Efek Negatif Ponsel Bagi Kesehatan

by Ummi on May 25, 2016

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, menjadikan smartphone sebagai salah satu item yang tak bisa kita tinggalkan. Bayangkan saja, pada bukan Januari 2014, dilaporkan bahwa 90% orang dewasa di AS memiliki smartphone, 32% memiliki eReader, dan 42% memiliki tablet, menuurut survey yang diadakan oleh Pew Internet & American Life Project Survey. Ini membuktikan bahwa betapa smartphone kini sudah sangat populEr dan menjadi gaya hidup yang tak bisa terpisahkan.

efek negatif ponsel

Orang-orang secara terus menerus mengecek ponselnya untuk melihat pesan masuk, panggilan atau notifikasi, bahkan ketika ponsel sedang tak berdering atau bergetar sekalipun. Kecanduan akan smartphone secara tidak sadar akan menghancurkan kesehatanmu. Paparan radiasi elektromagnetik dalam jangka panjang dari ponsel bisa berbahaya bagi kesehatanmu dalam berbagai macam cara. Banyak pula penelitian yang menunjukkan akan dampak negatif ponsel terhadap kesehatan. Berikut adalah beberapa efek negatif ponsel terhadap kesehatan yang perlu kamu waspadai :

Membuat susah tidur

Menggunakan ponsel di malam hari dapat menghambat tidurmu. Pancaran cahaya yang berasal dari ponsel mempengaruhi ritme sirkadian tubuh dan menaikkan produksi hormon yang mempromosikan kewaspadaan. Selain itu, jika kamu tetap memegang ponsel di tempat tidurmu, maka ada kemungkinan tinggi kamu bisa terbangun di tengah malam karena adanya dering ponsel dan getaran.

Menurut sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam BMC Public, gangguan tidur serta stres dan gejala depresi telah dikaitkan dengan penggunaan telepon seluler. Dalam penelitian ini, mereka mempelajari kebiasaan orang dewasa muda (berusia 20 sampai 24 tahun) selama 1 tahun. Studi lain 2015 diterbitkan dalam Pediatrics menemukan bahwa tidur di dekat layar kecil, tidur dengan adanya TV di kamar dan lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar, bisa dikaitkan dengan jangka waktu tidur yang lebih pendek.

Selain itu, sebuah studi 2014 yang diterbitkan Journal of Microscopy and Ultrastructure melaporkan bahwa anak-anak menyerap lebih banyak radiasi microwave daripada orang dewasa. Oleh karena itu, orang tua harus tegas tentang berapa lama anak-anak mereka boleh menggunakan ponsel. Hindari menggunakan ponsel di malam hari untuk menikmati tidur yang nyenyak. Ingatlah bahwa sulit tidur dan gangguan tidur adalah penyebab langsung dari sindrom metabolik, dan sekelompok penyakit seperti obesitas, diabetes, hipertensi, tingginya tingkat kolesterol jahat, trigliserida tinggi dan lemak perut berlebihan.

Meningkatkan masalah jantung

Radiasi dari ponsel juga tidak baik untuk kesehatan jantungmu. Energi elektromagnetik yang dipancarkan oleh ponsel menyebabkan oksidasi dan melemahkan membran sel. Radiasi yang dipancarkan oleh telepon nirkabel, termasuk ponsel, menyebabkan penyimpangan jantung, menurut sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam European Journal of Oncology.

Sebuah studi 2012 yang dipublikasikan dalam Annals of Medical & Health Sciences Research melaporkan bahwa energi elektromagnetik yang dipancarkan dari ponsel berbahaya untuk orang dengan penyakit jantung iskemik karena bisa mengubah aktivitas elektrokardiografi. Baru-baru ini, studi 2013 yang diterbitkan oleh American Society for Hypertension menunjukkan bahwa penggunaan ponsel menyebabkan tekanan darah tinggi. Melihat dampak negatif penggunaan ponsel terhadap kesehatan jantungmu, maka hindari untuk tetap meletakkan ponsel dalam saku depan kemejamu. Orang dengan alat pacu jantung juga harus ketat mengikuti aturan ini.

Mengganggu pendengaran

Radiasi berbahaya yang dipancarkan oleh ponsel dapat merusak jaringan halus dari telinga bagian dalam. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran frekuensi tinggi. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam elektromagnetik Biologi dan Kedokteran menunjukkan bahwa tingkat gangguan pendengaran yang lebih tinggi terkait dengan paparan jangka panjang untuk medan elektromagnetik yang dihasilkan oleh ponsel.

Sebuah studi 2014 yang lebih baru yang diterbitkan dalam Indian Journal of Otolaryngology dan Head & Neck Surgery menunjukkan bahwa penggunaan ponsel menjadikan seseorang untuk cenderung kehilangan pendengaran di telinga dominan (telinga yang paling sering digunakan untuk ponsel). Jika saat menggunakan ponsel kamu melihat gejala seperti telinga menghangat, telinga terasa penuh dan telinga berdenging (tinnitus), maka kamu perlu mempertimbangkan sensasi ini sebagai tanda-tanda peringatan dini dari suatu kelainan pendengaran.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2