≡ Menu
werno-werno.com

Cara Tepat Membersihkan Serta Menyimpan Buah & Sayur

Tahukah kamu, sangat penting bagi kita untuk memakan setidaknya lima sajian buah dan sayur setiap harinya sebagai bagian dari pola makan yang sehat. Meski begitu, akan tetap tidak sehat jika buah dan sayurnya tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu, penting untukmu mengetahui dan mempelajari bagaimana cara membersihkan dan menyimpan buah dan sayur yang tepat :

mencuci buah & sayur

Membersihkan buah & sayur

Sebagian besar produk buah dan sayur telah melalui perjalanan yang panjang sebelum mereka sampai kepadamu, sehingga pasti terkena debu dan kotoran, bahkan bakteri. Ini memang benar adanya meskipun makanan tersebut termasuk jenis organik dan tidak mengandung pestisida sekalipun.

Maka dari itu, pastikan kamu mencuci hingga bersih buah dan sayur menggunakan air besih sebelum memakannya. Kamu tidak perlu menggunakan sabun atau produk pencuci makanan komersial. Kamu cukup menggunakan sikat yang bersih dan kaku untuk membersihkan sayuran dan buah yang bertekstur keras. Dan sebaiknya jangan gunakan sikat sayuran ini untuk tujuan membersihkan benda yang lain.

Dan ingat, cuci dulu sayuran sebelum dimakan. Meski begitu, jika ingin menyimpan sayurannya (tidak langsung dimakan) maka yang terbaik adalah jangan dicuci. Terlalu banyak kelembaban bisa menyebabkan sayuran bisa cepat busuk. Jika kamu ingin memakan buah atau sayur yang ditutupi dengan lapisan lilin, maka pastikan kamu menggosok terlebih dulu lapisan lilinnya menggunakan kertas tisu setelah dicuci. Sayuran segar dalam kemasan yang sudah dicuci sebelumnya, secara umum tidak perlu untuk tambahan dibersihkan lagi.

Penyimpanan

Buah dan sayur yang berbeda jenisnya sebaiknya disimpan dalam cara yang berbeda pula. Sayuran secara umum memerlukan empat jenis penyimpanan, yakni :

•  dingin (bersuhu 32-39 F), penyimpanan di ruang yang lembab
•  beku (bersuhu 40-50 F), penyimpanan di ruang yang lembab
•  dingin, ruang penyimpanan yang kering
•  hangat (50-60 F), penyimpanan di ruang kering

Biasanya, kulkas diatur pada suhu sekitar 34 F. Sayuran paling baik disimpan di bagian rak kulkas (rak yang kebanyakan berada di bagian kulkas paling bawah). Rak kulkas biasanya memiliki pengendalian kelembaban yang dirancang khusus. Jika memungkinkan, simpan sayuran di suhu ruangan yang lembab.

Contoh sayuran yang paling baik disimpan di tempat yang sangat lembab dan sejuk atau suhu yang dingin (kulkas) diantaranya : apel, brokoli, wortel, kubis, dan terong. Produk sayuran yang paling baik disimpan di ruang dengan suhu dingin dan kelembaban yang rendah : bawang merah dan bawang putih. Produk yang paling baik disimpan di tempat yang kering dengan suhu hangat diantaranya : cabai merah, labu kuning, dan ubi jalar.

Setiap sayuran yang sudah dicuci dan dibelah (dikupas) sebaiknya dimasukkan kedalam kulkas agar lebih aman dan awet. Masukkan sayuran yang sudah dibuka kedalam kantong plastik untuk mempertahankan kesegaran dan membatasi kontak dengan udara. Pastikan untuk memisahkan sayuran dari daging dan produk susu di dalam kulkas untuk menghindari kemungkinan terkontaminasi bakteri.

Pembekuan

Hampir semua buah dan sayur juga bisa disimpan di freezer (pembeku di kulkas). Cara ini biasanya tidak akan mengurangi manfaat kesehatan atau kandungan vitamin dari buah dan sayur tersebut. Freezer sangat bagus untuk menyimpan buah atau sayur musiman untuk dimakan nanti setelah tidak musimnya lagi.

Hindari untuk membekukan buah yang belum matang, karena bisa saja matang dengan tidak tepat saat dikeluarkan dari freezer. Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan selada, sebaiknya jangan dibekukan. Cara terbaik untuk membekukan buah dan sayur adalah dengan menaruhnya di wadah kedap udara.

Hal yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas

Beberapa jenis produk sayur dan buah akan lebih baik jika dibiarkan diluar dan tidak disimpan di dalam kulkas. Sebaliknya, simpan mereka di tempat yang kering dan sejuk. Misalnya saja, tomat, pisang, kentang, lemon, dan jeruk nipis. Terutama tomat, karena mereka akan kehilangan rasa dan gizinya jika dimasukkan di kulkas. Teksturnya juga bisa berubah menjadi berkerut dan layu. Buah yang masih utuh secara umum tidak perlu di kulkas. Meski begitu, kulkas akan menahan proses kematangannya, sehingga akan membuat buah-buahan tidak lekas busuk dan lebih awet.

1 comment… add one

Leave a Comment