Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah

by Siti Eka Kurniyati on December 22, 2015

Tumit pecah-pecah permasalahan bagi wanita yang akan menganggu penampilan mereka. Terutama saat kamu ingin menggunakan sepatu ber heels tinggi dan mengekspose tumitmu. Keanggunan  saat kamu memakai sepatu cantik pastinya akan berkurang. Selain masalah penampilan, tumit pecah-pecah juga kadang menyebabkan rasa nyeri dan sakit

tips mengatasi tumit pecah pecahTumit pecah-pecah bukan hanya terjadi karena cuaca kemarau dan kulit kering. Ada beberapa hal lainnya yang juga bisa menyebabkan tumit pecah-pecah di antaranya adalah :

  • Suhu yang terlalu tinggi saat musim kemarau memang akan mudah membuat kulit kering dan pecah-pecah. Namun suhu yang terlalu dingin juga bisa menyebabkan tumit pecah-pecah.
  • Kulit kering / xerosis karena kurangnya perawatan
  • Terlalu sering mandi air hangat
  • Terlalu sering berenang dalam air yang diberi kaporit tinggi.
  • Kulit tebal (kapalan) yang pecah karena digunakan untuk beraktifitas berat seperti berjalan atau berlari. (baca : cara mengatasi kapalan)
  • Kurangnya asupan vitamin, zat besi, mineral dan seng
  • Akibat dari penyakit kaki dan gangguan lain seperti eksim, diabetes, psoriasis, tiroid,
  • Kulit bersisik.
  • Kebersihan badan atau lingkungan yang kurang dijaga.
  • Berat badan yang berlebih. Kelebihan berat badan akan membuat tekanan pada tumit bertambah dan akan membuat kulit melebar ke samping. Jika kulit tidak memiliki elastisitas yang baik maka tekanan tersebut akan membuat kulit tumin pecah-pecah.

Nah, setelah kamu tau sebab-sebab kenapa kulit tumit bisa pecah-pecah. Sekarang saatny kita cari tau, cara mengatasi tumit pecah pecah secara alami yang bisa kamu lakukan di rumah. Apa saja tips mengatasi tumit pecah-pecah itu?

Pisang

Kamu bisa mengoleskan pasta dari pisang matang yang telah dilembutkan dengan ditumbuk ataupun di blender pada bagian tumit yang pecah-pecah. Kamu juga bisa menambahkan alpukat serta daging kelapa yang dilembutkan untuk menambahkan pasta pisang. Kelapa dan alpukan memiliki kandungan minyak esensial dan juga vitamin yang bisa larut dalam lemak. Ramuan ini akan membantu melembabkan kulit tumit dengan memberikan vitamin serta minyak esensialnya. Selain mengatasi tumit pecah-pecah, campuran antara pisang, alpukat dan daging kelapa ini juga bisa mencegah terjadinua tumit pecah-pecah. (baca : manfaat pisang)

Lilin Parafin

Cairkanlah lilin paraffin dan campur dengan sedikit minyak mustard. Lulurkan campuran tersebut ke tumit pada malam hari. Kamu bisa membersihkan campuran lilin dan minyak mustard di pagi harinya. Lakukanlah perawatan ini selama 10 sampai 15 hari untuk hasil yang maksimal.

Jus Lemon

Dalam artikel cara mengatasi rambut berminyak dan mengatasi kapalan, jus lemon disebut-sebut bisa mengatasi dua permasalah tersebut. Dan jus lemon juga bisa digunakan untuk mengatasi tumit pecah-pecah secara alami karena lemon memiliki asam alami yang ringan yang mampu mempermnudah pengelupasan sel kulit mati dan kering. Rendamlah kakimu ke dalam jus lemon atau larutan jeruk nipis selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, gunakan batu apung atau sikat dengan bulu yang halus untuk menggosok bagian tumitmu. Batu apung atau sikat bisa membantu mengelupas kulit kering yang ada di tumit. (baca : manfaat lemon)

Pepaya

Pijat tumitmu yang mengalami kulit retak-retak dengan bubur pepaya matang yang sudah dihaluskan. Buah pepaya bukan hanya akan mengatasi tumit pecah-pecah tetapi juga melembutkan tumit. (baca : manfaat pepaya)

Mentimun

Buah khas tropis ini bisa membantumu memulihkan kulit pecah yang ada pada tumit. Caranya adalah dengan memijatkan timun yang sudah dihaluskan ke bagian tumit yang pecah-pecah. (baca : manfaat ketimun)

Air Mawar & Gliserin

Oleskanlah campuran antara air mawar dan gliserin pada bagian kaki yang pecah-pecah menjelang tidur.  Campuran ini diklaim mampu melembabkan tumit kita yang kering dan pecah-pecah.

Itu dia tadi 6 cara alami mengatasi tumit pecah-pecah. Baca juga Cara Merawat Kaki Yang Benar untuk merawat dan menjaga kakimu tetap mulus indah dan sehat.