≡ Menu
werno-werno.com

Cara Mengatasi Alergi Terhadap Produk Kosmetik

Apa kamu memiliki kulit sensitif? Langsung bersin-bersin saat mewarnai rambut sendiri atau memakai parfum? Penyebabnya mungkin kamu alergi terhadap produk make-up. Untuk mengatasi hal tersebut, simak tips dan trik make-up berikut ini untuk mengatasi reaksi alergimu :

alergi produk kosmetik

Reaksi Alergi

Pengertian reaksi alergi kurang lebih adalah cara tubuh dalam merespon sebuah benda asing (dalam kasus ini adalah bahan kosmetik). Meski sistem imun seharusnya bisa melawan infeksi, namun bisa saja masih salah sasaran. Bagi tubuh yang bereaksi terhadap alergi, penyebabnya kemungkinan karena terpapar oleh zat asing yang disebut dengan antigen lebih dari satu kali, dan biasanya terus menerus berulang. Ini berarti kamu masih tetap bisa mengalami alergi terhadap kosmetik yang telah kamu gunakan selama bertahun-tahun tanpa ada masalah.

Sebenarnya, ada dua jenis reaksi kulit, yakni ICD (Irritant Contacting Dermatitis) dan ACD (Allergic Contacting Dermatitis). ICF terjadi saat kulitmu menjadi rusak, gejalanya bisa meliputi kulit melepuh gatal-gatal dan lecet terutama saat kamu menggaruknya. Sedang ACD adalah sesuatu yang disebabkan karena sistem daya tahan tubuh. Jika kamu mengalami salah satu dari jenis reaksi kulit di atas maka yang perlu kamu lakukan adalah :

Cara menghindari reaksi kulit

1. Jangan gunakan make-up

Ini adalah waktu sempurna untuk tunjukkan pada dunia bahwa kamu masih tampak cantik walau tanpa sapuan make-up. Kamu juga bisa menggunakan make-up tipis natural yang tampak seperti bebas make up. Meski begitu, jaga alismu tetap rapi untuk membantu membingkai wajah cantikmu.

2. Lakukan tes patch (tes penempelan)

Lakukan tes patch sebelum kamu membeli atau menggunakan setiap produk kosmetik. Taruh sedikit produk di bawah telinga atau bagian dalam siku. Tunggu 48 hingga 72 jam. Jika kamu mengalami ketidaknyamanan atau reaksi seperti bengkak, gatal-gatal atau melepuh, maka jangan gunakan produk tersebut. Anjuran lain adalah dengan melakukan tes penerapan terbuka.

3. Pilih produk yang water proof (tahan air)

Jika kasusnya kamu tidak bisa jika tanpa make up, maka pilih make up / produk kosmetik yang tahan air dengan bahan-bahan bebas zat kimia sehingga akan bertahan lama. Cara ini akan menurunkan peluang terjadinya reaksi.

4. Terapkan parfum ke pakaianmu

Jika daya tahan tubuhmu bereaksi terhadap bahan-bahan tertentu yang bisa menyebabkan ruam, maka ingatlah : tidak ada satu jenis parfum pun yang aman bagimu. Oleh karena itu, semprotkan parfum langsung ke bajumu, jangan ke kulitmu. Hal ini bisa mengurangi resiko terjadinya reaksi kulit.

5. Jangan terkecoh

Hanya karena labelnya bertuliskan “organic” atau “dermatologist tested”, tak ada jaminan pasti produk tersebut juga aman digunakan untukmu. Ingat, beberapa perusahaan memang melakukan pengujian, namun yang lain bisa saja tidak.

6. Jaga kebersihan alat make-up

Bersihkan peralatan make-up mu dengan alcohol secara teratur. Kamu akan mengetahui pada saat membersihkannya, ada sisa-sisa make up pada pengeriting mata atau kuas maskaramu yang bisa membuat matamu gatal-gatal. Bersihkan pula segala jenis kuas makeup yang kamu punya dengan menggunakan baby oil.

Produk kecantikan yang harus diwaspadai

Pewangi dan bahan pengawet adalah bahan umum dalam kosmetik yang bisa menyebabkan reaksi alergi. Produk kecantikan lainnya yang bisa memicu alergi meliputi pembersih tubuh, pewarna rambut (yang mengandung p-phenylene diamine dan ammonium persullifate), antiperspirants, deterjen, mascara, eye shadow, pelembab, shampoo, lipstick, cat kuku (terutama yang mengandung formaldehyde) dan lem kuku yang mengandung methyl methadylate monomer.

0 comments… add one

Leave a Comment