Hal-Hal Yang Bisa Melemahkan Sistem Daya Tahan Tubuh

by Ummi on May 2, 2016

Memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan sehat adalah kunci penting dari kesehatan tubuh kita. Jika daya tahan tubuhmu lemah, maka kamu bisa cenderung mudah terkena flu, demam, batuk atau penyakit umum lainnya yang sedang mewabah.

Sistem imun melibatkan banyak struktur biologis dan berlangsung di bagian dalam tubuh. Ketika sistem ini berfungsi dengan baik, maka ia akan membantu melawan mikroba atau organisme berbahaya lain yang bisa menyebabkan penyakit dan infeksi. Jadi bisa dikatakan sistem imun adalah sistem pertahanan utama tubuhmu yang sebenarnya. Berhubung sistem imunmu melakukan banyak sekali tugas untuk bisa menjagamu terbebas dari berbagai macam penyakit, maka sangat penting untuk menjaganya tetap kuat dan sehat.

Pada kenyataannya, sistem daya tahan tubuh yang lemah akan mengakibatkan tubuh tidak kuat melawan kuman dan bakteri yang bersinggungan dengan kita setiap harinya, membuat kita semakin rentan terserang penyakit. Setiap orang terlahir dengan level imunitas ynag berbeda-beda. Beberapa orang memiliki sistem imun yang lebih kuat dibandingkan dengan yang lain. Dan ada banyak pula hal-hal yang bisa membahayakan sistem daya tahan tubuhmu dan membuatnya lemah. Berikut akan kami ulas tentang hal-hal yang bisa melemahkan sistem daya tahan tubuh agar bisa kamu waspadai :

Merokok dan terpapar asap rokok

Menghisap rokok baik dari batang rokok ataupun pipa rokok, bisa memberikan dampak langsung pada fungsi daya tahan tubuh. Asap rokok bisa mendorong produksi sejumlah besar zat pro-inflamasi cytokine dan bahkan meningkatkan reaksi hipersensitivitas daya tahan tubuh. Zat kimia berbahaya yang terdapat dalam asap rokok melemahkan pertahanan bawaan tubuh terhadap patogen dan mempromosikan autoimunitas.

Studi 2014 yang terbit di jurnal Annals of the American Thoracic Society menyorot fakta bahwa asap rokok memiliki efek penekan imun (immunosuppressive). Asap rokok dapat mempengaruhi baik imunitas bawaan maupun adaptif. Bahkan, anak-anak yang terpapar asap rokok dari perokok juga bisa menderita gejala gangguan pernapasan atas yang berulang.

Jika kamu seorang perokok, maka kamu harus segera berhenti. Kamu juga harus mencoba untuk menghindari asap rokok dengan membuat rumahmu menjadi zona bebas asap rokok, serta hanya mengunjungi mal, hotel dan restoran yang memiliki zona bebas asap rokok.

Menghindari sinar matahari

Terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet (UV) matahari bisa merusak kulit begitu pula kesehatanmu secara menyeluruh. Demi alasan inilah, banyak orang yang menghindari sinar matahari sepenuhnya. Namun hal itu, ternyata juga bisa membahayakan sistem imunmu. Sinar matahari membantu membangun sistem daya tahan tubuh. Ketika terpapar sinar matahari, tubuh akan membuat vitamin D, yang penting bagi fungsi sel T agar lebih baik yang berkontribusi besar pada pertahanan imunitas. Plus, vitamin D juga berperan penting dalam metabolisme kalsium dan tulang.

Studi 2011 yang terbit di the Journal of Investigative Medicine melaporkan bahwa vitamin D penting untuk modulasi respon imun bawaan dan adaptif. Kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko infeksi serta banyak penyakit autoimun yang lain. Untuk membantu tubuh memproduksi cukup vitamin D, maka nikmatilah sinar matahari pagi (tanpa tabir surya) selama 10 sampai 15 menit setiap hari. Hindari sinar matahari selama jam sibuk yakni antara jam 10:00-16:00, tetapi jika kamu berada di luar di bawah sinar matahari selama waktu itu, maka jangan lupa untuk memakai tabir surya.

