≡ Menu
werno-werno.com

Manfaat Istimewa Daun Dewa

Daun dewa mempunyai nama latin Gynura divaricata. Orang China menyebutnya dengan Samsit. Tinggi tanaman ini sekitar 30-40 cm, berupa tumbuhan tegak, batang daun pendek lunak, berbentuk segi lima dengan penampang berbentuk lonjong dan berambut pada sisi luar.

Daun dari tanaman ini panjangnya 20 cm, lebar 10 cm, dengan tangkai pendek, bulat lonjong berdaging, berbulu halus, ujung daunnya lancip, bertoreh pada tepi daun serta warnanya hijau keunguan. Daun dewa juga memiliki bunga majemuk yang tumbuh di ujung batang, berkelopak hijau berbentuk cawan, dan benang sari berwarna kuning berbentuk jarum.

Tumbuh di daerah dengan ketinggian antara 200-800 m dpl, daun dewa dapat berkembang biak dengan cara umbi atau stek batang. Tak jarang bila perawatannya tidak tepat, daun dewa bisa terserang hama. Salah satu hama yang sering menyerang adalah kutu putih.

Daun dewa bisa dipanen setelah mempunyai penampang daun yang lebar berwarna hijau tua dan berbentuk sempurna. Pengambilan daun dapat menggunakan pisau yang telah dibersihkan. Sedangkan panen umbi dapat dilakukan setelah tanaman berumur 6-8 bulan untuk disemai guna memperbanyak tanaman daun dewa.

Bagian yang digunakan untuk sarana pengobatan adalah daunnya yang mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan minyal atsiri. Daunnya memiliki khasiat meredakan rasa nyeri sama seperti manfaat bunga pukul delapan, anti inflamasi, dan melancarkan sirkulasi darah. Daun dewa juga dapat digunakan untuk obat menurunkan tekanan darah tinggi, mengobati luka memar, pereda rasa nyeri, anti radang, menghentikan pendarahan, menurunkan kadar kolesterol, dan obat pembersih racun dalam tubuh.

Berikut ini adalah cara meramu herbal daun dewa :

Sediakan daun dewa sebanyak 15 g, temu hitam sebanyak 25 g, lalu cuci bersih semua bahan tersebut. Rebus dengan air sebanyak 600 cc hingga menyusut sampai 200 cc. Saring airnya, lalu minum. Lakukan 2 kali sehari, pagi dan malam..

1 comment… add one

Leave a Comment