≡ Menu
werno-werno.com

Manfaat & Khasiat Buah Grapefruit

Ketika berbicara tentang buah sitrus, memang buah jeruk dan lemon adalah yang paling populer.  Namun, sebenarnya masih ada jenis buah sitrus lain yang sering diremehkan, yang justru tak kalah bermanfaatnya, yakni grapefruit. Bahkan, buah ini dikenal juga dengan sebutan ‘buah dari surga’ karena khasiat uniknya untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit.

Selain segar dan lezat, grapefruit juga kaya vitamin C, sebuah antioksidan yang kuat. Mereka juga mengandung vitamin A, potassium, folat, tiamin, vitamin B6, kalsium, zat besi, tembaga, fosfor dan magnesium, begitu juga beberapa fitonutrien dan flavonoid. Ingin tahu lebih jelas tentang manfaat grapefruit? Simak ulasannya berikut ini :

Membantu menurunkan berat badan

Dikemas secara alami dengan vitamin C, serat dan air, grapefruit sangat bagus untuk seseorang yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Kandungan vitamin C nya meningkatkan system metabolisme dan juga mengatur metabolisme lemak sehingga membantu pembakaran lemak. Kandungan serat dan air grapefruit bahkan mampu membantu mengurangi rasa lapar. Buah ini juga membantu menyerap dan mengurangi pati serta gula dalam tubuh.

Studi 2006 yang terbit di Journal of Medicinal Food melaporkan bahwa separuh grapefruit segar yang dimakan sebelum makan terkait dengan penurunan berat badan yang signifikan. Efek ini juga terlihat dalam pasien yang menderita syndrome metabolic. Studi 2011 yang terbit di Nutrition & Metabolism menemukan bahwa menimati snack grapefruit segar sebelum makan, jus atau air grapefruit merupakan strategi diet yang efektif bagi orang dewasa yang obesitas.

Menstabilkan gula darah

American Diabetes Association merekomendasikan untuk makan grapefruit bagi orang yang menderita diabetes. Buah rendah kadar glikemik ini tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah setelah dikonsumsi. Senyawa flavonoid yang disebut dengan naringenin dalam grapefruit bisa meningkatkan sensitivitas tubuh pada insulin dan juga membantu mempertahankan berat badan tubuh yang sehat.

Studi 2010 yang terbit di Cardiovascular Journal of Africa menemukan bahwa berdasarkan kandungan flavonoidnya yang kaya, buah grapefruit bermanfaat dalam manajemen penyakit degenarasi seperti diabetes dan gangguan kardiovaskular. Jadi, penderita diabetes sebaiknya menyertakan separuh buah grapefruit besar ke dalam diet mereka untuk membantu mengatur kadar gula darahnya.

Catatan : grapefruit tidak cocok bagi orang yang meminum obat-obatan tertentu seperti statin dan penghambat saluran kalsium (calcium channel blockers).

Melawan kanker

Grapefruit membantu mengurangi risiko kanker perut, usus, kandung kemih, payudara, dan kerongkongan. Khasiat antioksidannya yang kaya melawan radikal bebas, senyawa berbahaya yang menyebabkan kerusakan sel dalam tubuh dan bertanggung jawab besar bagi penyakit mematikan seperti kanker.

Sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa grapefruits membantu memperbaiki kerusakan DNA pada sel kanker prostat manusia. Naringenin merangsang perbaikan DNA dalam sel-sel kanker tersebut dan melindungi tubuh dari kanker.

Mengurangi risiko batu ginjal

Dengan minum jus grapefruit setiap hari, kamu bahkan dapat mengurangi risiko batu ginjal kalsium oksalat. Tingginya jumlah asam sitrat dalam gapefruit membantu dalam menghalangi pembentukan batu dan bahkan membantu memecah batu-batu kecil yang terbentuk. Asam sitrat membuat urin kurang menguntungkan bagi pembentukan batu.

Sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan bahwa wanita yang minum ½ hingga 1 liter jus grapefruit, apel atau jeruk setiap hari mampu meningkatkan nilai pH urin dan ekskresi asam sitrat. Ini pada gilirannya akan mengurangi risiko pembentukan batu kalsium oksalat.

Tidak hanya batu ginjal, grapefruits juga baik untuk kesehatan ginjal secara keseluruhan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam PLoS ONE pada tahun 2011 melaporkan bahwa aglycone flavonoid yang berlimpah, naringenin, memiliki efek hipolipidemik dan anti-inflamasi. Hal ini membantu dalam pengobatan dislipidemia, diabetes dan infeksi virus hepatitis C.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

0 comments… add one

Leave a Comment