang sedang berlangsung. Sementara itu, jika kamu khawatir tentang efek buruk BPA, maka kamu dapat mengambil langkah-langkah untuk mengurangi paparan BPA dengan cara berikut ini:

Cara menghindari paparan BPA

  • Waspadai wadah plastik yang ditandai dengan kode recycle 3 atau 7 karena kemungkinan besar dibuat dengan bahan BPA.
  • Makan buah-buahan dan sayuran segar (bukan dari kaleng atau kemasan)
  • Cobalah untuk menghindari makanan kalengan, terutama yang bersifat asam, asin atau berlemak seperti sup serta sayuran dan buah-buahan.
  • Lakukan sendiri proses pengalengan di rumah jika memungkinkan.
  • Jangan menghangatkan apa pun di microwave di wadah plastik! Karena, plastik akan melarutkan bahan kimia ini ke dalam makanan kita juga.
  • Jika kamu ingin makan kacang polong, rendam dan masak sendiri kacang polongnya.
  • Gunakan stainless steel dan wadah makanan serta minuman berbahan kaca sebagai ganti dari wadah berbahan plastik atau kaleng!