≡ Menu
werno-werno.com

Kuku Gel VS Akrilik, Mana Yang Tepat Untukmu ?

Pada umumnya, seni menghias kuku dengan kuku buatan dibagi menjadi dua jenis, yakni dengan cat kuku gel dan cat kuku akrilik. Sebelum kamu pergi ke salon dan memilih kuku jenis apa yang ingin kamu kenakan, maka ada baiknya jika kamu terlebih dulu mengetahui perbedaan-perbedaan diantara kedua jenis cat kuku tersebut agar kamu bisa membuat keputusan yang tepat suatu waktu kamu pergi ke salon :

kuku gel vs akrilik

Kuku akrilik

Akrilik yang merupakan kuku buatan yang paling popular, adalah perpaduan antara cairan dan bubuk yang dapat menciptakan sebuah lapisan yang keras dan protektif di atas kuku. Sebuah nail tip akan diterapkan pada kuku, kemudian sebuah bulatanakan dibuat dengan mencelupkan kuas ke dalam cairan monomer dan menempatkan kuas yang basah ke dalam bubuk polimer. Bola ini ditempatkan pada kuku dan di tepuk-tepukkan ke kuku menggunakan cairan monomer. Dan tahap akhir produk, biasanya dikeringkan dengan pengeringan udara.

Pro & kontra dari kuku akrilik

Kuku akrilik sangatlah populer, banyak salon kuku yang menawarkan layanan ini. Kuku akrilik juga terjangkau, biayanya rata-rata sebesar $ 35 untuk set lengkap, dan $ 15 untuk isi ulang. Banyak teknisi kuku yang berpengalaman dalam bekerja dengan jenis cat kuku ini, sehingga kamu tidak perlu mencari dengan sangat sulit untuk menemukan seseorang terampil dalam jenis kuku buatan. Tansy Breshears, seorang pakar kecantikan berlisensi, dan artis kuku mencatat bahwa manfaat terbesar dari kuku akrilik adalah daya tahan. “Acrylic begitu, begitu kuat. Hal ini memungkinkan klien mengelola apa yang terjadi, dengan tidak usah terlalu khawatir retakan, patah, dan mengangkat karena kuku akrilik begitu tangguh.”

Pada sisi negatifnya, akrilik dapat terlihat tidak alami jika diterapkan secara tidak benar. kuku ini juga sangat sulit untuk dihapus tanpa merusak kuku, yang berarti kamu harus membayar untuk isi ulang mahal setiap beberapa minggu atau harus menderita masa tumbuhnya kuku alami yang rusak setelah penghapusan. Beberapa tempat kerja juga tidak mengizinkan penggunaan kuku acyrlic karena bahaya kesehatan dari kuku panjang, yang dapat menjebak kotoran dan debu. Akrilik juga memancarkan bau yang sangat kuat selama proses aplikasi, karena adanya bahan kimia yang terlibat.

Kuku gel

Cat kuku gel kini dengan cepat menjadi salah satu aplikasi kuku buatan paling populer di salon. Dalam rangka memasang cat kuku gel, sebuah nail tip pertama kali diterapkan jika panjang kuku perlu diperpanjang lagi. Kemudian dua sampai tiga lapisan cat kuku gel diterapkan dengan setiap lapisan yang dikeringkan menggunakan lampu UV. Cat kuku tersebut kemudian diisi dan dipoles dengan warna yang diinginkan atau dihiasi dengan nail art.

Pro & kontra kuku gel

Kuku gel memiliki tampilan yang lebih alami dengan finishing yang glossy. Tidak seperti akrilik, jika kuku dipersiapkan dengan benar, maka tidak ada kerusakan pada kuku. Kuku gel bisa kering lebih cepat dari kuku akrilik karena mereka diskeringkan di bawah sinar UV. Cat kuku gel juga lebih fleksibel daripada kuku akrilik. Tidak ada bau, dan cat kuku gel dapat dengan mudah dihapus tanpa kerusakan pada kuku dengan merendamnya dalam aseton.

Namun, kuku gel juga memiliki sisi negatifnya. Sebagai permulaan, mereka lebih mahal, biayanya antara $ 25 dan $ 60 per aplikasi. Karena adanya sinar UV yang terlibat, ada kekhawatiran bahwa paparan terhadap cahaya UV dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Breshears mencatat bahwa gel ini tidak sekuat akrilik, dan kuku gel kadang-kadang rentan terhadap mengelupas.

Pada akhirnya, semuanya terserah pada untuk memutuskan kuku jenis apa yang cocok untukmu, berdasarkan gaya hidup, anggaran, dan selera pribadimu. Karena kuku acyrlic dan kuku gel keduanya memiliki set manfaat dan kelemahan mereka sendiri-sendiri, memberikan masing-masing uji coba terlebih dulu, mungkin akan membantumu dalam membuat keputusan.

0 comments… add one

Leave a Comment