Fakta Berbagai jenis Susu Yang Perlu Kamu Tahu

by Ummi on July 12, 2015

Setelah kamu mengetahui jenis-jenis susu dan mana yang terbaik untukmu, maka akan lebih lengkap jika kamu juga mengenal lebih dalam seluk beluk tentang masing-masing jenis susu supaya lebih memperkaya wawasanmu dan lebih membuatmu mantap untuk mengkonsumsinya. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik tentang susu yang perlu kamu tahu :

fakta susu

1. Susu almond

Almond adalah salah satu jenis pengganti susu sapi yang populer dan rasanya juga lezat. Selain kamu bisa membelinya dalam kemasan siap pakai, kamu juga bisa membuat sendiri di rumah. Caranya juga tidak terlalu rumit. Sangrai almond hingga matang, lalu blender dengan ditambah air. Setelah itu saring ampasnya. Cairan hasil saringan ini diperkaya dengan berbagai nutrisi seperti kalsium, vit. D, dan antioksidan vit. E. Jika kamu ingin menambah rasa, kamu bisa menambahkan madu sebagai pemanis. Tidak ada kolesterol, lemak jenuh dan laktosa dalam susu almond. Selain itu, susu ini juga rendah kalori, karena dalam satu cangkir susu almond tanpa pemanis hanya mengandung 60 kalori. Sayangnya, susu almond tidak memiliki kandungan protein sama sekali.

2. Susu kedelai

Pada dasarnya susu kedelai diekstrak dari kedelai yang sudah matang lalu dicampur dengan air dan sedikit pemanis alami. Susu kedelai tersedia dalam pilihan tawar atau dengan tambahan pemanis, begitu juga dengan berbagai pilihan rasa seperti vanilla, coklat, dan stroberi. Susu kedelai juga rendah lemak jenuh dan tanpa kandungan kolestrol dan teksturnya sedikit lebih kental dari susu sapi. Susu ini aman bagi orang yang memiliki alergis susu atau tidak mentoleransi laktosa.

3. Susu sapi

Setelah susu diperah, susu akan melalui proses pasteurisasi, dimana susu akan dipanaskan, lalu segera didinginkan untuk membunuh bakteri seperti E. coli, salmonella dan listeria. Susu sapi adalah sumber protein hebat dan menyediakan kalsium, vit D dan K. berkat kandungan proteinnya yang tinggi, susu akan membantu pembentukan otot. Banyak pakar menyarankan untuk meminum segelas susu setelah berolahraga. Susu penuh lemak (whole milk) terbukti mampu meningkatkan sintesis protein otot, 2.8 kali lebih banyak daripada susu skim (tanpa lemak). Bahkan, susu juga dipercaya bisa membantu menurunkan berat badan. Sebuah studi di University of Tenesse menemukan bahwa orang yang kelebihan berat badan yang minum 3 sajian susu kaya kalsium setiap hari, menurunkan lebih banyak berat dibanding orang yang melakukan diet yang sama tapi tidak minum susu.

4. Susu beras

Susu beras terbuat dari sebagian beras yang digiling dengan air, dan ini merupakan produk jenis susu yang paling tidak memicu alergi. Susu beras tersedia dalam berbagai rasa seperti coklat dan vanilla. Seperti halnya susu kedelai dan susu almond, kamu tidak perlu menyimpannya di kulkas hingga kamu membukanya. Meski tidak mengandung protein, tapi sebagai gantinya susu beras tidak mengandung lemak jenuh dan bebas kolesterol.

5. Susu segar

Susu ini juga berasal dari sapi, namun perbedaannya dengan susu sapi reguler, susu ini tidak mengalami proses pasteurisasi. Dan susu ini mengandung lebih banyak kalori dan lemak dibanding susu yang dipasteurisasi. Sementara para pendukung mengatakan bahwa proses pasteurisasi akan menghancurkan bakteri bermanfaat dan hal lain yang membantu pencernaan, pakar kesehatan meragukan susu yang tidak dipasteurisasi. Hal tersebut bisa membuatmu beresiko menderita penyakit keracunan makanan atau infeksi serius.