≡ Menu
werno-werno.com

Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan

Sejak pada zaman dulu kala, para pakar pengobatan China dan Ayurveda telah lama menggunakan kayu manis sebagai salah satu bahan utama dalam resep obat-obatan mereka. Bahkan, konon dulu harga kayu manis lebih mahal dibandingkan dengan harga emas. Ini semua tentu berkat adanya khasiat dahsyat dibalik kayu manis. Berdasarkan penelitian, kebanyakan khasiat mengesankan dari kayu manis datang dari satu hal, yakni senyawa yang disebut Cinnamaldehyde yang secara alamiah terkandung didalam kayu manis. Cinnamaldehyde merupakan sumber dari banyak khasiat anti jamur dan anti bakteri yang membuat kayu manis menjadi tambahan yang hebat untuk dietmu.

manfaat kayu manis

Selain itu, konsentrasi antioksidan yang tinggi dalam kayu manis juga bisa membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan mengurangi peradangan, mengurangi resiko kanker dan penyakit yang lainnya. Kombinasi dari Cinnamaldehyde, antioksidan, dan kandungan serat yang tinggi dari kayu manis, adalah karakteristik yang bisa menjadikannya bahan yang sangat efektif dan manjur dalam tubuh manusia. Ingin tahu lebih jelas tentang manfaat kayu manis? Berikut ini adalah ulasan lengkapnya ;

Kayu manis membantu mengobati Diabetes Tipe 2

Memang benar, tidak ada hal yang bisa benar-benar menyembuhkan Diabetes tipe 2, namun kayu manis bisa menjadi alat yang efektif dalam mengawasi penyakit tersebut. Menurut keterangan dari Lori Kenyon Farley, konsultan gizi yang bersertifikat terutama dalam bidang kesehatan, fitness, dan anti aging, menjelaskan bahwa kayu manis bisa membantu menangani penyakit ini dalam dua cara yang berbeda. “Kayu manis bisa mengurangi tekanan darah dan memiliki pengaruh positif pada penanda darah bagi penderita Diabetes tipe 2”, ujar Farley. Kayu manis juga bisa mengurangi resistensi insulin, yang terbukti bisa menurunkan lonjakan gula darah hingga mencapai 29 %.

Shane Ellison, MS, seorang pakar obat-obatan kimia dan pendiri Sugar Detox, menjelaskan betapa kayu manis sangat manjur. “Kayu manis akan bekerja secara langsung pada sel otot untuk memaksa mereka untuk menghilangkan gula dari aliran darah, dimana gula akan diubah menjadi energi. Bahkan kayu manis bisa bekerja lebih baik ketimbang kebanyakan resep obat dokter. Kuncinya adalah kayu manis bisa meningkatkan sensitifitas Insulin dalam tubuh, dimana sensitifitas ini lambat laun akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia dan mengkonsumsi lebih banyak gula. Akibatnya, gula akan mengapung di dalam darah, memperbaiki reseptor, sehingga mereka akan bisa kembali responsif untuk Insulin. Seiring waktu, level darah akan kembali normal seiring meningkatnya sensitifitas insulin.

Selain itu, rasa manis alami dari kayu manis tanpa adanya gula, membuatnya menjadi tambahan yang sangat bagus untuk berbagai jenis makanan seperti yogurt tawar, dan ini bisa jadi bahan pokok yang baik untuk bahan makanan bagi penderita Diabetes tipe 2.

Kayu manis bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL)

Bahkan jika kamu tidak menderita diabetes, kamu mungkin tetap ingin menyertakan kayu manis dalam dietmu karena kayu manis ternyata juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Carina Parikh, seorang pakar nutrisi mengatakan bahwa kayu manis juga bisa menurunkan kadar triglesirida, LDL, dan kolesterol total. “Kayu manis juga bisa meningkatkan kadar kolsesterol baik (HDL),” imbuhnya.

Dan bukan itu saja, “Asupan rutin dari kayu manis juga bisa membantu meringankan efek dari makanan tinggi lemak dengan cara memperlambat peningkatan gula darah seusai makan” ujar Parikh. Ini berarti bahwa ketika kayu manis ditambahkan ke dalam dietmu, pengaruh yang sesekali muncul dari makanan tinggi lemak tidak akan terlalu mengganggu kesehatanmu seperti yang biasanya terjadi.

Kayu manis memiliki khasiat anti bakteri, anti jamur, dan anti virus

Kayu manis terbukti mampu melawan elemen jamur, bakteri, dan virus dalam makanan, sehingga bisa mencegah pembusukan. Jadi, tak heran jika di Abad Pertengahan, ketika makanan biasanya akan lebih sering cepat basi karena belum ada kulkas, sudah menggunakan kayu manis untuk membumbui berbagai resep masakan, baik yang manis maupun gurih.

Denise Baron, seorang pendidik kesehatan dan pimpinan dari Ayurveda for Modern Living menjelaskan bahwa kayu manis dapat membantu dengan segala macam masalah penyumbatan paru-paru. “Ini membantu membersihkan lendir dan mendorong sirkulasi,” jelasnya, sehingga kayu manis sangat manjur untuk segala sesuatu mulai dari batuk musiman sederhana hingga bronkitis, bila digunakan bersama-sama dengan obat lain.

Tapi mungkin penggunaan paling mengejutkan dari kayu manis adalah kemampuannya dalam memerangi virus, dan bukan hanya flu biasa. “Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kayu manis dapat membantu memerangi virus HIV dengan cara mencegah virus untuk masuk ke sel,” kata Parikh. “Oleh karena itu, ekstrak kayu manis berpotensi berkontribusi pada pengelolaan HIV.”

Kayu manis bisa membantu mengatasi gejala Alzheimer dan Parkinson

Penyakit Alzheimer dan Parkinson adalah dua kondisi yang berkaitan dengan neurologi (saraf) yang sampai saat ini masih belum bisa disembuhkan. Bagian terbesar dalam mengobati penyakit ini adalah dengan mengelola gejalanya, dan hal ini bisa ditingkatkan dengan ditambahkannya kayu manis kedalam ramuan sehari-sehari.

“Kayu manis telah terkenal mampu menolong neuron dan meningkatkan fungsi motorik pada diri seseorang yang menderita Alzheimer dan Parkinson,” jelas Farley. Kontribusi ini bisa membantu para penderita dua penyakit tersebut untuk bisa melanjutkan rutinitas harian mereka dengan hambatan yang jauh lebih sedikit.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

0 comments… add one

Leave a Comment