≡ Menu
werno-werno.com

Manfaat Buah Salak

Salak merupakan salah satu jenis buah-buahan yang mudah dijumpai di seluruh penjuru Indonesia. Buah dengan ciri warna coklat tua dan memiliki kulit bersisik ini selain harganya terjangkau dan mudah didapat, rasanya juga enak. Buah yang melimpah di sepanjang musim ini selain biasa dimakan langsung, juga bisa dijadikan manisan atau diolah menjadi keripik salak. Dalam setiap 100 gram salak, mengandung 3.9 mg zat besi, 0.2 mg of Vitamin B2, 8.4 mg of Vitamin C, 12.1 g karbohidrat, 38 mg kalsium, 18 mg fosfor, 0.8 g Protein, 0.4 g lemak total and 0.3 g serat.

Penasaran dengan manfaat dari buah salak? Simak ulasan lengkapnya berikut ini :

Meningkatkan system daya tahan tubuh

Kandungan vitamin C yang cukup tinggi dalam salak, dapat meningkatkan kekebalan tubuh dalam melawan virus penyakit.

Bagus bagi mata

Menurut beberapa penelitian, salak mengandung beta-karoten lima kali lebih banyak disbanding wortel, tomat, mangga, dan semangka. Jadi, jika kamu tidak suka makan wortel, maka salak bisa menjadi alternative lain untuk meningkatkan kesehatan matamu.

Mengobati diare

Salak mengandung tannin yang sudah kondang merupakan bahan utama dalam mengobati diare. Selain itu, kandungan seratnya yang tinggi juga bisa membantu mengeraskan tinja.

Bagus bagi perut

Mitos mengatakan bahwa terlalu banyak makan salak bisa membuat susah BAB. Nyatanya, lapisan epidermis buah salak mengandung banyak serat yang dibutuhkan oleh tubuh, yang sebenarnya justru memperlancar pencernaan. Jadi, cobalah untuk tidak membuang kulit tipis yang melapisi daging buah salak agar tidak menyebabkan konstipasi.

Membantu program diet

Berkat kandungan serat dan antioksidan tinggi dari salak, buah ini juga cocok untuk program diet. Berhubung buah ini juga mengandung kalsium dan karbohidrat, maka salak mampu menyediakan energi dan stamina yang penting bagi tubuh selama menjalani diet. Teh salak juga sangat bagus untuk menurunkan berat badan.

Bagus untuk otak

Bukti menunjukkan bahwa buah salak dapat meningkatkan kinerja otak dengan cara membawa kandungan potassium dan pektin, yang dapat menutrisi saraf dan mampu memperlancar dan mengendalikan aliran darah ke otak.

Mengatur kadar gula darah

Kulit salak yang dijadikan teh, dapat membantu regenerasi sel di pankreas yang membantu mengontrol diabetes. Selain itu, salak juga mengandung pterostilbene yang merupakan agen penurun glukosa darah yang dapat membantu mengontrol diabetes.

0 comments… add one

Leave a Comment