Cara Mengobati Luka Ringan Dan Memar Secara Alami

by Ummi on April 11, 2017

Berhubung luka ringan dan memar tidak sampai merasuk terlalu dalam, mereka dapat dengan mudah diobati dengan pengobatan rumahan. Jadi, jika sewaktu waktu pisaumu tergelincir saat memotong bahan-bahan untuk memasak dan jari-jarimu mungkin berdarah dan mendapatkan luka kecil, atau kamu terjatuh selama olahraga dan mengalami memar, atau kamu sedang melakukan kegiatan lain yang mungkin memberikan luka ringan atau memar, maka kamu akan lebih baik menggunakan pengobatan rumahan untuk mengobati luka dan memar daripada menggunakan salep yang diresepkan dan bahan kimia keras lainnya. Tujuan utamamu adalah, entah kamu menggunakan pengobatan rumahan atau obat resep, adalah untuk memastikan bahwa luka atau memar itu bisa segera sembuh tanpa terinfeksi.

Berikut adalah beberapa ramuan alami yang dapat kamu gunakan untuk mengobati luka ringan atau memar ;

Lidah buaya

Lidah buaya atau Aloe Vera dapat membantu dalam segala macam luka bakar, lecet, memar, goresan dan luka lainnya. Lidah buaya juga bisa untuk menenangkan kulit terbakar sengatan matahari. Aloe Vera adalah obat yang bagus untuk semua jenis masalah kulit. Lidah buaya tidak hanya membantu menyembuhkan memar dan luka tetapi juga memperbaiki kapiler yang rusak di bawah lapisan pertama kulit.
• potong daun segar dari Aloe Vera dan ambil gelnya
• oleskan gelnya di atas luka atau memar, dan menyimpan sisanya di lemari pendingin wadah kaca tertutup.
• terapkan setiap beberapa jam
Kebanyakan luka ringan dan memar harus sembuh dalam waktu 2 hari.

Madu

Madu murni, yang belum diproses dan disaring adalah salah satu pengobatan rumah yang terbaik untuk menyembuhkan luka ringan dan lecet. Madu juga bisa baik untuk kulit kering, goresan dan memar. Dengan kemampuan antibiotik yang dimilikinya, madu benar-benar dapat bersaing dengan salep dan krim yang dijual bebas dipasar lainnya yang dipakai untuk menyembuhkan luka dan memar.
• terapkan madu pada daerah yang terkena
• oleskan setiap 2-3 jam
Madu tidak akan membiarkan bakteri atau jamur untuk mempengaruhi daerah yang terluka.

Gula

Gula tidak memungkinkan kuman untuk tumbuh pada luka. Taburkan gula pada memar atau luka kecil. Gula adalah antiseptik, dan itu adalah salah satu hal yang pasti bisa kamu temukan di dapur ketika kamu  mengalami luka teriris atau memar sendiri.

Gula adalah obat pertolongan pertama instan. Cukup taburkan gula diatas memar dan biarkan selama beberapa jam. Bersihkan luka setelah itu dengan cuka sari apel dan terapkan juga solusi lainnya seperti dijelaskan di artikel ini. Gunakan gula sebagai garis pertahanan pertama karena merupakan item yang paling dapat diakses di dapur selain mungkin garam.

Kunyit

Kunyit adalah penyembuh ajaib. Ia memiliki khasiat antiseptik, antibiotik dan anti jamur. Kunyit juga ampuh mencegah infeksi.
• taburkan bubuk kunyit diatas lukamu
• tutupi luka dengan kain perban jika diperlukan
Kunyit akan meninggalkan bekas warna kuning permanen pada bajumu, jadi hati-hati ketika kamu menerapkannya pada lukamu.

Minyak Kelapa

Virgin coconut oil memiliki sifat antibakteri dan antioksidan. Itu adalah salah satu pengobatan rumah yang paling lembut untuk luka dan memar atau kondisi kulit lainnya. Nutrisi dalam minyak kelapa menjaga kulit sehat.
• terapkan lapisan minyak kelapa pada luka atau memar
• oleskan setiap 2 jam sepanjang hari
Anda akan merasakan kelegaan nyeri instan dan lukamu cepat sembuh.

Tea Tree Oil

Minyak Tea tre adalah cairan antiseptik dan antibakteri yang luar biasa. Minyak ini tidak akan menyengat jika diterapkan secara langsung pada kulit. Hal ini sangat lembut pada kulit. Tea tree oil akan diserap dengan mudah di kulit. Itulah mengapa sangat efektif. Itulah mengapa tea tree oil juga baik untuk jerawat yang infeksinya hingga merasuk ke dalam.

Oleskan minyak tea tree 3-4 kali sehari pada lukamu. Satu-satunya kelemahansari tea tree oil adalah bahwa hal itu mungkin tidak mudah tersedia di setiap rumah. Kamu perlu membeli dan menyimpannya untuk jaga-jaga jika terjadi peristiwa semacam teriris atau cidera. Tea tree oil bukanlah bahan dapur yang umum tersedia sebanyak seperti halnya obat untuk luka dan memar lain yang tercantum di sini.

Cuka sari apel

Cuka sari apel memiliki kemampuan anti-mikroba dan anti-inflamasi yang baik. Ini membantu dalam mengobati semua biang dari luka kulit.
• ambil satu sendok makan cuka sari apel
• celupkan cotton bud di atasnya dan terapkan diatas memar
Kamu juga dapat menggunakan bola kapas sebagai ganti cotton bud jika daerah yang terkena memar atau teriris lebih besar.

Bawang putih

Bawang putih memiliki kemampuan antiseptik, anti-jamur dan antibakteri. Jus bawang putih mengandung allicin yang kuat sebagai penisilin.
• parut satu siung bawang putih atau lebih tergantung pada ukuran daerah memar atau luka teririsnya
• gosokkan di atas daerah yang terkena atau lumurkan pada daerah yang terkena dan tutupi dengan kain bersih.
• atau ekstrak jus siung bawang putih dan oleskan pada luka

Bubuk cabe

Bubuk cabai rawit sangat bagus untuk darah agar membeku dengan cepat. Bubuk cabe juga memiliki kemampuan anti-jamur dan anti-bakteri sehingga akan mendisinfektan luka.
• uleg cabai rawit kering di atas cobek dan terapkan bubuk cabe pada luka
• dalam 10-12 detik pendarahan akan berhenti

Harap dicatat bahwa cabai rawit akan menyengat pada awalnya tapi kemudian akan menenangkan. Jika kamu sudah memiliki bubuk cabe kering kemudian terapkan langsung pada luka. Jika lukamu cukup dalam maka kamu dapat minum satu sendok teh bubuk cabe ditambahkan ke segelas air. Kamu dapat menambahkan satu sendok teh madu untuk minum tanpa mengalami pembakaran tenggorokan.

Kentang

Jus kentang membantu menyembuhkan luka. Itu akan langsung mengurangi peradangan dan nyeri.
• parut kentang berukuran besar
• ratakan parutan kentang di kain perban (kasa) atau kain bersih untuk membuatnya sebagai tapal dan oleskan pada luka
• biarkan di sana selama 3-4 jam dan bersihkan area dengan air garam agar bisa menerapkannya lagi