≡ Menu
werno-werno.com

Kesalahan Dalam Mencuci Rambut

Mencuci rambut alias keramas sangat mudah sekali bukan? Kamu tinggal membasahi rambutmu, memakai shampo, bilas, dan ulangi lagi. Namun dalam kehidupan nyata tidaklah sesederhana itu, karena pilihan yang kamu buat, seperti jenis produk shampo yang kamu gunakan, suhu air, dan jadwal keramasmu berperan sangat besar dalam perawatan rambutmu. Kebanyakan dari kita kerap melakukan kesalahan dalam mencuci rambut. Ingin tahu apa saja kesalahan tersebut dan bagaimana cara memperbaikinya? Berikut adalah ulasannya :

Kesalahan #1 : kamu memilih formula shampo berdasarkan jenis rambutmu

Sangat masuk akal mencari shampo yang diarahkan sesuai untuk jenis rambutmu, (normal, berminyak, kering, atau rambut diwarnai), namun bukan berarti itu akan selalu memberimu hasil yang terbaik. Rambut normalmu mungkin tidak harus disandingkan dengan shampo normal juga. Dan rambut halus yang kering, akan membutuhkan shampoo berbeda yang tidak hanya untuk rambut kering dan kasar.

Sebaliknya, cocokkan shampo pada tekstur rambutmu, apakah itu halus, medium, kasar, atau gimbal. Rambut halus misalnya, perlu shampo kaya protein dan ringan untuk menambahkan volume. Rambut kasar butuh shampo yang memiliki agen melembabkan dan menghaluskan untuk membuatnya tetap lembut, mudah diatur, dan bebas kusut.

Kesalahan #2 : kamu membersihkan rambutmu layaknya mengetik pesan, singkat dan cepat.

Jika kamu melakukan keramas kurang dari 5 menit, maka kamu mungkin tidak mencuci rambut secara menyeluruh. “Saya sering menemukan bahwa perempuan tidak meluangkan banyak waktu untuk sepenuhnya membasahi rambut mereka, membiarkan shampo hingga berbusa, atau keramas dua kali jika ada banyak minyak atau penumpukan produk,” kata Lauren Thompson, stylist di Nunzio Saviano Salon di Manhattan.

Ketika rambut tidak sepenuhnya basah, agen pembersih tidak bisa merata, sehingga beberapa bagian tidak bisa bersih. Basahi seluruh kepala dan pakaikan shampo hingga berbusa. Lakukan keramas dua kali jika kamu mulai dengan rambut yang sangat berminyak atau penuh dengan sisa produk. (Petunjuk: kamu akan tahu jika itu masih kotor setelah shampo pertama tidak menghasilkan busa yang kuat.)

Kesalahan #3 : kamu pikir kamu tidak bisa mencuci rambut setiap hari

Banyak selebriti yang membual bahwa mereka jarang keramas, percaya bahwa overwashing (terlalu serring keramas) bisa menghilangkan minyak alami rambut dan membuatnya kusam dan tak bernyawa. Itu tidak benar!. “Anda mencuci muka Anda setiap hari dan tidak membuatnya kering-sama halnya rambut dan kulit kepala,” kata Kingsley. “Itu sebenarnya air, bukan muatan minyak, yang membuat helai rambut menjadi elastis dan lentur.

” Jika kamu bukan penggemar rambut yang bau, penuh minyak dan gatal, yang ujar Kingsley dapat menyebabkan ketombe dan iritasi dan akhirnya memicu atau memperburuk rambut rontok, maka jangan ragu untuk keramas setiap hari. Tapi setiap dua hari sekali juga bagus untuk kebanyakan orang, dan jenis rambut normal hingga kering dapat molor hingga setiap 3 hari sekali.

Kesalahan # 4: Kamu Over Dosis pada sampo kering.

Ya, shampo kering adalah anugerah untuk menambahkan keuletan pada rambut halus dan mencari kerapian setelah sesi yang berkeringat, tapi itu mungkin memiliki terlalu banyak hal yang baik. “Anda mungkin tidak ingin berlebihan dengan sampo kering karena penumpukan produk dikombinasikan dengan kotoran yang terperangkap, minyak, dan bakteri dapat menyumbat pori-pori di kulit kepala, menumpulkan kecemerlangan rambut dan berpotensi menyebabkan iritasi,” kata Thompson. Dia menyarankan untuk membatasi penggunaan produk shampoo kering di sela keramas sebanyak mungkin. “Sampo kering dibuat untuk memperpanjang masa hidup blow-dry, tidak untuk membantu orang pergi tanpa mencuci rambut mereka,” katanya. Jika kamu kecanduan menggunakan uplifting spritz, pertimbangkan untuk memakai sampo kering yang melindungi kulit kepala dari minyak, dan penumpukan keringat.

Kesalahan # 6: Kamu memijat rambutmu sedikit terlalu antusias.

Kita semua suka dengan scrub kepala yang kuat di salon, namun jangan mencobanya sendiri di rumah. “Memijat secara agresif akan membuat rambut kusut dan sangat sulit untuk diurai, dan seringkali mematahkan rambut,” kata Thompson. Dia merekomendasikan menggunakan bantalan dari ujung jari untuk meratakan sampo ke seluruh kepala dalam gerakan maju dan mundur, bukan dalam gerakan melingkar, untuk membantu mencegah kekusutan. ” Pastikan untuk menghindari menumpuk rambut panjang di atas kepala, yang mungkin tampak glamor dalam iklan tetapi dapat menyebabkan kerusakan parah.”

Kesalahan #7 : kamu keramas dengan air hangat

Kamu bisa gunakan air hangat saat memakai shampo, namun sebagian besar pakar menyarankan untuk menurunkan suhu airnya untuk bilasan yang terakhir. Air yang terlalu panas bisa membuka lapisan kutikula rambut, mengekspos lebih banyak area yang rapuh. Jadi, sangat penting untuk menutup kutikulamu kembali setelah menerpakan kondisioner dengan cara membilasnya dengan air dingin (air kran biasa).

0 comments… add one

Leave a Comment