Kesalahan Menyikat Gigi Yang Harus Dihindari

by Ummi on December 6, 2016

 

Menyikat gigi tentu merupakan salah satu rutinitas wajib yang kita semua lakukan setiap hari. Dan sejauh yang kita tahu, itu bukanlah termasuk tugas yang sulit. Lagipula, kita sudah melakukannya sejak kita masih kecil bukan?. Namun ternyata, itu tak semudah yang kita pikirkan selama ini, karena kebanyakan dari kita sering melakukan kesalahan dalam menyikat gigi yang justru beresiko bagi kesehatan gigi. Penasaran dengan kesalahan menyikat gigi apa saja yang mungkin selama ini telah kamu lakukan? Simak ulasannya berikut ini :

Kamu tidak menyikat gigi dalam waktu yang cukup lama

American Dental Association merekomendasikan untuk menyikat gigi selama dua menit, tetapi banyak orang sayangnya melakukannya lebih sebentar-dan bahkan tidak menyadarinya. “Studi yang berbeda telah menghitung  berapa lama waktu orang menyikat gigi mereka dan menanyai mereka berapa lama mereka pikir telah menyikat gigi,” kata Ed Hewlett, DDS, profesor kedokteran gigi restoratif dan dekan untuk penjangkauan dan keragaman di UCLA School of Dentistry. “Beberapa orang berpikir mereka akan menyikat gigi selama beberapa menit, tetapi itu bisa kurang dari setengah menit. Persepsi kita tentang berapa lama kita menyikat sangatlah tidak akurat.” Untuk menentukan tebakan itu benar atau tidak, gunakan sikat gigi elektrik yang berbunyi ketika kamu telah mencapai dua menit, atau gunakan timer pada ponselmu saat menyikat gigi.

Kamu menyikat gigimu terlalu kasar

Jika kamu menyikat gigi seperti kamu akan menggosok panci yang gosong, maka kamu akan melakukan lebih banyak keburukan daripada kebaikan. “Ketika kamu menekan keras melawan gigi dan gusi, maka kamu akan mendapatkan sensasi memuaskan bahwa kamu benar-benar mendapatkan gigi yang bersih,” kata Dr Hewlett. “Tapi itu tidak membuat bersih gigimu, dan bahkan itu bisa membahayakan.” Poin dari menyikat gigi adalah untuk menghilangkan plak (semacam lapisan bakteri) yang lengket tapi juga lembut, sehingga kamu tidak perlu terlalu menyikat terlalu dalam pada gigimu untuk menghapusnya. “Mendorong terlalu keras dapat terlalu membuat stress jaringan gusi dan menyebabkannya susut, sehingga memperlihatkan bagian dari akar gigi,” kata Dr Hewlett. “Daerah itu bisa menjadi sensitif terhadap panas dan dingin. Akar ini juga lebih rentan terhadap gigi berlubang dibandingkan bagian enamel yang keras dari gigi.

Kamu menyikat gigi dengan sudut yang keliru

Menyikat dengan arah lurus (maju mundur) seperti kamu sedang bermain biola bukan cara terbaik untuk menyikat gigimu. Kamu sebaiknya memegang sikat gigi di sudut 45-derajat -ke atas untuk gigi atas dan 45 derajat ke bawah untuk bagian bawah gigi-sehingga bulu sikat gigimu dapat menyapu dan membersihkan di bagian bawah garis gusi di mana plak dapat bersembunyi. Gosok gigimu dengan lembut dalam gerakan memutar kecil, seperti jika kamu menggambar “O” kecil di atas gigi. Pengecualian: Jika kamu memiliki sikat gigi listrik sonic, maka kamu tidak perlu menyikat gigi di sudut 45 derajat. “Mereka dirancang untuk bisa masuk langsung pada gigi dan kamu cukup membiarkannya di sana selama beberapa detik,” kata Sally Cram, DDS, seorang periodontist di Washington, DC, dan juru bicara American Dental Association. “kamu juga tidak harus membuat gerakan O atau lingkaran dengan sikat sonic.”

Bulu sikatmu terlalu kasar

Jika kamu melihat di lorong toko obat dimana itu semakin sulit untuk menemukan sikat dengan bulu sikat “keras” dan “medium”, maka jangan heran. Bulu sikat ini seringkali terlalu keras untuk gigi dan gusi, sehingga sebagian besar dokter gigi tidak merekomendasikan mereka. Sebaliknya, pilih sikat dengan bulu sikat yang lembut (soft) atau ultra-lembut yang bisa dengan lembut turun di bawah garis gusi. “Gusi seperti kerah model sedikit turtleneck, dan kamu perlu untuk sampai ke bawah kerah itu,” jelas Dr Cram. “Sikat keras dan menengah tidak bisa melakukan hal itu dan benar-benar dapat mengikis gusi.”

Kepala sikatmu terlalu besar

Sikat gigimu harus pas dengan ukuran mulutmu dengan nyaman-dan dalam kebanyakan kasus, ukuran yang lebih kecil adalah cara terbaik. Kecuali kamu memiliki mulut yang besar, kepala sikat yang ramping akan melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam membantumu mengakses gigi geraham yang sulit dijangkau dan sulit dilihat, catat Dr. Cram.

Kamu sudah lama tidak mengganti sikat gigi

Seiring waktu, bulu sikat akan menjadi mekar, bengkok, dan melengkung sehingga ketika kamu mengarahkan sikat menjadi sudut 45 derajat, mereka tidak lagi ke arah yang benar. Bulu sikat menjadi lebih lembut dan berhenti bekerja secara efektif. “Setiap tiga bulan, manjakan dirimu dengan sikat gigi baru,” kata Dr Hewlett.