Jenis Kanker Yang Paling Mematikan

by Ummi on August 4, 2016

Kanker! Mendengar namanya saja, tentu banyak orang pasti ngeri, apalagi jika harus mengalaminya. Meski teknologi ilmu kedokteran semakin berkembang pesat, namun ada sebagian jenis kanker yang tetap sulit untuk disembuhkan dan ditemukan obatnya. Ada banyak sekali jenis kanker, mulai dari kanker payudara, kulit, paru-paru, ovarium, usus, dan masih banyak lagi. Penasaran dengan jenis kanker apa saja yang paling fatal dan mematikan? Simak daftarnya berikut ini :

Kanker pankreas

Tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun: 7.2 %

Resiko seumur hidup : 1 dari 65 penderita

Pankreas adalah organ kecil yang bentuknya seukuran jari yang terletak di belakang perut. Pankreas bertugas untuk membantu pencernaan, dan juga mengeluarkan hormon seperti insulin yang mengendalikan kadar gula darah dan metabolisme.

Riwayat keluarga adalah salah satu faktor risiko terbesar bagi kanker pankreas. Jika kamu menderita diabetes, riwayat masalah perut, atau sirosis hati, maka semuanya itu bisa terkait dengan risiko yang lebih besar untuk penyakit kanker ini, yang cenderung bisa menyerang di kemudian hari. (rata-rata orang yang terdiagnosa kanker berusia 71 tahun). Meski beberapa tes terbaru bisa membantu dengan deteksi dini, namun kanker pankreas benar-benar bisa mematikan karena itu sulit diketahui sebelum menyebar ke semua organ.

Kanker Mesothelioma

Tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun : 9.2 %

Resiko seumur hidup : 1 dari 40 penderita pria, dan 1 dari 710 untuk wanita

Paru-paru, jantung, dan banyak organ lain dibungkus oleh lapisan tipis dari jaringan yang disebut dengan mesothelium. Seperti namanya, mesothelioma adalah kanker dari lapisan jaringan ini. Paparan asbes menyumbang 80% pemicu dari kasus mesothelioma, menurut penelitian dari Australia. Untuk alasan inilah, mengapa orang-orang yang bekerja di perusahaan pipa, konstruksi, atau perdagangan bangunan lainnya adalah yang paling berisiko. Gejalanya bisa berupa nyeri dada, sesak napas, dan nyeri perut atau pembengkakan-tergantung pada lokasi kanker.

Kanker Hati dan saluran empedu

Tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun : 17,2%

Risiko seumur hidup: Kira-kira 1 dari 100

Organ terbesar dalam tubuhmu, yakni hati terselip di bawah paru-paru kanan. Hati memainkan peran besar dalam menghancurkan hal-hal yang kamu makan dan menarik nutrisi bermanfaat dari makananmu.

Kebiasaan minum alkohol yang berat dan diagnosis hepatitis B atau C adalah beberapa faktor risiko terbesar untuk kanker hati. Begitu juga kondisi hati yang lain seperti sirosis. Ketika berbicara tentang tanda-tanda peringatan, diantaranya adalah kehilangan berat badan drastis yang tiba-tiba, nafsu makan menurun, dan merasa sudah kenyang bahkan setelah makan sedikit. Meski mereka tumpang tindih dengan kondisi usus dan perut yang lain, namun banyak yang tidak serius.

Kanker paru-paru

Tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun : 17,4%

Risiko seumur hidup: 1 dari 14 untuk laki-laki, dan 1 dari 17 untuk wanita

Meski kanker payudara dan prostat lebih umum dialami, namun kanker paru-paru, menurut ACS, sejauh ini adalah penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan laki-laki dan perempuan. Seperti kanker mematikan lainnya di daftar ini, kanker paru-paru sangat sulit untuk di identifikasi hingga telah mencapai stadium lanjut, ACS melaporkan. Merokok menyumbang 80% dari kasus kanker paru-paru, dan risikomu akan semakin meningkat jika semakin kamu sering merokok dan semakin lama kamu mempertahankan kebiasaan buruk tersebut. Jika kamu salah seorang perokok berat, maka skrining untuk kanker paru-paru dapat menurunkan risiko untuk mortalitas sebesar 20%, papar ACS.

Kanker kandung empedu

Tingkat kelangsungan hidup dalam lima tahun : 17,9%

Risiko seumur hidup : Sekitar 1 dari 1.300 untuk laki-laki dan 1 dari 550 untuk wanita

Seperti halnya pankreas, kandung empedu adalah organ kecil yang terselip jauh di perutmu dan di bawah hati. Tugasnya adalah untuk memproduksi empedu, cairan lambung yang membantu sistem pencernaan dalam memecah makanan.
” Nyeri perut bagian atas yang parah, dan terus menerus dapat menjadi presentasi awal untuk kanker kandung empedu,” kata Eldon Shaffer, MD, seorang profesor dan peneliti kanker kantong empedu di University of Calgary. Peradangan kronis plus faktor genetik seperti biasanya -adalah faktor risiko terbesar ketika berkaitan dengan kanker kandung empedu, katanya.

Jenis kanker mematikan lainnya

Dalam hal tingkat kelangsungan hidup dalam kurun 5 tahun, kanker kerongkongan (17,9% survival rate), uterus (27,2%), perut (29,3%), dan otak (30,3%), serta beberapa bentuk leukemia, juga masuk dalam daftar muram ini.

Meski masing-masing kanker ini dilengkapi dengan faktor risiko dan gejala sendiri-sendiri, penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa olahraga, diet sehat, dan menjaga berat badan yang sehat adalah salah satu cara yang paling pasti untuk menurunkan risiko untuk hampir semua jenis kanker.