≡ Menu
werno-werno.com

Cara Mencegah Keracunan Makanan

Apakah kamu pernah mengalami yang namanya keracunan makanan? Jika iya, tentu kamu akan tahu betapa rasanya tidak mengenakkan sekali bukan? Bahkan untuk orang yang dalam kondisi fit dan sehat sekalipun. Kamu akan mengalami pusing, mual, muntah, diare, dan badan terasa sangat lemas. Keracunan makanan terkadang juga bisa menyebabkan kondisi serius dan bahkan kematian.

mencegah keracunan makanan

Sebagian besar orang berasumsi bahwa keracunan makanan bisa berasal dari makanan restoran, cafe, dan outlet makanan siap saji. Namun menurut para pakar gizi, kamu pun kemungkinan juga bisa sakit akibat makanan yang kamu siapkan sendiri di rumah. Untuk mengantisipasi terjadinya hal buruk tersebut, ikuti beberapa tips berikut ini untuk mengurangi resiko keracunan makanan di rumah :

Cuci tanganmu

Cucilah tangan secara menyeluruh menggunakan sabun dan air hangat, lalu keringkan sebelum memegang makanan, setelah memegang makanan mentah termasuk daging, ikan, telur, dan sayuran, setelah menyentuh tempat sampah, pergi ke toilet, bersin, atau menyentuh binatang termasuk hewan piaraan.

Bersihkan meja dapur

Lap bersih meja dapur sebelum dan sesudah mempersiapkan makanan, terutama setelah terkena daging mentah, termasuk pula unggas, telur mentah, ikan, dan sayuran. Kamu tidak perlu menggunakan semprotan anti bakterial untuk membersihkannya. Cukup dengan menggunakan sabun dan air hangat.

Cuci serbet

Cucilah serbet dan lap secara teratur dan biarkan kering sebelum digunakan kembali. Serbet yang kotor dan basah adalah tempat yang sempurna bagi kuman untuk berkembang biak.

Gunakan talenan yang terpisah

Gunakanlah talenan yang berbeda untuk memotong makanan mentah dan makanan siap makan seperti sosis, keju, dan roti. Makanan mentah bisa saja mengandung bakteri berbahaya yang bisa menyebar dengan mudah pada setiap hal yang mereka kenai, termasuk makanan yang lainnya, meja dapur, talenan, dan pisau.

Pisahkan daging mentah dari makanan lain

Ini sangat penting untuk tetap menjaga daging mentah tidak tercampur dengan makanan siap makan seperti salad, buah, dan roti. Hal ini dikarenakan makanan jenis daging tidak akan dimasak sebelum kamu hendak memakannya, sehingga setiap bakteri yang berada didalamnya masih akan ada dan tidak mati sebelum kamu memasaknya.

Simpan daging mentah di rak paling bawah

Selalu tutupi daging mentah dan simpan di bagian paling bawah rak kulkas, dimana ia tidak akan mengenai ataupun tidak menetesi makanan yang lain.

Masak makanan hingga matang merata

Masaklah makanan hingga matang menyeluruh dan periksa apakah uap panasnya sudah mengepul dari segala arah. Pastikan pula unggas, burger, sosis, dan kebab dimasak hingga benar-benar matang dengan tidak adanya warna daging yang merah muda dibagian dalamnya. Jangan cuci daging mentah termasuk pula ayam dan kalkun sebelum memasaknya, karena hal ini beresiko menyebarkan bakteri ke sekitar dapurmu.

Membekukan ayam mentah bisa saja mengurangi tingkat pertumbuhan bakteri Campylobacter, namun tidak bisa memusnahkannya secara sepenuhnya. Cara teraman untuk membunuh semua jejak bakteri Campylobacter adalah dengan memasak ayam secara merata.

Jaga suhu kulkasmu dibawah 5 C

Jaga agar suhu kulkasmu tetap berada di bawah 5 C. Dengan menjaga makanan tetap dingin, kamu bisa menghentikan pertumbuhan bakteri beracun.

Dinginkan segera makanan sisa

Jika kamu sudah memasak makanan, namun kamu tidak akan memakannya segera, maka segera dinginkan secepat mungkin (dalam jangka waktu 90 menit) dan simpan ke dalam kulkas atau lemari pendingin. Dan ingat segera gunakan makanan sisa yang disimpan di kulkas dalam waktu dua hari.

Perhatikan tanggal kadaluarsa

Jangan makan makanan yang sudah melewati tanggal “use by” atau “exp date” yang merupakan batas yang digunakan untuk produk yang menyebabkan risiko kesehatan secara langsung ketika sudah melewati tanggal yang tercantum. Biasanya dicantumkan pada produk-produk yang tidak stabil atau mudah rusak dalam penyimpanan jangka panjang, misalnya daging dan beberapa jenis keju.

0 comments… add one

Leave a Comment