Kebiasaan Buruk Yang Bisa Merusak Kesehatan

by Ummi on May 23, 2016

Ada orang bijak yang berkata, “Jauh lebih sulit untuk membuat orang sehat daripada membuat mereka sakit.” Menjaga dan merawat kesehatan pribadi memang beanr-benar sangat penting. Namun sayangnya, sebagian besar dari kita terlalu sibuk dengan kehidupan pribadi dan kerjaan sehingga cenderung mengabaikan pada kesehatan. Ingatlah, bahwa kesehatan adalah hubungan antara dirimu dan tubuhmu, dan apapun yang kamu lakukan di dalam rutinitas harianmu, memiliki perngaruh (baik positif atau negative) pada kesehatanmu.

makanan cepat saji

Dengan mengurangi atau merubah beberapa perilaku yang tidak menyehatkan, kamu bisa menjaga tubuhmu tetap sehat, baik secara fisik ataupun mental. Agar kamu bisa lebih waspada terhadap kesehatanmu, berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatanmu :

Mengandalkan makanan cepat saji (fast food)

Jika kamu tidak punya banyak waktu untuk memasak, keluar mencari fast food sepertinya menjadi solusi terbaik. Namun tahukah kamu, fast food mengandung sangat kecil bahkan tidak ada sama sekali gizi bagi pola makanmu. Sebaliknya, makanan ini dipenuhi dengan kalori berlebih, lemak, gula, dan kandungan garam, yang mana itu semua tidak bagus bagi kesehatanmu.

Jenis kebiasaan makan seperti ini bisa berkontribusi pada beberapa masalah kesehatan. Penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, kolesterol tinggi, dan beberapa jenis kanker sangat erat kaitannya dengan diet yang tidak sehat. Apalagi, bergantung pada makanan cepat saji bisa menyebabkan kekurangan gizi di dalam tubuh.

Untuk meningkatkan kesehatanmu,luangkanlah waktu untuk memasak sendiri makananmu,. Sertakan sayur dan buah-buahan organic, makanan kaya seray, produk whole grain, produk olahan susu rendah lemak, dan lemak yang baik ke dalam menu masakanmu. Begitu pula, batasi asupan garam dan gula dalam masakanmu.

Kurang cukup tidur

Jika jadwal sibukmu mempengaruhi seberapa lama tidur yang kamu dapatkan setiap malam, maka ambillah langkah-langkah untuk mengubah jadwalmu sehingga kamu dapat menikmati tidur yang sangat dibutuhkan. Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa harus tidur setidaknya 7 sampai 8 jam setiap malam. Sedangkan Anak-anak dan remaja membutuhkan lebih banyak tidur, antara 9 sampai 11 jam.

Kurang tidur berhubungan dengan daya tahan tubuh yang lemah serta banyaknya masalah kesehatan lainnya. Kurang tidur yang teratur juga bisa meningkatkan risiko infeksi dan kondisi kesehatan serius lainnya, seperti penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes dan obesitas. Durasi tidurmu juga memiliki dampak langsung pada umurmu. Sebuah studi 2007 yang diterbitkan dalam jurnal Sleep menunjukkan bahwa baik penurunan maupun peningkatan durasi tidur berhubungan dengan meningkatnya angka kematian.

Seiring dengan tidur malam, National Sleep Foundation juga merekomendasikan tidur siang singkat dari 20 sampai 30 menit untuk meningkatkan kewaspadaan dan kinerja. Sebuah tidur singkat di siang hari bahkan dapat mengurangi risiko penyakit jantung, menurut sebuah studi 2007 yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine. Namun, tidur siang pada siang hari tidak berarti bahwa kamu dapat mengabaikan waktu tidurmu di malam hari.

Menggunakan gadget untuk waktu yang lama

Penggunaan gadget secara berlebihan kini sepertinya sudah menjadi kebiasaan global. Kebiasaan ini memiliki pengaruh negative yang signifikan pada kesehatanmu. Sebuah studi 2011 yang diterbitkan dalam BMC Public Health melaporkan bahwa stres, gejala depresi dan gangguan tidur memiliki kaitan erat dengan penggunaan ponsel yang tinggi pada orang dewasa muda (berusia 20 sampai 24 tahun) selama penelitian 1 tahun.

Bukan hanya ponsel, bahkan eReaders tidak baik untuk kesehatanmu. Menurut sebuah studi 2015 yang diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences, penggunaan pemancar cahaya eReaders berdampak negatif dalam mempengaruhi tidur, waktu sirkadian dan kewaspadaan keesokan harinya.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2