Makanan Yang Baik Bagi Pencernaan

by Ummi on March 25, 2016

Sistem pencernaan yang bagus dan sehat, sangatlah penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Sistem pencernaan yang buruk bisa mengakibatkan timbulnya berbagai masalah kesehatan seperti diare, perut kembung, susah buang air besar, buang angin berlebihan, maag, dan yang lainnya. Untuk itu, kamu perlu berhati-hati dalam memilih makanan yang baik bagi sistem pencernaanmu. Berikut ini akan kami ulas tentang daftar makanan apa saja yang baik bagi pencernaanmu :

makanan yang baik bagi pencernaan

Serat

Serat sangatlah baik bagi pencernaan, terutama untuk mencegah terjadinya konstipasi alias Susah Buang Air Besar. Diet yang kaya akan serat bisa membantu melancarkan pencernaan. Cobalah untuk menambahkan asupan serat yang direkomendasikan, yakni sekitar 30 g serat per hari.

Untuk lambung yang sehat, kamu perlu utnuk mendapatkan serat dari berbagai sumber, seperti roti gandum utuh, beras merah, buah dan sayur, kacang-kacangan, dan oats. Namun jika dengan makan sereal atau biji-bijian utuh bisa membuatmu kembung atau mengalami syndrome iritasi usus, maka sebagai gantinya kamu bisa mendapatkan serat dari buah-buahan dan sayuran.

Air putih

Sangatlah penting untuk mencukupi kebutuhan air minum setiap harinya, terutama air putih. Air putih bisa mendorong pergerakan limbah makanan melalui sistem pencernaan dan membantu melunakkan tinja. Serat akan beraksi layaknya spons, yang akan menyerap air. Tanpa cairan yang cukup, serat tidak akan bisa melakukan fungsi yang semestinya sehingga kamu bisa mengalami konstipasi.

Cara terbaik untuk memastikan bahwa kamu sudah mendapatkan cukup cairan adalah dengan meminum air putih bersamaan dengan setiap kali kamu makan. Hindari pula untuk meminum minuman yang mengandung kafein karena mereka bisa menyebabkan maag dan perut perih.

Kurangi makanan berlemak

Makanan berlemak seperti daging, aneka keripik, gorengan, burger, dan makanan yang serba digoreng, akan lebih sulit untuk dicerna dan bisa menyebabkan sakit perut dan maag. Untuk itu, kurangi makanan yang berlemak dan berminyak untuk memringankan beban kerja lambungmu. Cobalah untuk makan lebih banyak daging rendah lemak, ikan, minum susu skim (rendah lemak), dan lebih baik makanlah makanan yang dipanggang daripada makanan yang digoreng.

Kurangi makanan pedas

Banyak orang yang suka dengan makanan pedas dan hal itu tidak mengganggu sistem pencernaan mereka. Namun, bagi sebagian yang lain, mereka mengalami sakit perut ketika mereka makan makanan yang pedas. Bukan makanan super pedas saja seperti sambal yang bisa memicu maag, namun makanan yang lebih ringan namun memiliki citarasa yang kuat seperti bawang merah dan bawang putih juga bisa menimbulkannya.

Jika makanan pedas membuatmu mengalami maag, perut mulas, atau diare, maka kurangilah jumlahnya di masa mendatang. Namun jika kamu memang sudah memiliki sakit maag, atau iritasi usus, maka hindari untuk makan makanan pedas secara total.

Waspadai makanan pemicu masalah usus

Sebagian orang menemukan bahwa ada jenis makanan tertentu yang bisa menyebabkan masalah bagi lambung mereka. Misalnya, makanan asam seperti tomat, buah sitrus, salad dressing, dan minuman bersoda, bisa memicu sakit maag dan perut perih, sementara gandum dan bawang merah mungkin juga menyebabkan syndrome iritasi usus. Dan jika kamu tidak mampu untuk mencerna laktosa (kandungan gula dalam susu), maka kamu bisa mengalami diare atau mencret setelah meminum susu atau makan makanan produk olahan susu, termasuk cream, keju, yoghurt, dan coklat.

Maka itu, cobalah untuk menghindari makanan dan minuman yang bisa memicu gejala gangguan pencernaanmu. Salah satu cara untuk menemukan makanan apa yang bisa menyebabkan gejala gangguan pencernaanmu adalah, dengan selalu mencatatnya di diary makanan.

Pilih minuman yang tepat untuk membantu pencernaan

Minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, cola, teh, dan beberapa minuman bersoda, bisa meningkatkan kadar asam di lambung, sehingga bisa menyebabkan sakit maag bagi sebagian orang. Minuman bersoda juga secara umum bisa membuat perut kembung, yang juga bisa menyebabkan sakit maag.

Untuk mengurangi masalah pencernaan seminimal mungkin, maka pilihlah minuman yang tidak bersoda dan tidak mengandung kafein, seperti teh herbal, susu, dan air putih. Jika kamu tidak bisa jika tanpa kopi atau teh, maka batasi asupannya hingga hanya satu atau dua cangkir saja setiap harinya.

Cobalah yoghurt yang ramah lambung

Probiotik disebut juga dengan ‘bakteri baik’ yang juga terdapat di usus secara alami dan telah dikaitkan dengan segala macam manfaat kesehatan pencernaan, termasuk membantu sindrom iritasi usus dan diare. Kamu bisa menjadikan probiotik sebagai suplemen (yang biasanya banyak tersedia di apotek atau  toko makanan kesehatan) atau memakan makanan sumber probiotik langsung seperti yoghurt. Kamu sebaiknya memakannya setiap hari untuk waktu setudaknya empat minggu untuk melihat adanya pengaruh yang bermanfaat.