≡ Menu
werno-werno.com

Ketahui 10 Pemicu Iritasi Kulit

Kamu pasti berpeluang untuk mengalami iritasi kulit pada suatu titik dalam kehidupanmu. Iritasi tersebut bisa berbentuk macam-macam, mulai dari bintik kemerahan ringan, hingga bengkak-bengkak yang membuatmu frustasi, dan dari gatal-gatal hingga nyeri atau luka melepuh yang parah. Berhubung kulit merupakan organ terluas dari tubuhmu dan menjadi lapisan perlindungan utama, maka kulit sering terkena ledakan pertama saat melawan pemicu iritasi (iritan) di dunia sekitarmu.

Dermatitis adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan peradangan kulit yang luas cakupannya. Beberapa kategori dermatitis merupakan akibat dari kondisi internal, dan beberapa proses kimia dalam tubuh yang bisa memicunya. Sebagai contoh, eksim biasanya merupakan penyakit turun temurun, dan bentol-bentol bisa dipicu oleh stress, alergi, atau asma. Sedangkan Dermatitis kontak adalah hasil akibat dari kontak kulit dengan beberapa iritan eksternal yang bisa menciptakan reaksi alergi.

pemicu iritasi kulit

Berhubung kamu tidak bisa menghindar untuk kontak dengan berbagai macam hal pada kehidupan sehari-hari, sehingga terkadang sulit untuk menemukan penyebab sebenarnya dari suatu ruam atau gatal-gatal. Bisa saja itu disebabkan angin, pakaian, atau terkena kontak dari cairan kimia, bahkan efek sunscreen. Tak peduli iritasi kulit apapun yang kamu alami, kamu bisa meredakan gejalanya dengan menggunakan salep obat yang banyak tersedia di toko. Jika iritasinya tetap tak kunjung sembuh atau bahkan semakin memburuk, maka segera hubungi tenaga medis untuk perawatan lebih lanjut. Berikut ini adalah 10 pemicu iritasi kulit yang harus kamu waspadai dan apa yang bisa kamu lakukan untuk melindungi kulitmu darinya :

Tanaman

Orang yang suka berkemah, pendaki gunung, atau yang gemar berkebun mungkin menghadapi beberapa pemicu kulit dari alam yang paling umum seperti poison ivy, pohon ek, dan jelatang. Tanaman ini bisa menciptakan reaksi berbeda pada setiap orang, namun tidak sampai pada resiko kesehatan yang parah. Jika kamu terkena poison ivy, kamu mungkin menderita bentol-bentol merah atau melepuh beberapa hari setelah terkena kontak, dan bisa bertahan hingga 2-3 minggu. Jika ruamnya cukup parah atau terutama berada pada area yang membuat frustasi seperti pada wajah, maka ahli medis mungkin akan meresepkan perawatan steroid oral untuk mengurangi peradangannya.

Selain itu, senyawa kimia tanaman lain yang menimbulkan iritasi adalah Capsaicin. Inilah senyawa kimia yang membuat cabe terasa pedas. Selain akan membakar lidahmu, saat kamu memakannya, capsaicin juga akan menciptakan sensasi terbakar pada kulit dan matamu. Perlindungan terbaik untuk melawan iritasi kulit dari kontak tanaman adalah dengan tetap menjaga kulitmu tertutupi rapat. Gunakan pakaian yang memadai untuk kamu gunakan saat berada diantara semak belukar dan hutan.

Pembersih perabot rumah tangga

Kebanyakan bahan kimia untuk membersihkan perabot rumah tangga, mencantumkan peringatan jelas pada labelnya “jangan ditelan” dan “hindari kontak dengan mata”,. Banyak dari produk ini juga bisa mengiritasi atau bahkan merusak kulitmu. Kamu bisa menghindari terpapar cairan kimia ini dengan menggunakan sarung tangan pelindung saat menggunakan produk-produk tersebut. Berikut adalah beberapa jenis pembersih di sekitar rumahmu yang bisa mengiritasi kulit :

  • Pembersih serba guna : bisa termasuk ammonia, trisodium phosphate, dan bahan kimia keras lain yang dirancang untuk menghancurkan lemak dan minyak dan menghilangkan noda dari permukaan berpori. Meski paparan sementara pada bahan kimia ini sepertinya tidak berpengaruh pada kulit, namun paparan untuk jangka waktu lama bisa menyebabkan efek kaustik (sensasi terbakar pada kulit), kekeringan, dan pecah-pecah pada permukaan kulit.
  • Pembersih kaca dan jendela : biasanya menyertakan ammonia dan isopropanol sebagai bahannya. Tidak hanya ini akan berefek membakar kulit, produk ini juga bisa mengiritasi mata dan saluran udara dan sebaiknya digunakan pada area yang memiliki ventilasi udara yang baik.
  • Cairan pencuci piring : bisa menyebabkan tangan kering dan mengelupas dengan pemakaian yang intens, namun biasanya tidak terlalu bahaya bagi kulit.
  • Pembersih toilet dan penghilang jamur : memiliki kandungan pestisida, kadang juga menyertakan bleach, yang memiliki bau tajam yang berbahaya.

Para ilmuwan telah meneliti dampak kesehatan dari penggunaan pembersih ini, dan meneliti pembersih alternatif yang tidak terlalu berbahaya bagi tubuh. Beberapa produk yang ada sekarang juga mengandung bahan kimia alternatif yang lebih ramah lingkungan, dan tidak berbahaya.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

0 comments… add one

Leave a Comment