Definisi, sejarah dan penggunaan Antibiotik

by Ummi on June 27, 2015

Sejarah singkat Antibiotik

Antibiotik ditemukan tidak sengaja oleh seorang ilmuan ahli mikrobiologi dari inggris bernama Alexander Fleming september tahun 1928.Dalam dunia medis tibiotik merupakan penemuan terbesar.Karena antibiotik juga bisa menyelamatkan milliaran nyawa.Sebelum ditemukan antibiotik, kematian adalah salah satu efek jenis-jenis infeksi penyakit yg tidak bisa disembuhkan.

Pengertian Antibiotik

Awal dari ditemukannya antibiotik yaitu ketika Alexander melakukan beberapa penelitian bakteri stephylococcus dan lupa membersihkan ketika meninggalkannya, sehingga lama-lama terkontaminasi jamur penicillium chrysogenum. Ketika Alexander berniat melanjutkan penelitian, melihat bakteri menjadi terhambat karena terkontaminasi jamur. Oleh karena itu, penelitian untuk mengetahui kandungan senyawa pada jamur penicillium chrysogenum pun terus dilakukan. Karena Alexander terkendala cara budidayanya, maka penelitian dihentikan. Dilanjutkan oleh Howard Florey dan Ernest B. Chain. Untuk mengobati berbagai macam penyakit mereka berhasil memurnikan jamur penicillin.

Nobel Prize In Medical adalah penghargaan yang diberikan kepada Alexander Fleming atas jasanya penemuan tersebut pada tahun 1945 bersama Florey dan Chain yang disebut Antibiotik.

Apa sih Antibiotik itu?

Antibiotik termasuk senyawa, meliputi senyawa baik sintetik maupun alami. Antibiotik memiliki efek menekan dan menghentikan organisme yang melakukan proses biokimia, seperti proses infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Oleh karena itu, banyak penyakit infeksi yang dalam penyembuhannya menggunakan antibiotik. Secara rekayasa genetika dan bioteknologi juga dapat digunakan untuk seleksi transforman. Cara kerja antibiotik sama dengan pestisida yaitu dengan memutus rantai metabolisme dan hanya bakteri sebagai targetnya. Meskipun demikian tidak sama dengan desinfektan. Desinfektan menciptakan lingkungan tidak wajar bagi kuman untuk membunuhnya. Berbeda dengan perawatan yang menggunakan racun. Oleh karena itu, antibiotik disebut sebagai “panah ajaib”. Antibiotik memiliki keefektifan dalam melawan berbagai macam bakteri. Antibiotik membunuh bakteri gram negatif dan positif, bergantung dimana lokasi yang terkena infeksi maka antibiotik akan membidik lokasi tersebut.

Bagaimana cara menggunakan antibiotik yang baik dan benar?

  • Sebelum kamu mengkonsumsi antibiotik, sebaiknya ketahui jenis-jenis antibiotik dan fungsinya masing-masing.
  • Setiap kali anda merasa tidak enak badan atau sakit badan, jangan serta merta langsung minum antibiotik. Kenali terinfeksi tidaknya oleh bakteri.
  • Meskipun anda merasa sudah sembuh tetap harus menghabiskan resep antibiotik dari dokter.
  • Bertanyalah kepada apoteker jika anda memang masih ragu.
  • Meskipun anda memiliki teman atau saudara yang mempunyai gejala yang hampir sama, jangan serta merta langsung memberikan karena untuk orang lain belum tentu tepat.
  • Hubungi dokter adalah hal terpenting jika kondisi anda belum membaik meskipun anda sudah menggunakan antibiotik dengan benar.
  • Untuk kasus yang ringan bisa dengan diminum atau makan, akan lebih efektif. Dan untuk kasus yang lebih serius dapat melalui infuse (intravena).
  • Antibiotik juga dapat digunakan dalam satu tempat, contohnya seperti tetesmata dan salep.