Cara Mengetahui Bahasa Tubuh Dalam Berbagai Situasi

by Ummi on February 22, 2015

Pernahkah kamu sadar, kamu cenderung menyilangkan kedua lenganmu saat kamu sedang grogi atau memandang wajah suamimu saat kamu bertengkar? Kamu mungkin telah mengirimkan suatu pesan melalui tubuhmu, padahal kamu tidak bermaksud mengungkapkannya. Ketahui lebih jauh gesture / posisi tubuh mana yang harus kamu hindari atau gerakan tubuh mana yang terbaik kamu gunakan pada saat berkencan, dalam wawancara pekerjaan, atau situasi yang lainnya dalam ulasan berikut ini:

cara mengetahui bahasa tubuh

# Skenario 1 : Saat berkencan

Hal yang perlu dan jangan kamu lakukan :

Saat kamu bersama pasanganmu sedang mengobrol, condongkan sedikit badanmu ke depan, dan agak miringkan kepalamu. Hal itu menunjukkan bahwa kamu bisa didekati dan tertarik dalam hal yang dia bicarakan. Hal yang tidak boleh dilakukan : meremas-remas lengan atau lututmu, karena ini merupakan tanda ketidaknyamanan. Dan juga menyilangkan dua kali lutut dan tumitmu, karena berarti tandanya kamu tidak mau membuka diri.

Memecahkan kode bahasa tubuh :

Laki-laki yang menyukaimu, akan sangat mencerminkan dirimu. Artinya : Dia tidak akan meremas tanganmu dengan kuat saat kamu memgangnya dengan ringan. Tidak bersuara keras saat kamu sedang berbicara dengan lembut, atau menghindar saat kamu mencondongkan tubuhmu ke depan. Dan jika saat ia bertatapan mata denganmu, dia membungkuk dan menyentuh tanganmu sesekali, maka tandanya ia telah bersenang-senang dalam pertemuan kencan tersebut. Namun, jika ia terlalu sering menyentuh wajahnya (entah itu dengan mengacak-acak rambut / mengelus dagunya), dan tidak melihat langsung kea rah wajahmu, itu berarti dia lebih sibuk dengan dirinya sendiri daripada memperhatikanmu.

# Skenario 2 : Saat wawancara kerja

Hal yang perlu dan jangan kamu lakukan :

Berjalanlah ke dalam ruang interview dengan pergerakan yang cepat. Hal ini akan menunjukkan keinginan dan kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu. Jabatlah tangan pewawancara dengan satu tangan dan cepat, dengan menggunakan tekanan yang sama seperti yang pewawancara lakukan. Saat kamu duduk, arahkan kursi beberapa derajat lebih dekat ke sisi pewawancara. Kamu boleh menyilangkan kaki jika dengan posisi tersebut kamu merasa paling nyaman. Namun ingat, untuk selalu menjaga kakimu selalu menuju kea rah pewawancara. Kaki yang menjauh darinya, menunjukkan adanya rasa kegelisahan. Condongkan sedikit badanmu ke depan, dan jaga tanganmu agar selalu terlihat. Akan lebih baik lagi jika kamu meletakkan tanganmu di meja. Menyembunyikan ke dua tanganmu menandakan adanya kecemasan, kurang percaya diri, atau rasa bosan. Jika kamu terbiasa mengekspresikan dengan gerakan tanganmu, maka lakukanlah. Hal terakhir yang perlu kamu lakukan adalah keluar ruangan dengan posisi yang cool dan datar.

Memecahkan kode bahasa tubuh :

Jika pewawancaramu menatap langsung matamu, mencondongkan kepalanya, ke depan, dan mengangguk-angguk saat kamu berbicara, maka semua tadi merupakan tanda ketertarikan. Jangan terburu stress jika dia tidak mengimbangi condong maju ke deppan seperti yang kamu lakukan. Orang yang erada dalam posisi berkuasa sering mencondongkan tbuhnya agak ke belakang.

*Lanjutannya, klik Page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2