≡ Menu
werno-werno.com

Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung Dan Maag

Sensasi panas terbakar di dada, rasa pahit yang tidak menyenangkan di tenggorokan, perut kembung yang parah, semuanya merupakan tanda-tanda yang terkait dengan penyakit asam lambung. Banyak orang menderita asam lambung, yang terjadi ketika sfingter esofagus bagian bawah (LES) yang menutupi lambung dari kerongkongan tidak berfungsi dengan baik dan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.

makanan pemicu asam lambung

Asam lambung dapat dipicu oleh rokok, obesitas, berbaring atau membungkuk pada bagian pinggang, obat tekanan darah, olahraga dan kelainan lambung. Diet juga memainkan peran kunci dalam sakit maag dan asam lambung. Ada beberapa makanan dan minuman yang dapat memperburuk jaringan yang melapisi esofagus atau mempengaruhi kemampuan sfingter esofagus bagian bawah untuk menutup dengan benar dan menjaga asam tetap di dalam perut. Bahkan, para ahli kesehatan menyarankan untuk mengamati dengan cermat pola makanmu untuk mengidentifikasi makanan apa yang dapat memicu asam lambungmu. Ingat, orang yang berbeda mungkin memiliki pemicu yang berbeda pula.

Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari bagi penderita maag dan asam lambung :

Cokelat

Jika kamu suka makan cokelat dan sering menderita maag, maka kini saatnya untuk mengatakan tidak untuk salah satu makanan manis favoritmu itu. Cokelat buruk bagi orang yang menderita asam lambung karena tiga alasan. Pertama, cokelat mengandung kafein dan stimulan lainnya seperti theobromine yang menyebabkan asam lambung. Theobromine adalah jenis methylxanthine yang dapat menjaga otot sfingter esofagus bagian bawah dari menciut, sehingga langsung meningkatkan kemungkinan asam lambung yang parah.

Kedua, cokelat juga tinggi lemak, yang berarti diperlukan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat memicu asam lambung. Ketiga, kandungan kakao di dalamnya dapat menyebabkan masalah. Kakao dapat menyebabkan sel-sel usus untuk melonggarkan sfingter esofagus dan memungkinkan asam lambung merayap naik. Cokelat pekat atau dark chocolate tidak seburuk cokelat susu tinggi lemak, tetapi lebih baik untuk menghindari pemicu yang umum ini sama sekali.

Alkohol

Setiap jenis minuman beralkohol dapat menyebabkan asam lambung. Alkohol dapat melonggarkan katup di bagian bawah esofagus, yang pada gilirannya menyebabkan asam lambung. Hal ini juga merangsang produksi asam di perut dan mengiritasi lambung dan kerongkongan untuk membuat kondisi menjadi lebih buruk.

Sebuah studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology menemukan bahwa penggunaan alkohol berat –yakni minum 210 g atau lebih alkohol per minggu – sebagai salah satu faktor risiko untuk penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Kemudian, sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Alimentary Pharmacology & Therapeutics melaporkan bahwa minuman beralkohol yang biasa dikonsumsi seperti anggur dan bir menginduksi gastroesophageal reflux pada pasien dengan kondisi GERD.

Kopi

Jika kamu gemar minum kopi sepanjang hari, saatnya untuk beralih ke teh herbal. Kafein dalam kopi buruk bagi orang yang sudah menderita sakit maag atau asam lambung. Kafein bisa meningkatkan keasaman dalam perut, menyebabkan asam lambung. Kopi juga mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah, yang dapat menyebabkan ataupun memperburuk sakit maag pada individu yang rentan.

Plus, kopi juga mempercepat proses pengosongan lambung, yang dapat berkontribusi untuk kandungan yang sangat asam lewat ke dalam usus kecil lebih cepat dari biasanya. Hal ini dapat menyebabkan cedera pada jaringan usus. Seiring dengan kopi, kamu juga harus menghindari makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, soda dan minuman energi.

Tomat

Tomat dan produk berbasis tomat lebih baik dihindari jika kamu menderita maag atau GERD. Tomat kaya akan asam sitrat, asam malat dan asam askorbat yang dapat mengiritasi lambung dan kerongkongan. Setelah asam ini dikonsumsi, perut mulai memproduksi terlalu banyak asam lambung. Asam ini dapat merayap naik ke kerongkongan dan menyebabkan sensasi terbakar tidak nyaman di dada. Hindari tomat serta produk berbasis tomat, seperti saus tomat, pizza dengan saus tomat, saus pasta dan saus cabai.

Minuman berkarbonasi

Soda dan minuman berkarbonasi lainnya juga memicu maag dan asam lambung. Pertama, gelembung karbonasi bisa menyebar di dalam perut, dan distensi yang meningkat dapat menyebabkan naiknya asam lambung. Kedua, soda berkarbonasi memang aslinya sangat asam.

Ketika kamu minum minuman tersebut, volume asam lambung dapat meningkat jauh lebih tinggi, sehingga memperburuk kondisi. Cobalah untuk membatasi asupan minuman berkarbonasi apapun untuk menghindari asam lambung. Jika kamu tidak bisa menghindar, cobalah untuk minum di pagi hari atau dini hari, karena asam lambung akan cenderung lebih buruk pada malam hari atau ketika kamu sedang berbaring.

Buah-buahan citrus

Buah-buahan citrus seperti jeruk, lemon dan grapefruits dapat memperburuk gejala asam lambung serta maag. Oleh karena itu, hindari buah-buahan ini baik dalam bentuk buah utuh dan bentuk jus. Buah-buahan citrus tinggi asam dan dapat mengiritasi saluran pencernaan. Keasaman tinggi dari buah citrus melonggarkan sfingter esofagus dan memperburuk gejala, terutama bila dimakan pada saat perut kosong. Tidak seperti perutmu, kerongkongan tidak digunakan untuk menahan ekstra asam yang dihasilkan oleh buah citrus. Pilih buah-buahan yang tidak terlalu asam untuk memenuhi kebutuhan buah harianmu.Makanan yang tinggi alkali seperti apel, pir, pisang dan melon adalah pilihan yang lebih baik.

Daging tinggi lemak

Makanan pemicu umum lain dari asam lambung adalah potongan daging tinggi lemak, seperti daging sapi, babi dan domba. Cara terbaik adalah untuk menghindari daging tinggi lemak. Menjadi tinggi lemak, daging membutuhkan banyak waktu untuk proses pencernaan.

Berhubung daging berada di perutmu untuk waktu yang cukup lama, itu berarti perut akan diperluas untuk waktu yang lebih lama pula. Hal ini menempatkan tekanan berkepanjangan pada sfingter esofagus bagian bawah, yang akhirnya menyebabkan sebagian isi perut untuk tergelincir ke kerongkongan. Gorengan dan makanan berlemak juga menunda pengosongan perut dan bisa melemahkan lapisan usus, yang dapat mempengaruhi proses pencernaan.

Peppermint

Meski peppermint bisa meringankan sakit perut, namun herb ini bisa memperburuk gejala maag dan asam lambung. Peppermint dapat melonggarkan sfingter esophagus bagian bawah dan membuat masalahnya semakin bertambah buruk, terutama bagi seseorang yang menderita GERD. Jika kamu menderita asam lambung yang parah dan kronis, maka menjauhlah dari peppermint sepenuhnya.

 

0 comments… add one

Leave a Comment