Gejala, Penyebab & Cara Alami Atasi Dehidrasi

by Ummi on May 7, 2015

Dehidrasi akan terjadi saat tubuh kita kehilangan lebih banyak cairan dibandingkan dengan cairan yang telah masuk. Tetap terhidrasi sangatlah penting untuk untuk keseluruhan kesehatan. Setiap sel dalam tubuh kita pasti membutuhkan air, bersamaan dengan oksigen agar dapat berfungsi dengan baik. Siapapun bisa terserang dehidrasi, namun yang paling rentan adalah bayi, anak kecil, manula, seseorang dengan penyakit kronis dan atlet.

Gejala, Penyebab & Cara Alami Atasi Dehidrasi

Beberapa penyebab umum dari dehidrasi adalah olahraga berat dalam cuaca yang panas, diare, muntah-muntah, keringat berlebih, dan sering buang air kecil. Gejala dehidrasi bisa berbeda-beda tergantung dengan kondisinya apakah ringan atau parah. Beberapa gejala dehidrasi ringan hingga menengah adalah mulut kering, kelelahan, haus, air kencing sedikit, kulit kering, sakit kepala, sembelit, kram otot, dan mata berkunang-kunang. Sedangkan gejala dari dehidrasi yang parah atau kronis adalah kehausan yang ekstrim, linglung, tidak bisa kencing, mulut super kering, kulit mengkerut, detak jantung cepat, tekanan darah rendah, nafas tersenggal-senggal, hingga pingsan.

Jika dehidrasi tidak segera mendapatkan perawatan yang intensif bisa menyebabkan beberapa komplikasi. Untuk dehidrasi yang parah, segera hubungi tim medis untuk perawatan lebih lanjut. Sedangkan untuk dehidrasi ringan, kamu bisa mengatasinya dengan beberapa ramuan alami sebagai berikut;

  1. Tingkatkan asupan air

Langkah pertama merawat dehidrasi adalah dengan meningkatkan asupan air. Air putih biasanya sudah bisa menghidrasi kembali orang dewasa. Minumlah air putih sedikit tapi sering selama 9 hari (kurang lebih 8-10 gelas). Jangan lupa, minum juga minuman yang mengandung elektrolit/ karbohidrat. Selingi juga dengan es krim terbuat dari jus buah segar dan air es dingin dalam botol. [Baca juga; Manfaat Air Putih]

  1. Minum oralit

Penggunaan oralit sangat penting saat menderita dehidrasi. Salah satu cara mudah untuk mendapatkannya adalah dengan membuat sendiri oralit di rumah. Caranya; tambahkan ½ sdt garam dan 6 sdm gula pasir atau gula aren ke dalam 4 cangkir air putih. Aduk rata hingga garam dan gula larut sepenuhnya. Minum beberapa kali sehari hingga kamu pulih. Kalau tidak mau ribet, kamu bisa membeli oralit di toko atau apotek terdekat.

  1. Konsumsi yogurt

Yogurt adalah sumber yang baik dari elektrolit. Ditambah lagi yogurt juga bisa menenangkan perut dan mudah dicerna. Makanlah secangkir yogurt tawar beberapa kali sehari, kamu juga bisa menambahkan keju cottage ke dalamnya.

  1. Makan buah dan sayuran berair

Saat menderita dehidrasi ringan hingga sedang, tingkatkan asupanmu akan sayur dan buah yang kaya kandungan airnya. Menurut sebuah study di University of Aberdeen Skotlandia pada tahun 2009, buah dan sayuran yang tinggi kadar airnya adalah semangka, jeruk, stowberry, timun, anggur, papaya, bayam, tomat dan selada air. Sedangkan pisang adalah pilihan buah lain yang bisa kamu makan untuk merawat dehidrasi ringan. Dehidrasi menyebabkan hilangnya mineral seperti potassium dalam tubuh. Berhubung pisang kaya akan potassium, makanya buah ini bisa membantu mengisi kembali mineral penting ini. Selain itu, pisang juga bisa mengembalikan fungsi otot yang kram akibat kehilangan air berlebihan selama dehidrasi. Makanlah hingga 2 buah pisang sepanjang hari atau minumlah smoothies pisang.

  1. Minum air kelapa

Manfaat air kelapa memang sangat banyak sekali, salah satunya adalah mengatasi dehidrasi. Hal ini disebabkan dalam air kelapa terdapat elektrolit tinggi sehingga menjadikannya salah satu minuman yang ampuh untuk mengatasi dehidrasi. Air kelapa juga relatif lebih rendah kalori dan gulanya. Minum segelas air kelapa muda untuk menghidrasi kembali tubuhmu dengan cepat.