Berbagai Komplikasi Yang Dialami Bayi Prematur

by Ummi on September 9, 2015

Ada kalanya, bayi prematur lahir tanpa dipicu oleh salah satu penyebab kelahiran prematur seperti infeksi atau adanya hal yang mengancam jiwa ibu dan bayi, dan terjadi secara alamiah. Apapun penyebabnya, kebanyakan bayi prematur harus menghadapi beberapa komplikasi kesehatan karena pada dasarnya pertumbuhan bayi belumlah sempurna betul. Saat kamu memiliki bayi prematur, kamu harus merawatnya dengan ekstra hati-hati untuk memastikan bahwa ia akan terbebas dari semua jenis resiko yang berkaitan dengan persalinan prematur. Namun, komplikasi yang dialami bayi prematur ada yang cenderung tetap bertahan selama beberapa tahun kemudian, bahkan setelah anakmu tumbuh cukup besar.

komplkasi bayi prematur

Yang perlu diketahui, kabar baiknya adalah tidak semua bayi prematur mengalami komplikasi. Hal ini benar adanya, terutama jika bayimu lahir setelah usia kehamilan memasuki minggu ke 32. Peluang bisa bertahan hidup bisa meningkat secara drastis setelah mencapai minggu ke-28. Ada juga keajaiban dimana bayi yang usianya masih 25 minggu, masih bisa hidup normal. Agar ibu lebih waspada dan hati-hati dalam merawat bayi prematur, berikut akan kami ulas beberapa komplikasi yang bisa dialami oleh bayi prematur yang dibagi dalam dua kategori, jangka pendek dan jangka panjang:

Komplikasi jangka pendek kelahiran prematur

Dalam beberapa hari dan minggu-minggu awal kelahirannya, bayi prematur mungkin akan menghadapi beberapa kesulitan berikut ini:

Kesulitan bernafas

Masalah terbesar yang paling banyak dialami oleh bayi prematur adalah kesulitan bernafas. Paru-paru adalah salah satu organ tubuh terakhir yang menjadi matang. Jika bayi lahir sebelum paru-parunya berfungsi dengan sepenuhnya, mungkin ia akan mengalami masalah pernafasan. Kondisi ini cenderung mempengaruhi bayi yang lahir sebelum minggu ke-35. Tanpa adanya asupan oksigen yang memadai, organ-organ yang lain juga bisa terpengaruh.

Masalah jantung

Patent Ductus Arteriosus (PDA) dan tekanan darah rendah adalah masalah jantung yang paling umum dihadapi oleh bayi prematur. PDA yang tidak segera dirawat bisa menyebabkan lewatnya aliran darah ke jantung yang berlebihan dan menyebabkan gagal jantung.

Masalah otak

Jika bayi lahir sebelum masuk minggu ke-28, ia akan beresiko mengalami pendarahan di otak. Untungnya, sebagian besar kasus pendarahan otak ini tergolong ringan dan bisa teratasi seiring berjalannya waktu.

Kesulitan mengendalikan suhu tubuh bayi

Sebagian besar bayi prematur memiliki kekurangan lemak tubuh. Hal ini membuatnya mustahil bagi mereka untuk mengatur suhu tubuh. Inilah mengapa sebagian besar bayi prematur cenderung kehilangan panas tubuh dengan cepat. Kenapa masalahnya bisa begitu? Bayi mengalami resiko Hypothermia jika suhu tubuhnya terlalu menurun tajam. Hypothermia bisa membuat kadar gula anjlok. Saat bayi prematur mengerahkan semua tenaganya hanya untuk agar tetap merasa hangat, ia tidak akan mungkin bisa menambah berat badannya dan terus tumbuh. Itulah sebabnya banyak bayi prematur diletakkan didalam inkubator agar suhu tubuhnya tetap hangat.

Masalah saluran cerna

Bayi prematur berada pada resiko lebih besar mengalami Necrotizing Entercolitis (NEC) alias peradangan saluran cerna yang merupakan kondisi yang berpotensi menjadi serius. Ini mulai terjadi terutama pada bayi prematur setelah mereka mulai makan. Untungnya, bayi prematur yang disusui dengan ASI memiliki resiko yang jauh lebih rendah mengalami NEC.

Masalah darah

Bayi prematur juga menghadapi resiko yang berkaitan dengan masalah darah seperti animea dan penyakit kuning. Kedua masalah ini sangat umum terjadi dan perlu sedikit intervensi medis.

Lemahnya sistem kekebalan tubuh

Sebagian besar bayi baru lahir memiliki sistem imun yang lemah. Namun untuk bayi prematur, ini bisa menjadi situasi yang mengancam jiwa! Infeksi yang sederhana sekalipun harus membuat bayi prematur segera dikirim ke rumah sakit. Inilah mengapa, banyak bayi prematur tidak diperbolehkan keluar rumah hingga sistem kekebalannya tubuhnya mulai menguat.

Komplikasi jangka panjang kelahiran prematur

Meski sebagian komplikasi segera muncul dan akan cepat menghilang, namun ada beberapa yang lain yang perlu waktu lama baru bisa kelihatan. Berikut adalah beberapa komplikasi jangka panjang yang mungkin dialami oleh bayi prematur :

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2