Manfaat Mendengarkan Musik

by Ummi on August 23, 2015

Hari-hari yang kita jalani akan menjadi sepi tanpa adanya musik, betul ? Saat kita sedang dijalan, sedang sedih, sedang bosan, sedang kasmaran, atau patah hati, musik akan selalu senatiasa menemani. Selain membaca buku, mendengarkan musik ternyata juga memiliki banyak manfaat. Terlepas dari musik itu juga bisa mengganggu jika suaranya terlalu keras dan bising, serta bisa merusak perhatian kita saat sedang mencoba melakukan sesuatu,  namun untuk sebagian besar aspek, aktivitas yang melibatkan seluruh bagian otak ini, memiliki manfaat bagi tubuh baik secara fisik ataupun mental. Ingin tahu apa saja manfaat musik dalam kehidupan kita? Simak 10 manfaat mendengarkan musik berikut ini:

manfaat mendengarkan musik

1. Terapi efektif untuk mengobati rasa sakit

Secara keseluruhan, musik memiliki efek positif dalam mengendalikan rasa sakit. Musik bisa membantu mengurangi sensasi atau perasaan saat menderita sakit yang kronis atau sakit pasca operasi. Mendengarkan musik bisa mengurangi sakit kronis dari berbagai kondisi yang menyakitkan, termasuk osteoarthritis (radang tulang sendi), masalah piringan sendi dan rematik, sebanyak 21% dan depresi hingga 25%, menurut sebuah makalah di Journal terbaru Advanced Nursing, yang berbasis di Inggris.

Terapi musik kini telah banyak dikembangkan di rumah sakit-rumah sakit untuk mengurangi kebutuhan akan obat selama proses melahirkan, untuk mengurangi sakit pasca operasi dan melengkapi penggunaan anestesi (bius) selama operasi pembedahan. Ada beberapa teori mengenai bagaimana musik bisa memberi efek positif pada rasa sakit yang dirasakan:

  • Musik akan berfungsi sebagai perangkap
  • Musik mungkin dapat memberi pasien sensasi untuk mengendalikan rasa sakit
  • Musik menyebabkan tubuh melepaskan hormon endorfin untuk mengatasi rasa sakit
  • Musik yang berirama pelan membuat orang rileks dengan memperlambat tarikan nafas dan detak jantung

2. Mengurangi tekanan darah

Dengan memainkan rekaman musik yang merilekskan di setiap pagi dan malam, orang yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi bisa melatih diri mereka sendiri untuk menurunkan tekanan darahnya, dan menjaganya tetap rendah. Berdasarkan sebuah penelitian pada pertemuan American Society of Hypertension di New Orleans, mendengarkan musik klasik, Celtic, dan raga selama hanya 30 menit setiap hari dapat secara signifikan mengurangi tekanan darah tinggi.

3. Obat mujarab bagi jantungmu

Musik sangat baik bagi jantungmu. Penelitian menunjukkan bahwa itu lebih karena aspek tempo musik, bukannya jenis gaya musik. Beberapa peneliti Italia dan Inggris telah merekrut peserta para pemuda dan pemudi, dan separuhnya telah terlatih sebagai musisi. Para peserta disuruh memakai headphone dan mendengarkan pada enam jenis musik yang berbeda, termasuk musik rap dan klasik, dengan penghentian sementara yang acak selama 2 menit. Sementara para peserta menikmati dan mendengarkan, para peneliti memonitor tarikan nafas, detak jantung, dan tekanan darah mereka. Para peserta ternyata memiliki detak jantung dan nafas yang lebih cepat saat mereka mendengarkan musik secara live. Saat musiknya melambat, begitu pula dengan tingkat nafas dan detak jantungnya ikut menurun. Dan selama penghentian musik, tingkat detak jantung dan nafas merekan juga kembali normal atau mencapai level yang optimal. Entah orang tersebut suka atau tidak dengan jenis musiknya, tidak akan berpengaruh apa-apa. Tempo atau irama dari musik itulah yang memberikan efek terbesar pada relaksasi.

4. Mempercepat penyembuhan pasca stroke

Mendengarkan musik favorit seperti pop, musik klasik, atau jazz setiap hari bisa mempercepat penyembuhan dari penyakit stroke, menurut penelitian terbaru. Saat pasien penderita stroke di Finlandia mendengarkan musik selama beberapa jam setiap hari, memori verbal dan rentang perhatian mereka meningkat secara signifikan dibandingkan dengan pasien yang tidak menerima stimulasi musik, atau mendengarkan musik hanya sebagai teman membaca buku saja.

*Lanjutannya, klik page 2 yang ada di bawah

Page: 1 2