Cara Mengobati & Mencegah Kebotakan Rambut

by Ummi on February 13, 2014

Pengobatan kebotakan pada rambut

  1. Harus dilihat dari faktor penyebab kebotakan. Agak sulit jika kerontokan disebabkan oleh faktor internal, karena harus dicari biang keladinya. Sementara kebotakan pada rambut yang disebabkan oleh faktor ekternal, sebaiknya perhatikan terlebih dahulu apakah si penderita mempunyai kelainan kulit. Misalnya rambut rontok karena ketombe. Sebelum mengobati kebotakan, terlebih dahulu membasahi ketombe yang melekat di kulit kepala. Dianjurkan untuk keramas dengan shampoo anti ketombe 2-3 kali sehari. Untuk kelainan kulitnya bisa dioleskan obat topical atau anti ketombe. Setelah ketombe menyingkir, barulah kulit kepala diolesi obat untuk menyuburkan dan memperkuat akar rambut.
  2. Lakukan diet kaya gizi dengan menu seimbang yang cukup mengandung mineral dan protein.
  3. Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan serta minum air putih 2 liter per hari.
  4. Hindari minuman beralkohol, rokok serta jangan lupa istirahat cukup dengan tidur yang berkualitas.
  5. Gunakan shampoo yang sesuai dengan jenis kulit kepala
  6. Bila perlu, pakai kondisioner. Cukup oleskan pada batang rambut saja. tidak perlu sampai kulit kepala. Setelah itu, bilas sampai bersih.
  7. Berikan tonik, serum, atau vitamin pada kulit kepala setiap malam menjelang tidur.
  8. Bila semua itu sudah dilakukan dan tetap masih terjadi kerontokan rambut secara terus menerus, sebaiknya periksa ke dokter ahli.

Cara mencegah kebotakan pada rambut

  1. Mengkonsumsi makanan yang mengandung zinc. Zinc berfungsi untuk reproduksi sel hingga keseimbangan hormon. Makanan laut kebanyakan mengandung zinc yang tinggi seperti udang, kerang dan ikan. Namun mengkonsumsi makanan laut jangan terlalu berlebihan karena bisa menyebabkan kolesterol tinggi.
  2. Mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, strowberi, dan lemon bisa membantu penyerapan zat besi. Zat besi memegang peranan penting dalam memproduksi hemogoblin. Jika produksi hemogoblin berjalan normal, maka oksigen akan terdistribusi dengan baik sehingga dapat merangsang pertumbuhan rambut. Zat besi bisa ditemukan di buah ceri, kismis, dan juga pada telur dan sayuran berwarna hijau tua.
  3. Jauhi miuman soft drink karena kandungan pengawet dalam minuman tersebut berbahaya bagi kesehatan.
  4. Konsumsi makanan yang berprotein tinggi tapi rendah lemak seperti ikan, hati sapi, kacang-kacangan, susu kedelai, tahu dan tempe.
  5. Konsumsi makanan yang mengandung kadar silica. Tubuh membutuhkan unsur silica untuk membantu penyerapan vitamin dan mineral. Unsur tersebut terkandung dalam tauge, kulit ketimun, paprika hijau dan merah. Makanan tersebut baik dikonsumsi dalam keadaan mentah.
  6. Jangan terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi gula. Kadar gula berlebihan dapat menguras gizi dalam tubuh dan meningkatkan adrenal. Peningkatan adrenal menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak androgen yang tinggi dan menyebabkan androgenic rambut.
  7. Hindari konsumsi garam berlebihan. Tingginya kadar garam dalam tubuh berpotensi besar menyebabkan kerusakan pada rambut.
  8. Memakai sisir berujung tumpul dan bergigi jarang. Bentuk sisir seperti itu meminimalkan tarikan pada rambut.
  9. Menggunakan pengering rambut dengan suhu minimal dengan jarak 15 cm atau lebih.

.