Manfaat CoenzymeQ10 Bagi Tubuh

by Ummi on July 21, 2016

Sel-sel tubuh menggunakan gula untuk membuat energy yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan proses internal, dan Coenzyme Q10 adalah bagian penting dari proses tersebut. Coenzyme Q10 adalah sejenis antioksidan yang bisa ditemukan di seluruh tubuh, dan kulit adalah salah satu sumberCoenzyme Q10 yang paling berlimpah. Dikenal juga dengan istilah ubiquinone dan CoQ10, Coenzyme Q10 telah dipuji karena kemampuannya dalam melindungi begitu juga memperbaiki kulit. Tubuh membuat dan menyimpan Coenzyme Q10, namun juga bisa ditemukan di dalam beberapa makanan seperti daging, ikan, berbagai jenis minyak, dan kacang-kacangan, dan juga suplemen buatan pabrik. Ingin tahu apa saja manfaat Coenzyme Q10? Simak ulasannya berikut ini :

manfaat Coenzyme Q10

Manfaat bagi jantung

Beberapa manfaat terbesar dari Coenzyme Q10 adalah pada bagian jantung. Orang yang menderita gagal jantung kemungkinan memiliki tingkat Coenzyme Q10 yang rendah, dan ketika substansi ini dikombinasikan dengan pengobatan tradisional, maka Coenzyme Q10 mungkin bisa membantu mengurangi masalah umum yang berkaitan dengan kondisi tersebut seperti adanya cairan di paru-paru dan pembengkakan di kaki, menurut University of Maryland Medical Center.

Orang-orang yang telah mengalami serangan jantung kemungkinan kecil akan mengalami serangan jantung berikutnya dan nyeri dada jika mereka mulai mengambil CoQ10 dalam waktu 72 jam dari serangan jantung yang awal, menurut sebuah studi 1998 yang diterbitkan dalam “Cardiovascular Drugs and Therapy.” Namun, pasien dengan masalah jantung harus selalu memeriksakan diriĀ  ke dokter ahli jantung mereka sebelum menambahkan CoQ10 untuk rencana pengobatan mereka.

Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar di Amerika Serikat, dengan sekitar 1 dari 3 orang dewasa pasti memiliki kondisi tersebut, menurut National Heart, Lung, and Blood Institute. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan gagal jantung, stroke dan masalah ginjal. Mengambil suplemen CoQ10 dapat membantu mengurangi tekanan darah, tetapi bisa memakan waktu hingga tiga bulan untuk melihat pengaruhnya, urai University of Maryland Medical Center. CoQ10 kadang-kadang dikombinasikan dengan obat penurun tekanan darah lainnya untuk membantu mengurangi tekanan darah lebih lanjut.

Penuaan

CoQ10 juga seringkali diiklankan sebagai suplemen anti-penuaan bila diminum secara langsung (oral) atau digunakan dalam produk perawatan kulit. Tingkat CoQ10 dalam tubuh akan menurun seiring dengan usia, jelas Linus Pauling Institute, tetapi substansi ini belum ditemukan akan meningkatkan masa hidup tikus dalam penelitian laboratorium. Namun kerusakan sel akibat radikal bebas mungkin dapat dikurangi dengan CoQ10 berhubung koenzim bertindak sebagai antioksidan, zat yang membantu menetralisir radikal bebas.

Manfaat potensial yang lain

CoQ10 dapat cukup efektif dalam mencegah migrain. Sebuah studi tahun 2005 yang diterbitkan dalam “Neurology” menemukan bahwa frekuensi serangan migren pada orang yang mengambil 100 miligram CoQ10 tiga kali sehari selama tiga bulan secara signifikan berkurang dibandingkan dengan mereka yang mengambil plasebo. Koenzim juga dapat membantu orang-orang dengan kondisi medis yang kronis. National Institutes of Health melaporkan bahwa CoQ10 adalah mungkin efektif untuk membantu memperlambat kemerosotan dari orang-orang yang memiliki penyakit Parkinson, meningkatkan sistem kekebalan tubuh orang dengan HIV & AIDS dan meningkatkan kemampuan fisik pada orang dengan kondisi distrofi otot.

Efek samping dan interaksi

Meski CoQ10 memiliki banyak manfaat bagi tubuh, namun untuk menjadikannya sebagai suplemen yang dikonsumsi secara teratur, kamu perlu berhati-hati. Ada beberapa efek samping yang dilaporkan oleh mereka yang mengkonsumsi CoQ10. Efek samping dari suplemen koenzim Q10 bisa bervariasi, menurut MedlinePlus. Beberapa orang mengalami kehilangan nafsu makan, mual, muntah, diare atau ruam kulit alergi. Efek ini biasanya dapat dikurangi dengan cara membagi dosisnya dan meminumnya setiap beberapa hari sekali.

Orang dengan tekanan darah rendah juga harus menggunakan koenzim Q10 dengan hati-hati karena dapat menurunkan tekanan darah lebih lanjut. Anak-anak dan wanita hamil atau menyusui hanya harus menggunakannya di bawah pengawasan dokter. Ada potensi untuk interaksi dengan beberapa kemoterapi dan obat tekanan darah tinggi dan dengan pengencer darah, warfarin. Jadi, konsultasikan dulu dengan doktermu sebelum menggunakan koenzim Q10.