Kesalahan Program Diet Yang Memperlambat Kemajuanmu

by Ummi on November 24, 2016

Bagi kamu yang sedang atau pernah mencoba menurunkan berat badan, tentu pernah mengalami kejadian di mana setelah satu minggu kamu menjalani program diet yang ketat, kamu menimbang berat badanmu, penasaran untuk melihat kemajuannya. Namun hal buruk yang sebaliknya terjadi : berat badanmu justru bertambah naik!

Pada momen tersebut, maka mungkin bagimu untuk menyerah dan memutuskan bahwa tubuhmu tidak akan mengalami perubahan. Eits! Jangan putus asa, dan yakinlah! Kamu pasti bisa menurunkan beberapa kilo, selama kamu cerdas dan teliti soal diet. Yang namanya program menurunkan berat badan, pastilah sulit dan menemui banyak rintangan, tak peduli seberapa kuat kemauan yang kamu miliki.

Jika kamu sedang berusaha keras untuk diet tanpa melihat hasil yang menggembirakan, itu mungkin saatnya untuk melihat seluruh gaya hidupmu. Kamu mungkin melakukan beberapa kesalahan  yang mungkin justru memperlambat kemajuanmu, sehingga berat badanmu tak kunjung turun, seperti yang akan kami ulas berikut ini ;

Kamu tidak cukup makan

Jika kamu mengurangi asupan kalori di bawah RMR (kemampuan tingkat metabolis tubuh) tubuhmu, “tubuh akan menjadi sangat sedih,” kata Morgan Johnson, pelatih olahraga sepeda dan triathlon. Jika kamu tidak makan cukup kalori agar bisa berfungsi dengan baik, tubuh akan mencoba untuk memanfaatkan apa yang ada, dan metabolisme tubuh akan melambat. Ini adalah sesuatu yang terutama bisa kita lihat pada perempuan.

Idealnya, seseorang yang sedang diet harus tahu berapa RMR mereka. Dan kamu bisa mengetahui dasarnya dengan menggunakan kalkulator kalori online gratis, atau kamu bisa langsung melakukan tes untuk menentukan berapa tingkat RMR yang pasti, dan ini bisa dilakukan di sebagian gym besar.

Bahkan jika kamu tidak tahu berapa RMR mu, tanda-tanda bahwa kamu tidak cukup menerima kalori kualitas tinggi adalah sudah sangat jelas. Saat seseorang mengeluh mereka merasa lelah sepanjang hari, atau tubuhnya merasa sakit semua, maka ini bisa mengindikasikan bahwa kamu tidak cukup mendapatkan kalori.

Dan perlu kamu tahu, bahwa pati dan gula bisa diubah menjadi lemak dengan sangat cepat, terutama jika kamu tidak cukup olahraga. Jadi kamu perlu memastikan bahwa mayoritas kalorimu datang dari makanan protein rendah lemak seperti sayuran segar dan lemak baik.

Kamu melakukan olahraga yang selalu sama setiap hari

Tentu, yang namanya olahraga jauh lebih baik daripada tidak olahraga sama sekali. Meski begitu seiring waktu tubuhmu akan beradaptasi dengan jenis olahraga apapun yang kamu lakukan. Saat kamu menjadi semakin efisien, maka kamu akan membakar lebih sedikit kalori. Jadi, olahraga sepeda yang kamu lakukan sejauh 5 mil yang membantumu menurunkan berat badan 5 pon di awal, kemungkinan tidak akan bisa lagi membantumu menurunkan 5 pon terakhir.

Jadi, usahakan kamu mengkombinasikan beberapa jenis olahrga dan melakukannya dengan tingkatan dan durasi yang berbeda-beda, sehingga akan menantang tubuhmu untuk bekerja lebih keras lagi, dan itu akan membakar lebih banyak kalori.

Menggunakan olahraga sebagai alasan untuk makan

Banyak orang menaksir terlalu tinggi berapa banyak kalori yang mampu mereka bakar dalam sesi latihan yang diberikan. “kamu biasanya cepat menebus kalori yang terbakar sementara juga memilih makanan yang lebih cenderung menyebabkan kenaikan berat badan,” Marie Spano, RD, yang bekerja secara ekstensif dengan atlet memperingatkan. Jika kamu menggunakan olahraga yang berat untuk membenarkan beberapa irisan tambahan pizza, kamu mungkin bisa berakhir dengan benar-benar mengambil lebih banyak kalori dibanding jika kamu hanya libur berolahraga di malam hari dan mengambil salad untuk makan malam sebagai gantinya.

Tentu saja, olahraga masih memiliki banyak manfaat di luar penurunan berat badan, sehingga kamu pasti harus pergi keluar dan melakukan olahraga. Tapi jangan berpikir kamu dapat makan apapun yang kamu inginkan sesudah berolahraga.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2