≡ Menu
werno-werno.com

Manfaat Mandi Sauna

Jika kamu igin hidup sehat, awet muda , serta bahagia, maka inilah saatnya bagimu untuk mulai berkeringat. Namun kali ini, kamu tidak perlu berolahraga dengan keras. Kok bisa? Berlawanan dengan pepatah populer, mengeluarkan keringat saat mandi sauna, bisa membantumu hidup lebih lama. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan secara online oleh JAMA Internal Medicine, orang-orang yang duduk di sauna setidaknya sekali seminggu, berhasil menurunkan risiko kematian mereka akibat penyebab apa pun sebanyak 22 persen, sementara mereka yang berkeringat mandi sauna setidaknya empat kali seminggu bisa menurunkan risiko mereka hingga 2/3 persen. Nah, jika kamu tertarik untuk memperpanjang umurmu, mengapa kamu tidak mencoba untuk melakukan mandi sauna? Masih kurang yakin ? Berikut akan kami ulas tentang beberapa manfaat mandi sauna agar kamu bisa lebih yakin :

Mencerahkan suasana hati

Depresi adalah penyakit mental yang paling umum, namun masih belum ada “obat” untuk itu. Namun, ilmu pengetahuan telah banyak menemukan hal-hal yang bisa membantu memperbaiki gejala kesedihan, keputusasaan, kelelahan, dan apatis. Dan sekarang kamu juga dapat menambahkan mandi sauna ke dalam daftar itu. Pasien dengan depresi ringan sampai sedang mengalami peningkatan yang signifikan setelah duduk di sauna selama 15 menit sehari, 5 hari seminggu, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Psychosomatic Medicine.

Memperkuat jantung

Salah satu alasan mengapa mandi sauna begitu baik untukmu adalah karena panas antara rata-rata 70 – 90 derajat Celcius dapat membantu memperkuat jantung, meningkatkan sirkulasi darah, dan karena itu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke serta penyakit jantung, menurut studi JAMA. Rasa kenyamanan dan relaksasi alami selama mandi sauna juga mungkin memainkan peran dalam membantu jantungmu, imbuh para peneliti.

Meningkatkan memori

Duduk di tempat sauna mungkin terasa seperti cara yang baik untuk keluar zona atau menyendiri dengan pikiranmu, tapi ternyata itu lebih baik untuk pikiranmu daripada relaksasi sederhana. Orang-orang yang terlibat dalam sesi sauna setidaknya empat kali seminggu, dua-pertiga kurang begitu mungkin didiagnosis dengan demensia di kemudian hari, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Age nad Aging.

Para ilmuwan berspekulasi bahwa peningkatan memori tersebut mungkin terkait dengan peningkatan yang didokumentasikan dalam kesehatan jantung akibat dari mandi sauna biasa, yang berarti bahwa sebuah jantung yang kuat mengarah ke pikiran yang lebih tajam. Lagipula, ambillah kesempatan ini sebagai izin resmi untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersantai di ruang beruap panas!

Menenangkan pikiran

Salah satu manfaat terbaik dari duduk di sauna panas adalah bagaimana kamu akan membuat dirimu bersantai, karena itu terlalu hangat untuk melakukan apa-apa selain duduk dan berpikir atau memiliki percakapan yang tenang. Dan tanpa ponsel, komputer, atau gadget untuk mengalihkan perhatianmu, waktu 5 sampai 20 menit (dan tidak dianjurkan bahwa kamu berlama-lama lagi lebih dari itu) adalah caramu untuk membahagiakan dirimu. Bahkan yang lebih baiknya lagi, perasaan relaksasi dan kenyamanan ini akan tetap bertahan setelah kamu meninggalkan kotak keringat, membantumu merasa lebih tenang sepanjang hari, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experiential Education.

Menormalkan selera makan

Apakah kamu makan terlalu sedikit? Atau makan terlalu banyak? Sauna dapat membantu mengatur nafsu makanmu, menurut penelitian di Psychosomatic Medicine. Sembari peneliti mempelajari efek sauna pada depresi, mereka melihat bonus tak terduga : tingkat hormon ghrelin milik pasien, yang berhubungan dengan nafsu makan yang sehat, hadir dalam rentang normal selama terapi sauna.

Meredakan nyeri kronis

Kompres panas telah lama digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit akibat penggunaan otot yang berlebihan dan cedera, tapi bisakah panas yang hampir sama (sauna) dapat membantu meringankan rasa sakit yang lebih umum? Para ilmuwan menjawab pertanyaan ini dengan mengambil 46 pasien di rumah sakit yang menyatakan berada dalam kondisi nyeri yang signifikan dan membagi mereka menjadi dua kelompok.

Kedua kelompok diajarkan latihan mental untuk menghadapi rasa sakit tetapi kelompok kedua juga diminta untuk duduk di sauna setiap hari. Setelah satu bulan, kedua kelompok menunjukkan perbaikan kesakitan, tetapi kelompok sauna mengalami kemajuan yang lebih besar dan, sebagai bonus tambahan, mereka juga melaporkan kurang begitu marah tentang keadaan mereka, menurut hasil yang dipublikasikan dalam Psychotherapy and Psychosomatics.

0 comments… add one

Leave a Comment