Kandungan Gizi dan Manfaat Daun Kari Untuk Kesehatan

by Ummi on September 11, 2017

Daun kari adalah daun dari pohon kari atau disebut juga dengan salam koja, yang secara ilmiah dikenal sebagai Murraya koenigii Spreng dan termasuk ke dalam famili Rutaceae. Bentuk daun ini agak mirip dengan daun salam biasa, cuma ukurannya lebih kecil dan baunya lebih tajam dari daun salam. Tanaman ini berasal dari India dan biasanya ditemukan di daerah tropis dan subtropis. Bagian yang paling berguna dari tanaman ini adalah daun, akar dan kulit kayunya.

manfaat daun kari

Daun kari selalu dicari untuk rasa dan kegunaannya yang unik dalam memasak, namun ada juga sejumlah manfaat kesehatan yang membuat mereka sangat menarik. Daunnya bisa dikeringkan atau digoreng, tergantung dari kegunaannya, dan daun kari dalam bentuk yang segar juga sangat populer, baik untuk memasak maupun jamu.

Dalam pengobatan Ayurvedic, daun kari diyakini memiliki beberapa khasiat obat seperti sifat anti-diabetes, antioksidan, antimikroba, anti-inflamasi, anti-karsinogenik dan hepato-pelindung (kemampuan untuk melindungi hati dari kerusakan). Akarnya digunakan untuk merawat nyeri tubuh dan kulit kayunya digunakan untuk mengobati gigitan ular.

Kandungan gizi daun kari

Nutrisi utama yang ditemukan pada daun yang disebut dengan curry leaves dalam bahasa Inggris ini adalah karbohidrat, energi, serat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, tembaga dan mineral. Daun ini juga mengandung berbagai vitamin seperti asam nikotinat dan vitamin C, vitamin A, vitamin B, vitamin E, antioksidan, sterol tumbuhan, asam amino, glikosida dan flavonoid. Juga, memiliki hampir nol lemak (0,1 g per 100 g) yang ditemukan di dalamnya.

Beberapa unsur kimia lain yang ada dalam daun kari termasuk alkaloid karbazol. Studi penelitian yang diselenggarakan oleh Department of Home Economics di Kenmei Women’s Junior College di Hyogo, Jepang menunjukkan bahwa alkaloid yang ditemukan di dalam daun kari memiliki sifat antioksidan. Alkaloid karbazol meliputi mahanimbin, murrayanol, mahanineoenimbin, O-methylmurrayamine A, O-methylmahanine, isomahanine, bismahanine dan bispyrayafoline. Studi lebih lanjut yang dilakukan di Departemen Hortikultura di Michigan State University menyarankan bahwa bahan kimia ini memiliki sifat insektisida dan antimikroba juga, khususnya sifat mosquitocidal.

Manfaat daun kari untuk kesehatan

Mengobati Diare

Penelitian yang dilakukan oleh Ashish Pagariya dan Maithili, V. menyimpulkan bahwa alkaloid karbazol yang ada di daun kari atau Murraya Koenigii memiliki khasiat anti-diare. Percobaan pada tikus percobaan menunjukkan bahwa ekstrak karbazol dari daun kari telah secara signifikan mengendalikan diare akibat minyak jarak. Beberapa lembar daun kari bisa digiling dan pasta daunnya bisa dimakan atau air rebusan daunnya bisa dikonsumsi untuk mengobati diare.

Khasiat anti-diabetes

Mungkin salah satu manfaat terbesar dari daun kari adalah penggunaannya dalam pengendalian diabetes. Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Biokimia dan Biologi Molekuler di Universitas Madras, Chennai telah menunjukkan bahwa sifat anti-hiperglikemik daun kari bermanfaat dalam mengendalikan kadar glukosa darah pada tikus diabetes.

Perlindungan gastrointestinal

Penggunaan daun kari direkomendasikan sebagai obat untuk masalah gastrointestinal (usus) dalam metodologi Ayurvedic. Yang penting adalah karena fakta bahwa mereka dianggap memiliki khasiat pencahar ringan. Buatlah jus dari segenggam daun kari dan tambahkan air jeruk nipis. Campuran ini harus dikonsumsi untuk gangguan pencernaan atau pasta yang dibuat dari daunnya bisa ditambahkan ke buttermilk dan diminum setiap pagi saat perut masih kosong.

Melawan kanker

Konstituen kimia yang ditemukan di daun kari seperti fenol sangat membantu dalam melawan kanker seperti leukemia, kanker prostat dan kanker kolorektal. Penelitian tentang daun ini di Departemen Kimia Medis di Universitas Mejio, Jepang menunjukkan bukti khasiat melawan kanker dalam ekstrak alkaloid karbazol dari daun kari.

Khasiat antioksidan

Penelitian yang dilakukan oleh Mylarappa B. Ningappa dkk. di Jawaharlal Nehru Center for Advanced Scientific Research, Laboratorium Parasitologi Molekuler dan Laboratorium Protein di Bengaluru, India telah mengindikasikan bahwa daun kari adalah sumber antioksidan yang baik. Kehadiran berbagai vitamin seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin E membantu mengurangi stres oksidatif dan aktivitas pemulungan radikal bebas. Daunnya bisa ditambahkan ke masakan kari, stews dan sup sayuran. Mereka juga tersedia dalam bentuk bubuk kering.

Perlindungan efek kemo dan radio terapi

Studi tentang ekstrak daun kari telah menunjukkan hasil positif dalam mengurangi efek kemoterapi dan radioterapi, sementara juga menawarkan perlindungan terhadap kerusakan kromosom, perlindungan sumsum tulang dan mencegah radikal bebas menjadi aktif dalam tubuh.

Menurunkan Kadar Kolesterol

Daun kari juga dikenal berkhasiat menurunkan kadar kolesterol LDL yang jahat. Studi yang dilakukan di Departemen Biokimia di Universitas Kerala, India telah menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk mengurangi kadar kolesterol LDL.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2