≡ Menu
werno-werno.com

Kegiatan yang Tidak Boleh Dilakukan Ibu Hamil

Kehamilan bagi seorang wanita adalah sesuatu yang membahagiakan seperti mendapatkan hadiah yang sangat tak ternilai harganya. Banyak orang berusaha dengan berbagai cara untuk segera mendapatkan kehamilan. Dan oleh karena itu, bagi para ibu hamil, mereka akan sangat menjaga kehamilan mereka.

aktifitas yang tidak boleh dilakukan oleh wanita hamil

Namun, kebanyakan ibu hamil tidak tau apa saja pantangan yang membahayakan kehamilan mereka. Terkadang ada beberapa aktivitas yang mungkin biasa dilakukan oleh wanita tidak hamil yang berbahaya bagi ibu hamil. Untuk menghindari resiko keguguran atau bayi lahir premature, ibu hamil disarankan untuk menjaga pola serta gaya hidupnya dan juga menghindari pantangan saat hamil. Apa saja sih kegiatan yang dilarang saat hamil dan pantangan-pantangan lainnya? Simak ulasannya di bawah ini.

Jangan Memakai Sepatu Hak Tinggi Saat Hamil

High heels memang cantik dipakai oleh wanita. Tapi, jika kamu sedang hamil sebaiknya kamu menyimpan dulu koleksi sepatu hak tinggimu dulu. Saat sedang hamil, tubuh akan menjadi tumpuan berat badan utamanya pada punggung dan otot pinggang. Dan jika kamu memakai sepatu high heels akan membuat otot pinggang semakin tegang dan membuat kamu tidak nyaman serta sakit pada bagian pinggang, punggung dan betis. Ini bisa membuat ibu hamil mudah lelah. Selain bisa menyebabkan kelelahan, pemakaian sepatu berhak tinggi juga bisa membat kaki bengkak dan mudah jatuh. Resiko mudah jatuh inilah yang paling ditakutkan karena bisa menyebabkan ibu hamil keguguran. Untuk itu, sebaiknya kamu sebaiknya menggunakan sandal datar atau flat shoes saja.

Jangan Memakai Baju Terlalu Ketat

Fashion memang menjadi perhatian khusus bagi para wanita. Mereka selalu ingin tampil cantik dan elegan dengan memperlihatkan lekuk tubuh mereka dengan memakai pakaian ketat. Namun, bagi ibu hamil, sebaiknya hindari dulu memakai pakaian ketat. Pakaian yang terlalu ketat akan membuat perut tidak nyaman juga janin di dalamnya akan tertekan. Jika sudah begitu, janin dalam kandungan akan kesulitan bernafas atau mendapatkan oksigen secara sempurna dan ruang geraknya akan terbatasi. Akan menimbulkan iritasi jika keringat becampur dengan zat kimia pada pakaian. Pakaialan pakaian yang longgar dan nyaman. Sekarang sudah banyak pakaian ibu hamil yang didesain khusus jadi kamu tetap bisa tampil modis.

Jangan Banyak Pikiran dan Hindari Stress

Bayi dalam kandungan sangat peka terhadap perasaan yang kamu alami atau kamu rasa. Jika kamu banyak pikiran atau stress maka bayi dalam kandungan juga akan ikut stress dan tertekan. Ini sangat riskan terutama pada awal kehamilan sekitar 3 bulan pertama karena bisa menggugurkan janin. Untuk itu cobalah terus mengontrol emosi agar jangan terlalu stress, tertekan dan marah. Lakukanlah kegiatan menyenangkan agar kamu bisa terhindar dari stress. (baca : Makanan Penghilang Stress)

Hindari Dulu Hewan Peliharaan

Ya, bagi kamu yang memiliki hewan peliharaan terutama yang berbulu seperti kucing, anjing atau hamster. Sebaiknya kamu hindari dulu hewan peliharaanmu itu. Kotoran dari hewan peliharaan memiliki virus toksoplasma. Virus ini bisa masuk ke dalam tubuhmu dan mengganggu perkembangan janin dalam kandungan. Dan resiko terburuknya adalah kamu mengalami keguguran. Jadi, sebisa mungkin salama masa kehamilan, kamu tidak melakukan kontak fisik dan menghindari hewan peliharaanmu dulu. (baca : tips memilih hewan peliharaan)

Jangan Melakukan Diet

Wanita yang sedang hamil pastinya memiliki tubuh yang berlebih alias gemuk. Dan terkadang mereka melakukan diet agar tetap langsing. Namun, sebaiknya itu tidak dilakukan. Diet pada saat hamil akan sangat beresiko pada janin. Janin bisa kekurangan gizi dan bisa berakibat pada cacat pada bayi. Jikapun kamu ingin diet, sebaiknya Tanya dan konsultasikan dulu dengan dokter kandungan.

Selain beberapa hal di atas, ada beberapa pantangan makanan saat hamil yang perlu kamu hindari. Makanlah buah yang baik untuk ibu hamil dan lakukan olahraga bagi ibu hamil agar kamu serta bayimu tetap sehat.

0 comments… add one

Leave a Comment