≡ Menu
werno-werno.com

Cara Mengatasi Bau Kaki Tak Sedap

Wajar jika setiap orang kakinya berkeringat, namun beberapa orang pernah mengalami masalah kaki bau dan berkeringat lebih parah daripada yang lain. Bau kaki atau yang dikenal dengan istilah ‘bromhidrosis’ disebabkan oleh bakteri yang menumpuk di dalam lingkungan sepatu yang lembab dan pengap. Jika kamu ingin menyingkirkan bau tak sedap dari kakimu, maka cobalah gunakan beberapa metode alami berikut ini :

cara atasi bau kaki

Langkah 1
Cuci kakimu setiap hari. Gunakan sabun antibakteri yang lembut untuk mencucinya agar membantu mengurangi bakteri yang tumbuh subur di kakimu. Berapa kali kamu mesti mencuci kakimu, tergantung pada seberapa bandel bau kakinya. Kamu mungkin butuh membasuh kakimu hingga beberapa kali sehari jika bau kakimu terlalu kuat. Namun menurut Health Service di Colombia, merekomendasikan untuk mengurangi jumlahnya jika kakimu mulai terlihat kering, pecah-pecah, dan mengelupas.

Langkah 2
Keringkan kakimu secara menyeluruh setelah kamu mencucinya. Mikroorganisme yang menjadi penyebab kakimu bau berkembang biak di dalam ruang yang lembab di antara jari-jari kakimu. Lap kakimu, kemudian gosok-gosok kakimu menggunakan bubuk kaki yang dijual bebas di pasaran yang mengandung bahan bernama ‘aluminium chloride hexahydrate‘. Bubuk ini akan membantu mencegah munculnya keringat.

Langkah 3
Pilih sepatu dan kaos kaki yang akan menjaga kakimu sekering mungkin. Jenis sepatu terbaik yang bisa mencegah kakimu terlalu berkeringat adalah sandal, yang akan memperlihatkan kakimu untuk memperoleh sirkulasi udara, begitu juga dengan sepatu yang terbuat dari material yang bisa bernafas (terdapat sirkulasi udara) seperti bahan kulit dan kanvas, serta kaos kaki berbahan wol atau katun yang akan menyerap kelembapan. Sedangkan kaos kaki terbaik yang digunakan pada saat kamu sibuk beraktivitas adalah kaos kaki khusus atlet yang bisa menyerap lembap. Saran lain adalah taburkan tepung jagung di bagian dalam sepatumu untuk membantu menyerap kelembapan berlebih.

Langkah 4
Ganti terus sepatumu dari hari ke hari. Hal ini akan memungkinkan sepatumu terkena udara segar sebelum digunakan. Jika kamu punya sepatu lama yang masih layak pakai, gantilah sol bagian dalamnya untuk mengembalikan kembali kesegarannya.

Langkah 5
Rendam kakimu secara teratur di dalam baskom berisi air hangat dan tuangkan sedikit garam Epsom dan cuka putih kedalamnya. Kombinasi ini akan mengurangi jumlah bakteri dan kelembapan pada kulit.

Langkah 6
Cobalah berjalan dengan tanpa alas kaki di rerumputan. Hal ini akan memberikan efek ganda dengan mengangin-anginkan kakimu dan membantumu bersantai, dimana keduanya akan mengurangi jumlah produksi keringatmu. Jika kamu tidak tertarik, minimal ikuti kelas yoga, meditasi atau konseling jika kamu percaya masalah keringatmu berkaitan dengan tingkat stress.

1 comment… add one

Leave a Comment