Mengalami emosi negatif

Emosi negatif seperti stress, sedih, takut, marah, dan cemas, bisa menurunkan sistem daya tahan tubuhmu. Ketika kamu sedang dibawah tekanan, level kortisol di dalam tubuh akan naik. Kortisol bisa mengubah respon sistem kekebalan tubuh serta menekan sistem pencernaan, sistem reproduksi dan proses pertumbuhan. Selain itu, tingkat kortisol yang tinggi dapat mengurangi produksi prostaglandin ‘baik’ yang mendukung fungsi kekebalan tubuh. Telah ditemukan bahwa stres kronis bahkan bisa membuatmu lebih rentan terhadap pilek dan flu, serta masalah kesehatan lain yang lebih serius seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit lainnya.

Untuk mengurangi stres, berlatihlah gerakan yoga, meditasi, pijat, aromaterapi dan tertawa. Bahkan, tertawa adalah obat yang baik untuk melawan stres serta emosi negatif lainnya. Sebuah studi 2001 yang diterbitkan dalam Terapi Alternatif Kesehatan dan Obat-obatan menunjukkan bahwa tertawa memiliki efek positif pada sistem kekebalan tubuh yang berlangsung selama 12 jam.

Mengabaikan kebersihan diri

Kurangnya kebersihan pribadi secara tidak langsung bisa mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Gaya hidup yang tidak higienis akan mengekspos tubuh untuk serangan kuman yang lebih berbahaya, sehingga membuatmu lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit. Di sisi lain, kebersihan yang tepat membantu mencegah infeksi dan penyakit dengan menghilangkan kuman dan bakteri. Kamu juga harus selalu ingat bahwa virus dan bakteri bisa hadir di mana-mana dan tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk menyerang tubuhmu.

Meski begitu, terlalu higienis juga dapat memiliki dampak negatif pada kekebalan tubuhmu. Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Clinical and Experimental Allergy menunjukkan bahwa kurangnya paparan virus dan bakteri selama masa kanak-kanak bisa meningkatkan risiko penyakit autoimun. Kebiasaan pribadi seperti menyikat gigi dua kali sehari, mencuci tangan sebelum makan, menjaga kuku tetap rapi dan bersih, mandi setiap hari, memasak makanan di rumah secara higienis dan mencuci pakaian secara teratur dapat menjauhkan tubuh dari infeksi. Praktekkanlah kebersihan pribadi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan ajarkan anak-anak kebiasaan kebersihan yang baik.

Menggunakan makeup beracun dan produk pembersih

Kebanyakan orang pasti menggunakan makeup atau produk pembersih setiap harinya. Beberapa dari produk ini, seperti body wash, losion, shampoo, kosmetik, dan bahkan pasta gigi sangat tinggi akan racun dan bahan kimia berbahaya yang bisa melemahkan sistem imunmu.

Bahkan, penggunaan produk-produk berbahaya seperti itu pada kulit atau kulit kepala lebih merugikan tubuh daripada yang pernah kamu bayangkan selama ini. Bahan kimia berbahaya pada kulit bisa diserap ke dalam aliran darah tanpa penyaringan apapun. Ini memiliki dampak langsung pada seberapa baik fungsi sistem kekebalan tubuhmu. Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam Journal of Hospital Infection melaporkan bahwa paparan teratur terhadap produk kebersihan berbasis alkohol menyebabkan hilangnya lapisan pelindung alami kulit. Pada gilirannya ini membuatmu lebih rentan terhadap bakteri, jamur dan virus.

Bahan kimia lainnya, seperti imidazolidinyl urea, DMDM hydantoin dan triclosan riclosan, yang digunakan dalam produk makeup dikaitkan dengan penekanan pada sistem kekebalan tubuh serta masalah kanker dan kesehatan lainnya. Buang semua produk make up berbasis bahan kimia berbahaya demi penampilan yang terlihat alami jika kamu bisa. Jika diperlukan, pilihlah produk dengan bahan kimia yang lebih sedikit dan biasakan untuk membaca daftar bahan sebelum membeli sesuatu.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2