Daftar Makanan Yang Paling Bikin Kita Ketagihan

by Ummi on March 31, 2017

Apakah makanan kesukaanmu ? cokelat, keripik kentang, atau humberger? Benarkah makanan bisa membuat kita ketagihan / kecanduan dan tak bisa lepas darinya? Para pakar mengatakan, “Bisa”. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang benar-benar memiliki efek mirip narkotika pada otak kita. Jadi, ketika kamu kadang-kadang berlebihan dalam makan fast foods atau cheesecake, ingatlah bahwa itu bukan hanya karena kurangnya kemauan dari dirimu untuk berhenti memakannya. Itu merupakan reaksi kimiawi.

daftar makanan adiktif

Apakah kamu penasaran dengan makanan apa saja yang paling bikin kita ketagihan ? simak ulasannya berikut ini :

Roti, pasta, kentang, dan nasi

Akhir-akhir ini, tentu kita sering mendapat publikasi akan banyaknya keuntungan dari diet rendah karbohidrat, namun banyak dari kita yang tak bisa pisah dari yang namanya kentang goreng, fettucini, atau nasi putih.

Memakan karbohidrat akan memproduksi energi fisik alami yang tinggi yang disebabkan oleh pelepasan dopamin. Tubuh manusia sangat suka perasaan senang dan mulai menginginkan lebih dari itu. Baik penggunaan kokain dan konsumsi karbohidrat memiliki efek yang sama pada pusat kesenangan otak. Sebenarnya, jika ide makan cupcake cokelat (mac dan keju atau donat) pernah melompat ke kepalamu saat kamu merenungkan tagihan pajak atau berpikir tentang cucian kotor, maka itu adalah penebusan hutang otakmu dengan keinginan untuk makan sesuatu. Dapatkah kamu berhenti dan mulai melewati kecanduan karbohidrat? Tentu kamu bisa. Beberapa gejala ketagihan karbohidrat meliputi kecemasan, sakit kepala dan mudah marah.

Keripik kentang dan camilan asin lainnya

Garam hadir secara alami dalam banyak makanan yang kita makan, namun manusia menambahkan lebih banyak lagi garam. Asin adalah salah satu rasa dasar yang dirasakan oleh selera kita, dan asin bisa bekerja sama dengan rasa manis dan asam untuk membawa dimensi baru ke dalam citarasa makanan. Meski begitu, makan terlalu banyak garam pada akhirnya dapat menghambat kemampuan tubuhmu untuk menyingkirkan kelebihan garam.

Seperti halnya ketergantungan pada alkohol atau rokok, ada komponen baik psikologis maupun fisiologis untuk kecanduan garam. Kamu mendambakan garam dalam dietmu karena rasanya yang enak, dan perasaan menyenangkan tersebut bereaksi dengan pusat reward otak, sehingga sulit untuk mengontrol konsumsi garam, bahkan ketika kamu sadar bahwa kamu harus berhenti.

Setelah kamu menelan terlalu banyak garam, ginjal akan mencoba untuk membuang kelebihan nya melalui urinmu. Bila ginjal tidak bisa mengatasi, rencana B adalah untuk menyimpan kelebihan garam di antara sel-sel tubuhmu untuk sementara waktu. Jika kamu seorang pecandu garam kronis, ginjalmu mungkin tidak pernah bisa mengejar ketinggalan. Hal ini menyebabkan masalah seperti kekurangan kalium, retensi air, tekanan darah tinggi dan bahkan gagal jantung kongestif.

Jika hobimu adalah makan makanan yang asin dan ngemil keripik kentang atau keripik singkong atau cemilan asin lainnya, maka terimalah fakta bahwa kamu adalah salt-holic (pecandu garam). Cobalah untuk menguranginya sekarang, dan sementara itu makanlah satu atau dua buah pisang sehari. Pisang membantu mentralkan beberapa efek negatif dari kelebihan garam dalam system tubuhmu dengan cara mengembalikan cadangan kalium (potassium) tubuhmu.

Permen karet

Permen karet di saku bajumu mungkin dirancang untuk membuat nafasmu tetap segar atau bahkan meredam keinginan untuk merokok. Meskipun kamu tidak menelannya, kebiasaan mengunyah permen karet dapat melibatkan beberapa masalah ketergantungan sama dengan kecanduan makanan, terutama jika kamu kecanduan permen karet manis sebagai ganti dari berbagai jenis makanan bebas gula.

Ternyata banyak kegiatan bisa menjadi kompulsif dan agak adiktif, terutama jika mereka bertindak sebagai pengganti kecanduan lainnya, seperti mengunyah permen karet. Jika kamu mengunyah permen karet ketika kamu benar-benar ingin sarapan pastry (roti-rotian), permen karet dapat berakhir menjadi pilihan yang lebih baik, tapi satu yang menghasilkan kecemasan adalah ketika kamu merasa ada yang kurang jika tidak mengunyah permen karet. Jika kamu seorang pengunyah permen karet, maka pilihlah merek yang bebas gula dan adopsi tempo mengunyah tenang yang tidak akan menimbulkan masalah rahang.

Lemak

Lemak adalah makanan lain yang dapat mempengaruhi pusat kesenangan pada otak. Ketika disandingkan dengan garam atau gula  (atau keduanya), maka itu bisa menjadi dobel kenikmatan yang tak bisa terelakkan. Industri fast food mahir dalam mengembangkan pilihan menu makanan yang menciptakan perpaduan paling bikin ketagihan dari lemak, gula, dan garam. Jadi, ekstra hati-hatilah.

Makanan yang berlabel ‘tanpa lemak, rendah lemak, atau bebas gula’

Salah satu benteng makanan yang baik untukmu, mungkin hampir sama adiktifnya seperti penjahat lain di daftar ini. Berikut adalah cara kerjanya: kamu memutuskan untuk bertanggung jawab dan makan crackers rendah lemak sebagai alternatif dari makanan sarat lemak. Apa hasilnya? Kamu akan berakhir makan dua kali lebih banyak crackers (atau lebih) karena kamu pikir merek rendah lemak yang kamu pilih adalah pilihan yang lebih sehat dengan ruang gerak kalori sedikit. Sebenarnya, makanan rendah lemak hanya itu, rendah lemak. Tidak ada jaminan bahwa mereka bergizi dan juga rendah sodium dan zat aditifnya masih dipertanyakan. Bahkan, banyak makanan diiklankan sebagai rendah lemak malah berisi jumlah natrium (sodium) yang meningkat untuk menambah rasa.

Cokelat

Ada alasan mengapa begitu banyak orang memanggil dirinya sebagai ‘chocoholics’. Ketika kita makan cokelat dan makanan manis atau berlemak lainnya, maka akan mengeluarkan serotonin ke otak. Serotonin mempengaruhi sel otak yang berkaitan dengan suasana hati, nafsu makan, perilaku sosial, dan bahkan hasrat seksual. Jadi, ketika makan cokelat, kita benar-benar merasa lebih bahagia. Kemudian, kita mendambakan perasaan tersebut saat kita tidak makan cokelat, sehingga ingin terus makan cokelat lagi dan lagi.

Dalam banyak wanita, ngidam coklat ini benar-benar terjadi secara bulanan, yang menunjuk pada hubungan hormonal. Banyak orang melaporkan ngidam cokelat – dan perasaan senang – selama episode gangguan afektif musiman dan sindrom pramenstruasi. Ketika kamu mengklaim kamu menyukai cokelat, mungkin itu benar-benar serius.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2