Kandungan & Manfaat Buah Cherry

by Ummi on June 5, 2016

Buah cherry, seringkali dianggap sebagai buah untuk makanan penutup, dan sangat populer di penjuru dunia berkat rasanya yang unik. Selain lezat, cherry juga sangat bermanfaat bagi kesehatan. Buah ini kaya akan antioksidan dan senyawa polifenol serta fitosterol yang menyehatkan.

manfaat ceri

Cherry juga sumber yang bagus dari serat makanan, kalium, protein, dan vitamin A dan C. Ditambah juga, mereka mengandung tembaga, mangan, magnesium, zat besi, fosfor, dan zinc. Buah cherry manis (sweet cherry) yang terbaik adalah dimakan dalam kondisi segar, sedangkan cherry asam (tart / sour cherry) seringkali digunakan dalam menu masakan atau untuk hiasan. Tart cherry juga digunakan untuk membuat jus konsentrat. Berikut adalah manfaat buah cherry bagi kesehatan :

Mengurangi lemak di perut

Lemak perut, adalah lemak yang paling keras kepala dalam tubuh, dan sulit untuk dibakar. Sekarang, kamu bisa menyingkirkan lemak di perut dengan memasukkan buah ceri dalam dietmu.Mereka memiliki konsentrasi tinggi senyawa antioksidan yang disebut anthocyanin yang membantu mengatur gen yang terlibat dalam metabolisme lemak dan glukosa.

Plus, ceri juga mengandung serat, yang akan membuatmu merasa kenyang lebih lama. Juga, mereka mengandung banyak vitamin B seperti thiamin, riboflavin dan vitamin B6, yang meningkatkan metabolisme dan membantu dalam mengubah makanan menjadi energi. Sebuah studi 2008 oleh University of Health System Michigan melaporkan bahwa tikus gemuk yang memakan bubuk tart cherry yang dicampur ke dalam diet tinggi lemak selama 90 hari, terbukti memiliki berat retroperitoneal lemak yang lebih rendah, yakni jenis lemak perut yang telah dikaitkan dengan risiko kardiovaskular sangat tinggi dan peradangan pada manusia.Selain itu, mereka secara signifikan memiliki tingkat darah, kolesterol, dan trigliserida yang lebih rendah dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi bubuk tart cherry.

Meringankan nyeri dan peradangan

Bagi mereka yang menderita nyeri, seperti nyeri artritis, maka perlu menambahkan ceri untuk diet mereka.Ceri mengandung kadar flavonoid dan antosianin yang tinggi yang memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu membalikkan kerusakan oksidatif, yang dapat meningkatkan rasa sakit dan peradangan dalam tubuh.Zat ini bahkan bisa mengurangi peradangan yang menyakitkan dengan cara mengurangi jumlah protein C-reaktif yang diproduksi dalam tubuh.

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Medicine and Sports Science melaporkan bahwa tart cherry memiliki antioksidan kuat dan efek anti-inflamasi pada pencegahan, pengobatan dan pemulihan cedera jaringan lunak dan nyeri.Plus, ceri juga membantu mengurangi kelebihan asam urat dalam darah, yang dapat menyebabkan pembengkakan, nyeri dan peradangan yang menyebabkan rasa sakit luar biasa.

Mengurangi risiko serangan asam urat

Baik tart cherry atau sweet cherry, keduanya bermanfaat dalam mengobati asam urat karena sifat antioksidan yang dimilikinya. Plus, mereka membantu mengurangi peradangan serta meminimalkan gout flare-up.Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa dengan konsumsi buah ceri mampu menurunkan plasma asam urat pada wanita yang sehat, yang semakin mendukung khasiat anti-gout ceri yang terkenal.

Sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Arthritis & Rheumatism menemukan bahwa pasien penderita gout yang mengkonsumsi ceri selama dua hari menunjukkan risiko serangan gout 35 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak makan buah ceri.Selanjutnya, studi ini menunjukkan bahwa risiko gout flare-up adalah 75 persen lebih rendah ketika asupan ceri dikombinasikan dengan obat pengurang asam- urat.Untuk pasien gout, memakan 15 sampai 20 ceri sehari sangat dianjurkan.

Membantu tidur lebih nyenyak

Tart cherry mengandung melatonin, hormon yang membantu mengatur siklus tidur-bangun tubuh dan membuatmu merasa mengantuk.Faktanya, cherry meningkatkan eksogen melatonin dalam tubuh yang bermanfaat dalam meningkatkan durasi dan kualitas tidur.Melatonin juga telah ditemukan mampu membantu mengatasi jet lag.

Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa jus tart cherry sederhana dapat meningkatkan tidur pada orang dewasa yang lebih tua yang mengalami insomnia.Kemudian, sebuah studi 2012 yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition melaporkan bahwa konsumsi jus tart cherry bermanfaat dalam meningkatkan durasi dan kualitas tidur pada pria dan wanita sehat. Studi ini menunjukkan bahwa cherry mungkin bermanfaat dalam mengelola tidur yang terganggu.Jika kamu mengalami masalah tidur, cobalah untuk minum ½ hingga 1cup jus tart cherry dua kali sehari.

Mengurangi kekakuan otot

Cherry, terutama jenis tart, memiliki efek positif pada nyeri otot. Menjadi kaya antioksidan dan anti-inflamasi, tart cherry sangat bermanfaat bagi orang yang menderita nyeri otot, arthritis atau fibromyalgia.Bahkan, ceri ini memiliki efek perlindungan dalam mengurangi kerusakan otot dan nyeri selama latihan berat.

Sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Journal of International Society of Sports Nutrition melaporkan bahwa asupan 24 ons jus tart cherry selama tujuh hari sebelum dan selama acara lomba larimaraton dapat membantu mengurangi nyeri otot pasca berlari. Studi lain yang dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Medicine dan Science in Sports pada tahun 2010 mencatat bahwa tart cherry menyediakan sarana yang layak untuk membantu pemulihan fungsi otot setelah latihan berat dengan meningkatkan total kapasitas antioksidan dan mengurangi peradangan dan peroksidasi lipid.

Mendukung kesehatan jantung

Ceri juga memberikan manfaat kardiovaskular. Manfaat jantung ini berasal dari jumlah antioksidan yang tinggi, yang dikenal sebagai anthocyanin, yang terdapat di dalam buah berwarna merah menyala ini.Anthocyanin membantu mengatur gen yang terlibat dalam metabolisme lemak dan glukosa, yang pada gilirannya membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Plus, ceri sangat tinggi kalium, yang membantu mengatur detak jantung dan tekanan darah dan mengurangi risiko hipertensi.Sebuah studi 2013 yang dilakukan oleh University of Michigan Health System menyatakan bahwa tart cherry memberikan manfaat kardiovaskular sama seperti obat yang diresepkan, dan mengurangi risiko stroke, bahkan ketika dikonsumsi bersama dengan resep obat farmasi.Studi lain yang dipublikasikan dalam Circulation pada 2013 menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dalam buah-buahan dan sayuran merah dan biru dapat mengurangi risiko infark amyocardial (serangan jantung) pada wanita muda dan setengah baya.