Kebiasaan Sehari-hari Yang Bisa Menyebabkan Jerawat

by Ummi on July 28, 2016

Orang yang memiliki jenis kulit cenderung berjerawat, terlahir dengan memiliki empat hingga lima kali lipat lebih banyak sel kulit dibandingkan dengan orang biasa pada umumnya, sehingga kulit mereka akan memproduksi lebih banyak minyak dibandingkan dengan orang normal. Selain itu, juga ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan atau memperburuk jerawat seperti konstipasi, mengkonsumsi terlalu banyak lemak, dan lain-lain. Meski ada sedikit faktor yang terjadi secara alami, namun dalam sebagian besar kasus, penyebab dari jerawat adalah dari rutinitas kebiasaan harianmu.

Penasaran dengan kebiasaan kebiasaan apa saja yang bisa menyebabkan jerawat, sehingga kamu bisa menghindarinya? Berikut adalah ulasan lengkapnya :

Menggunakan produk kulit yang memiliki bahan pengiritasi kulit

Entah itu foundation, sunscreen, moisturizer, atau produk kulit lain mungkin bisa saja mengandung bahan yang bisa mengiritasi kulit. Coba periksa labelnya, dan coba untuk hindari produk yang mengandung bahan seperti berikut :

  • Salah satu pemicu jerawat dalam sebuah produk adalah FD & C yang merupakan bahan pewarna buatan yang biasanya ditambahkan ke dalam lipstick, blush on, foundation, dan lain-lain.
  • Lanolin adalah nama lain dari sebum domba yang digunakan dalam produk kulit yang bisa memicu iritasi. Meski lamolin bagus untuk kulit kering, namun ini akan justru memperburuk bagi kulit berjerawat.
  • Mineral oil dalam sebuah produk perawatan kulit akan membentuk lapisan di atas kulit dan memerangkap sel kulit mati dan bakteri. Mineral oil juga kan meningkatkan produksi sebum. Inilah yang menjadi penyebab utama bagi munculnya jerawat dan juga butiran putih kecil di kulit yang disebut dengan milia.
  • Petroleum. Seperti halnya mineral oil, petroleum juga akan memerangkap sel kulit mati dan bakteri serta juga meningkatkan produksi sebum yang menyebabkan jerawat.
  • Bahan Isopropyl Myristate dalam produk perawatan kulit sebenarnya bisa membuat kulitmu terasa tidak terlalu berminyak, namun juga bias menyumbat pori-pori dan menyebabkan iritasi kulit.
  • Pewangi buatan bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan jerawat.

Terlalu sering mencuci wajah

Hal pertama yang mungkin kamu lakukan jika memiliki kulit cenderung berjerawat adalah mencuci wajah beberapa kali sehari dan mengeringkannya. Padahal, menghilangkan semua minyak dan kelembaban dari kulit sebenarnya adalah alasan utama yang membuat kulit teriritasi. Mengeringkan kulitmu menggunakan pembersih yang keras, sabun, dan toner berbasis alkohol bisa benar-benar menyebabkan lebih banyak produksi sebum ke depannya.

Jadi, berlaku lembutlah terhadap kulitmu, dan jaga kulitmu tetap terhidrasi. Catat bahwa hidrasi di sini bukan berarti sangat berminyak. Gunakanlah cleanse (pembersih) wajah yang dibuat khusus untuk kulit berjerawat dan ikuti dengan pemakaian pelembab bebas minyak yang ringan. Hindari sabun yang berbahan keras dan toner berbahan dasar alcohol pada wajah.

Tekanan fisik pada kulit wajah

Ketika kamu sedang menelepon, menonton TV atau layar computer, periksa apakah kamu suka meletakkan tanganmu di wajah, atau menekankan ponsel di pipimu, karena bisa membuat kulit wajahmu terpapar banyak bakteri. Juga, selalu jaga agar ponsel, sarung bantal, tangan dan yang lainnya selalu bersih agar wajahmu terhindar dari bakteri dan kotoran.

Stress mental

Stress mental bisa meningkatkan hormon yang menyebabkan jerawat. Ada juga beberapa cara yang membuat stress dan kecemasan bisa mempengaruhi kesehatan tubuh dan kulitmu. Untuk mengurangi stress, libatkan dirimu dalam hobi kesukaanmu seperti memasak, menulis, dan membaca buku. Coba pula untuk menggunakan masker wajah yang bagus, berbelanja, menonton acara TV menarik, dan bertemu dengan sahabat baik. Jika kamu punya keinginan kuat, maka tidak sulit untuk membuat dirimu tetap sehat selalu.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2