≡ Menu
werno-werno.com

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Leci

Buah Leci, adalah pohon buah yang bisa tumbuh di iklim tropis dan subtropis dan berasal dari Cina. Aromanya sangat mirip dengan bunga dan sering digunakan untuk memberi citarasa pada koktail dan berbagai resep makanan karena aroma uniknya, yang akan hilang jika tidak dikonsumsi saat masih segar. Buah ini telah dibudidayakan selama lebih dari 4.000 tahun di China, dan pernah dianggap sebagai kelezatan besar di Istana Kerajaan. Sekarang leci sudah dibudidayakan di banyak negara di seluruh dunia, namun produksi utama masih berada di Asia Tenggara, China, India, dan Afrika Selatan.

manfaat buah leci

Lychee terasa lembut dan pulpy, warnanya putih atau merah muda, dan ukurannya biasanya berdiameter sekitar 5 cm. Mereka sangat unggul di negara-negara di seluruh dunia karena manfaat kesehatan dan pengobatan yang mereka miliki, yang disebabkan oleh kekayaan nutrisi dan senyawa organik yang ada di dalamnya. Namun, nutrisinya jauh lebih banyak terdapat pada leci kering daripada pada leci segar, jadi jika Anda ingin mengkonsumsi ini untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, hindari bau manisnya dan biarkan buah ini menjadi kering.

Kandungan gizi buah leci

Leci dikemas dengan segudang manfaat kesehatan, mereka berasal dari vitamin, mineral, dan nutrisi dalam buah, termasuk vitamin C, vitamin B6, niasin, riboflavin, folat, tembaga, potassium, fosfor, magnesium, dan mangan. Selanjutnya, leci adalah sumber serat makanan, protein, dan sumber proanthocyanidins dan senyawa polifenol yang bagus.

Manfaat buah leci

Membantu Pencernaan

Jumlah serat makanan dalam leci yang signifikan, seperti pada kebanyakan buah dan sayuran, membantu menambahkan curah ke tinja Anda dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Ini membantu pergerakan usus agar bergerak melalui saluran pencernaan dengan lancar, dan serat juga menstimulasi gerakan peristaltik otot usus halus, meningkatkan kecepatan makanan yang melintas. Ini juga merangsang cairan lambung dan pencernaan, sehingga penyerapan nutrisi sangat efisien. Hal ini dapat mengurangi sembelit dan gangguan saluran cerna lainnya.

Meningkatkan Imunitas

Mungkin nutrisi yang paling penting dalam leci adalah vitamin C, dan buah ini memiliki lebih dari 100% kebutuhan sehari-hari asam askorbat dalam satu porsi. Ini berarti sistem kekebalan tubuh Anda mendapat dorongan besar, karena vitamin C adalah senyawa antioksidan utama dan diketahui dapat merangsang aktivitas sel darah putih, yang merupakan garis pertahanan utama sistem kekebalan tubuh.

Mencegah Kanker

Senyawa polifenol dan proanthocyanidins yang ditemukan pada leci sebenarnya lebih kuat daripada vitamin C dalam menetralkan radikal bebas dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit dan kesengsaraan. Radikal bebas adalah produk sampingan berbahaya dari metabolisme sel yang dapat menyebabkan kanker, penyakit jantung, gangguan kognitif, dan penuaan dini, di antara banyak kondisi yang tidak diinginkan lainnya. Leci adalah sumber yang kaya akan senyawa organik ini, sehingga dapat dikonsumsi sebagai tindakan pencegahan yang efektif untuk berbagai jenis kanker.

Memiliki khasiat antivirus

Proantosianidin dalam leci telah dipelajari secara ekstensif, dan mereka juga menunjukkan kemampuan antivirus. Litchitannin A2, senyawa yang ditemukan di leci, telah terhubung erat untuk mencegah penyebaran atau wabah virus, termasuk virus herpes simpleks dan virus coxsackie.

Mengendalikan Tekanan Darah

Leci memiliki banyak potasium (kalium), artinya dapat membantu tubuh dalam menjaga keseimbangan cairan; Leci juga rendah sodium, sehingga sangat membantu. Keseimbangan cairan merupakan bagian integral tidak hanya pada fungsi metabolik, tapi juga pada hipertensi. Kalium dianggap sebagai vasodilator, yang berarti mengurangi penyempitan pembuluh darah dan arteri, sehingga menurunkan tekanan pada sistem kardiovaskular. Kadar kalium pada leci kering hampir tiga kali lebih tinggi daripada pada leci segar!

Memiliki aktivitas anti-influenza

Senyawa fenolik kuat yang ditemukan di leci ini telah dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan penting, termasuk aktivitas anti-influenza, peningkatan sirkulasi darah, pengurangan berat badan, dan perlindungan kulit Anda dari sinar UV yang berbahaya saat terkena sinar matahari. Ini juga menunjukkan kemampuan antioksidan yang cukup besar, seperti asam askorbat dan proanthocyanidins lainnya pada leci.

Meningkatkan Sirkulasi Darah

Tembaga adalah mineral penting lainnya yang ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak dalam leci, dan meskipun zat besi paling sering dikaitkan dengan sel darah merah, tembaga juga merupakan bagian integral dari pembentukan RBC. Oleh karena itu, kandungan tembaga dalam leci dapat meningkatkan sirkulasi darah dan meningkatkan oksigenasi organ dan sel.

Perhatian: Karena leci merupakan sumber gula yang sangat bagus, maka bagi penderita diabetes harus berhati-hati saat mengonsumsi leci karena kadar gula darahnya tidak seimbang. Juga, leci dianggap sebagai makanan “panas”, yang berarti terkadang mereka menjadikan tingkat nutrisi tubuh menajadi tidak seimbang. Konsumsi leci yang berlebihan bisa mengakibatkan iritasi selaput mata, pendarahan hidung, demam, atau sakit tenggorokan. Namun, dalam jumlah normal, tidak ada risiko kesehatan yang melekat.

0 comments… add one

Leave a Comment