Jenis-jenis Antibiotik dan fungsinya masing-masing

by Ummi on June 25, 2015

Kalau kita berobat ke dokter, biasanya pak dokter akan memberikan pula obat antibiotik. Nah sebenarnya, apa sih antibiotik itu dan fungsinya untuk apa?

Jenis-jenis Antibiotik dan fungsinya masing-masing

Untuk mencawab pertanyaan ini, sebaiknya kita ketahui jenis-jenis antibiotik dulu. Sebenarnya ada ratusan jenis antibiotik, kebanyakan antibiotik dari jenis dan penggolongannya diklasifikasikan menjadi 7 kelompok. Apa saja jenisnya,baca dibawah ini;

  • Antibiotik Penisilin
    Antibiotik ini digunakan untuk mengobat infeksi tertentu, seperti : radang tenggorokan,infeksi kulit,infeksi dada,infeksi saluran kemih,mata,gigi,telinga. Penisilin yang sering digunakan adalah antibiotik amoxicillin dan flukloksasillin. Karena sering digunakan maka akan menimbulkan masalah bahwa beberapa jenis bakteri telah menjadi kebal.
    2 dari 30 orang akan mengalami reaksi alergi setelah menggunakan obat penisilin dan sebagian orang akan mengalami reaksi alergi antibiotik yang cukup serius (anafilaksis). Penting untuk memberi tahu dokter atau profesional kesehatan yang sedang merawat anda jika anda mengalami reaksi alergi terhadap antibiotik penisilin. Seringkali untuk penggunaan penisilin diberikan dengan mengkombinasikan berbagai jenis antibiotik lainnya.
  • Antibiotik Sefalosporin
    Antibiotik ini merupakan spektrum luas. Jenis antibiotik ini sangat efektif dalam pengobatan berbagai jenis infeksi yang lebih serius seperti: pneumonia,septicemia(infeksi darah),meningitis(infeksi lapisan terluar otak dan sumsum tulang belakag)
    Contoh dari antibiotik sefalosporin yaitu cefixime dan cefalaxim. Apabila anda memiliki alergi terhadap penisilin anda kemungkinan bisa juga alergi terhadap sefalosporin. Efek dari antibiotik ini adalah ruam,diare,kejang perut,demam,dll.
  • Antibiotik Aminoglikosida
    Antibiotik ini merupakan jenis yang sering digunakan untuk resep. Jika mengkonsumsi aminoglikosida secara terus menerus ,anda patut berwaspada karena aminoglikosida dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal maupun pendengaran. Oleh karena itu jenis antibiotik ini akan digunakan hanya untuk mengobati penyakit yang sangat serius seperti meningitis,genorhea,dll. Cara kerja aminoglikosida dengan cepat akan memecah sistem pencernaan. Amonoglikosida lebih sering diberikan melalui suntikan dan tetes.
  • Antibiotik Tetrasiklin
    Antibiotik ini merupakan jenis lain antibiotik spektrum luas. Yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi seperti infeksi telinga tengah,pernapasan,saluran kemih,dll. Tetrasiklin juga merupakan salah satu obat antibiotik untuk pengobatan jerawat yang sudah parah atau yang kita kenal rosacea dengan bintik bintik dan kemerahan pada kulit. Ini dianggap cukup beracun sehingga banyak digunakan pada permukaan kulit saja. Tetrasiklin juga memiliki efek samping seperti kerusakan pada ginjal dan saraf.
  • Antibiotik Makrolida
    Antibiotik makrolida memiliki manfaat mengobati infeksi dada dan paru paru. Makrolida juga menjadi pengobatan alternatif bagi sebagian besar orang orang yang memiliki riwayat  alergi penisilin dan orang orang yang kebal terhadap obat penisillin. Contoh dari antibiotik makrolida seperti spiramisin dan eritromisin. Mual,diare,ganngguan pencernaan adalah salah satu efek samping dari antibiotik ini. Untuk itu wanita hamil dan menyusui tidak direkomendasikan untuk mengkonsumsi obat ini.
  • Antibiotik Fluroquinolones
    Antibiotik ini adalah golongan terbaru dari anitibiotik. Satu satunya antibiotik yang secara langsung menghentikan sintetis DNA bakteri. Contoh fluroquinolones adalah ciprofloxacin dan floksasin. Kebanyakan obat ini diberikan secara oral(diminum langsung). Obat ini dianggap relatif lebih aman tetapi tidak direkomendasikan untuk wanita hamil dan anak anak karena diduga dapat mempengaruhi pertumbuhan tulang. Efek samping yang ditimbulkan fluroquinolones adalah mual,muntah,diare,dll.
  • Antibiotik Sulfonamida
    Jenis obat ini sangatlah efektif untuk pengobatan ginjal. Namun juga dapat memiliki efek berbahaya pada ginjal. Pasien diharuskan untuk minum sejumlah besar air sebagai pencegah pembentukan kristal obat. Gantrisin adalah salah satu obat sulfa yang paling sering digunakan.

Ini semua adalah jenis-jenis antibiotik yang ada pada obat-obat kimiawi. Sedangkan untuk antibitik alami, bisa kamu baca pada artikel; 7 Antibiotik Alami Terbaik.